
Rajendra menatap malas ke arah Anna Rudd yang berdiri sambil menenteng belanjaan beberapa paper bag dari berbagai brand. Reana dan Amir hanya memandang bagaimana Aruna tampak gemas ingin menghajar gadis berambut merah dengan pakaian seksi itu.
"Apa uget-uget?" Aruna menghampiri Anna sambil berkacak pinggang.
"Uget-uget? What is that?" Anna menatap aneh ke Aruna. "Bahasa apa lagi itu?"
"Uget-uget is you! A mosquito wanna be which must be killed by an abate. But in this case, you just need feel my fist!" jawab Aruna sarkasme.
"Rajendra! Ini cewek yang kamu mau? Cewek bar-bar, tidak punya etika sopan santun?" hardik Anna ke Rajendra yang santai saja melihat gadisnya cuek menantang Anna.
"Kan aku sudah bilang, dia memang gadis pilihan aku" ucap Rajendra cuek.
"Apa sih yang kamu lihat? Cewek matre, tidak mampu beli tas atau sepatu bermerk, bisanya morotin!"
Aruna terbahak. "Kok sepertinya kamu mendeskripsikan dirimu sendiri ya. Berapa sugar daddy yang kamu punya? Tidak mungkin kamu bisa membeli ini semua kalau kamu tidak memiliki sugar daddy, Anna Rachel Rudd!"
Anna terkesiap. Bagaimana dia tahu?
"Anna Rachel Rudd, lahir 18 tahun lalu, ibu pemadat, ayah seorang buruh lepas. Tinggal bersama dengan nenekmu sejak usia delapan tahun setelah kedua orangtuamu kehilangan hak asuh anak dari pengadilan. Mulai masuk dunia prostitusi sejak usia 14 tahun. Masuk Culinary Institute of America karena salah satu dosen disana adalah pelangganmu dan agar kamu bisa bekerja dengan benar tapi kamu ingin tetap high class life jadi kamu mendapatkan beberapa sugar daddy. Mengincar calon suamiku karena masih muda dan merasa dari keluarga kaya hanya setiap hari diantar jemput Range Rover yang ternyata milik keluarga gadis pirang itu." Aruna menunjuk ke Reana.
"Aku sudah bilang Rajendra tidak kaya. Dia anak kuliahan yang serius kuliah. So, kamu pilih mana? Aku hajar disini atau aku sebarkan siapa kamu di kampus beserta daftar dosen yang memakai jasamu? Dua-duanya sama-sama memalukan. Kalau aku hajar disini, kita berdua paling ditangkap polisi dan aku akan diproses sebagai kenakalan remaja tapi kamu akan diproses sebagai orang dewasa karena sudah 18 tahun dan semua praktek prostitusi kamu akan terbongkar. Aku sebarkan di kampus, sama saja humiliation nya. Atau opsi ketiga, you just walk away and keep your hand off from my man? Capeesh?"
Rajendra dan Reana melongo. Tahu dari mana tuh anak soal Anna Rudd? - batin Rajendra.
Jangan bilang dia minta tolong Oom Bryan - batin Reana.
"Kamu! Kamu sudah kurang ajar! Berani-beraninya kamu mencampuri kehidupan pribadi aku!" bentak Anna dengan wajah merah padam.
"Sepertinya opsi pertama yang akan terjadi" seringai Aruna. "Bagus lah, sudah lama badanku kaku tidak banting orang." Aruna menggerakkan lehernya ke samping kiri dan kanan.
Reana menoleh ke arah Rajendra yang santai-santai saja.
"Jendra, kalau gegeran nanti gimana?" bisik Reana cemas.
__ADS_1
"Tenang, Oom James di New York kok" cengir Rajendra usil.
"Oh astaga!" bisik Reana. James Blair adalah sepupu Kaia Blair, mama Reana, yang berprofesi sebagai pengacara.
Blair and Blair Advocate Association didirikan oleh eyang buyut Reana, Stephen Blair yang memiliki kembar Neil dan Nadya Blair. Neil berprofesi seperti sang Daddy yang memiliki anak bernama James, yang juga sama dengan Daddy dan Opanya, seorang pengacara. Putra James, Travis, sekarang sedang masih senior di high school dan berencana mengambil kuliah di Harvard Law School.
