
Rombongan London pulang hari ini dan semuanya kembali ke rumah Arjuna. Rain dan Sekar menyambut Rajendra dengan peluk cium ke bocah tampan itu.
"Jendra baik-baik saja mama" ucapnya dengan gaya cool ketika Sekar memeriksa pipi kiri putranya. Meskipun Rajendra adalah putra almarhum Lily, saudara kembarnya, tetap saja Sekar merasa Rajendra juga lahir dari rahimnya.
"Oom Aidan sudah menghajarnya?" tanya Sekar.
"Iya mama. Sudah mama tenang saja, Jendra baik-baik saja."
Rain mengusap kepala Rajendra. "Dapat resep apa saja dari Oma Fatimah dan Oma Tamara?" tanyanya mengalihkan pembicaraan dari hal-hal yang tidak enak.
Rajendra langsung bercerita banyak soal resep yang dicatatkan oleh Fatimah dan Tamara. Rain dan Sekar mendengarkan dengan perhatian.
Elang dan Arjuna melihat wajah Rajendra yang tampak semangat bercerita soal resep, bersyukur kondisi psikis bocah itu membaik.
"Ingat pesan Fatimah, Jun. Kalau ada sesuatu diluar kebiasaan Rajendra, harus segera dibawa ke psikolog" ucap Elang.
"Sepertinya Jendra bisa melewati semuanya jika dekat dengan kita dan jangan terlalu sering ditanya karena biarkan dia beraktifitas seperti biasa" ucap Arjuna.
Bryan sendiri sudah terbang ke Tokyo sehari sebelum rombongan Arjuna datang karena harus membantu Josephine untuk mencari pelaku pencuri desain milik AJ Corp.
Aidan sendiri lebih memilih pulang ke mansion Blair sedangkan Karl pulang ke apartemennya.
***
Senin pagi ini, Arjuna sengaja mengantarkan Rajendra ke sekolah sekalian bertemu dengan gurunya, Yulia, sekalian meminta agar peristiwa hampir tiga Minggu lalu tidak diungkit-ungkit.
"Saya tahu Mr McCloud, saya setuju jika tidak perlu mengungkit kejadian lalu." Ms Yulia lebih mementingkan keadaan psikis Rajendra. Ketiganya kini berada di ruang guru sekolah putra Arjuna.
"Terimakasih Ms Yulia." Arjuna mengangguk kepada guru berusia lima puluh tahun itu.
"Sama-sama Mr McCloud. Saya bersyukur Rajendra bisa kembali dengan selamat." Ms Yulia pun berdiri. "Mari kita ke kelas."
Arjuna pun menggandeng tangan Rajendra untuk masuk ke dalam ruang kelas putranya mengikuti Ms Yulia.
Sesampainya di kelas, semua teman Rajendra berteriak heboh melihat temannya sudah masuk sekolah dan Arjuna melihat satu-satunya anak perempuan yang memakai jilbab berwajah imut. Anak perempuan itu menatap Rajendra dengan tatapan bersyukur dan Arjuna bisa melihat bibir mungilnya mengucapkan 'Alhamdulillah.'
Tak heran Rajendra sampai segitunya suka, lha wong imut begitu.
***
Aidan masuk ke dalam restaurannya dengan wajah datar dan disambut oleh semua anak buahnya termasuk Xander.
Stacy tampak celingukan mencari-cari seseorang membuat Aidan merasa kesal.
"Kamu cari siapa Stacy?" tanya Aidan.
"Ms Thara kemana Chef Blair?"
Aidan menaikkan sebelah alisnya. "Kenapa kamu cari Thara?" tanyanya dingin.
__ADS_1
Aduh! Kulkasnya masih hidup!
"Saya kira... Ms Thara ikut ke London" ucap Stacy takut-takut.
"Dia tidak akan kembali, Stace!" ucap Aidan dingin.
Duh, berubah jadi beruang kutub.
Stacy menatap Xander yang hanya mengangkat bahunya. Aidan pun berjalan menuju ruang kerjanya.