"Brengsek kau b1tch!" Anna meletakkan semua paper bagnya dan menyerang Aruna yang sudah siap dengan kuda-kuda bertarungnya. Dengan sekali cengkeraman dan mengikuti kekuatan Anna, Aruna membanting dengan jurus judo.
Anna langsung terkapar, shock dan perutnya terasa mual setelah tubuhnya seperti melayang ke udara akibat bantingan Aruna.
"Apa masih mau aku hajar lagi?" Aruna berjongkok di sisi Anna yang wajahnya memucat.
Satpam pun pada datang untuk menangani dan Amir pun maju mengatakan bahwa nonanya hanya membela diri.
"Jika anda tidak percaya, silahkan cek di CCTV" senyum Amir
Tak lama manager mall pun turun tangan sambil membuka ipadnya dan melihat bahwa Aruna hanya membela dirinya saat hendak diserang oleh Anna. Namun pihak manager tetap membawa mereka ke kantor polisi.
Dan akhirnya gegeran mereka pun akhirnya viral di dunia Maya yang membuat Kaia dan Ghania harus datang ke kantor polisi bersama dengan James Blair.
"Aruna? Apa yang terjadi nak?" tanya Ghania saat diijinkan mendampingi putrinya karena masih di bawah umur.
"Hanya membela diri kok ma" senyum Aruna.
James Blair hanya tertawa saat melihat rekaman CCTV. "Ghania, ini hanya keributan remaja memperebutkan Rajendra."
Ghania melotot ke arah James. "Tetap saja anakku ditangkap polisi!"
"Tenang saja, aku bebaskan hari ini juga." James menepuk kepala Aruna yang tertutup hijab. "Oom suka gayamu!"
Aruna semakin tersenyum lebar mendengar dukungan Oom James nya.
"James! Jangan kamu komporin!" pendelik Ghania yang tidak habis pikir keluarga Aidan malah mendukung bar-barnya sang putri.
__ADS_1
"Tandanya, Aruna pantas masuk ke keluarga kami, Ghania. Kami suka cewek kuat" cengir James.
"Astagaaa!" Ghania memegang pelipisnya.
Aksara Lewis pun datang bersama dengan Rhett O'Grady setelah menyelesaikan pekerjaan mereka.
"Bagaimana dengan kasusnya Aruna, Oom?" tanya Rhett ke Raymond Ruiz yang sedang berbicara dengan anak buahnya yang mengurus kasus Aruna dan Anna.
"Rhett" sapa Raymond setelah selesai berbicara. "Bisa pulang kok. Kan Aruna membela diri, ada bukti CCTV juga tapi Anna akan kami tahan semalam di sel karena melakukan penyerangan ke Aruna."
"Aku tadinya mau menuntut sih cuma kata James, biarkan saja gadis itu di sel tahanan semalam supaya instrospeksi diri" ucap Aksara, ayah Aruna yang berdarah Inggris Turki.
"Yang penting anak-anak bisa pulang hari ini dan aku akan meminta bantuan Bryan dan Oom Abian mentake down berita-berita yang sudah viral." Rhett lalu menelpon iparnya Bryan Smith.
"Aksara, welcome to the Rusuh Familia" cengir Raymond.
Aksara Lewis hanya tertawa kecil.
***
Pandu melongo saat melihat berita yang menampilkan Reana, Rajendra dan Aruna yang terlibat keributan di Mall Oculus. Tampak jelas gadis berambut pirang itu berdiri bersama dengan seorang pria dewasa disana.
Siapa pria tampan itu? Kenapa berdiri di sebelah Reana?
Pandu mencoba menelpon Reana tapi ponselnya tidak aktif. Kemana princess? Tak lama berita di tv menyebutkan bahwa kedua gadis remaja yang bertengkar itu dibawa ke kantor polisi bersama dengan seorang gadis remaja serta remaja laki-laki dan sedang diproses disana.
Astaga! Cucu Duncan Blair digelandang ke kantor polisi?
***
Yuhuuuu Up Pagi Yaaaa
Thank you for reading and support author
__ADS_1
Don't forget to like vote and gift
Tararengkyu ❤️🙂❤️