"Sebenernya apa yang terjadi?" tanya Stacy ke Xander.
"Thara yang kamu kenal bukanlah orang sembarangan sekarang Stace."
"Maksudnya apa sir?"
"Thara itu adalah seorang putri dari seorang penguasa klan di Dubai. Dia adalah putri kandung Sultan Hasyim Al Azzam dan dia adalah seorang princess serta pewaris klan Al Azzam" jawab Xander.
Stacy pun melongo.
***
Sebulan Kemudian...
Thara merasa bahwa dirinya bosan tinggal di istana kecil yang terdapat di area depan istana utama Al Azzam. Sekarang para pelayan loyal Hussein Al Azzam datang kembali bekerja membersihkan semua kekacauan yang sekarang sudah mulai tertata.
"Maafkan saya Bu Najwa, saya tidak bisa menggantikan Titania dalam hati saya. Bagi saya, Titania tetap istri saya meskipun sudah tiada. Saya melihat Rahma seperti putri saya sendiri tidak lebih" ucap pria berkacamata itu.
Najwa pun bisa memahami keputusan Abian yang memang tampak mencintai almarhum istrinya.
"Maafkan saya pak Abian, mungkin saya terlalu berharap" senyum Najwa sambil mengatupkan kedua tangannya.
"Tidak apa-apa Bu Najwa. Lebih baik kita saling berterus terang agar tidak terjadi salah paham."
Thara yang mendengarnya hanya tersenyum tipis karena dia tahu Rahma memiliki perasaan khusus dengan Abian meskipun perbedaan usianya lumayan jauh. Gadis itu pun menjauh dari Najwa dan Abian berbicara.
Gadis itu rindu Rajendra dan Stacy, rindu membuat pastry, rindu suasana dapur RR's meal...rindu wajah dingin Aidan. Meskipun dia sering sebal dengan dinginnya pria itu tapi entah kenapa Thara rindu Aidan si beruang kutub.
Just try to find me and I'll try to find you
You know I need you, just like you need me
Please don't give up 'cause we're almost together
We've almost made it, hold on and you'll see
Lagu lama milik Gorky Park terdengar di bluetooth speaker yang disetel oleh seseorang dan Thara terkejut ketika melihat Alex Ghaidan berada di istana bekerja dengan sang Abah disana sambil menyetel lagu itu.
"Kirain Abah di istana utama" ucap Thara.
__ADS_1
"No princess, Abah dan nak Alex sedang melihat desain kamarmu nanti." Hasyim tersenyum ke putrinya. "Ada apa princess? Apa perlu ada yang diganti?" tanya pria itu sembari memperlihatkan desain dari Alex.
"Tidak ada Abah. Aku suka dengan desainnya."
"Tapi?"
"Abah, apa boleh aku kembali ke London?" tanya Thara penuh harap.
"Kenapa?" Sejujurnya Hasyim agak kehilangan jika putrinya pergi lagi.
"Aku rindu menjadi chef, Abah. Suasana di RR's Meal London sangat menyenangkan." Thara tersenyum teringat Rajendra dan Stacy.
"Bukankah sebelumnya princess bekerja di RR's Meal yang dipimpin oleh Abraham?" timpal Alex.
"Suasananya berbeda Alex" jawab Thara.
"Apa kamu rindu nak Aidan?" goda Hasyim.
Thara menganga. "Bukan Abah, aku rindu suasana dapur pastry bersama Stacy dan Rajendra."
"Oh, Abah kira kamu kangen nak Aidan." Hasyim tersenyum penuh arti.
"Siapa juga yang mau sama beruang kutub itu!" cebik Thara kesal.
Hasyim dan Alex hanya saling berpandangan.
***
Yuhuuu Up Sore Yaaaaaa
Thank you for reading and support author
Don't forget to like vote n gift
Tararengkyu ❤️🙂❤️
***
Oh Hoshi insyaallah akan launching Minggu depan. Ini ada dua cover... kira - kira cocok yang mana?
Cover #1
Cover #2
Suka yang mana?
__ADS_1