My Cold Chef

My Cold Chef
Kelahiran Yang Dipercepat


__ADS_3

Arjuna, Sekar, Rain dan Elang bergegas menuju rumah sakit setelah Aidan mengabari bahwa Thara harus dioperasi Caesar sekarang juga karena mengalami kecelakaan di rumah sakit.


Keempatnya pun menunggu di depan ruang operasi sembari berdoa agar Thara dan bayinya selamat.


"Apa sih yang terjadi? Setahuku tadi pagi Aidan bilang kalau hari ini jadwalnya Thara kontrol, kok tiba-tiba malah aku dikabari hendak melahirkan?" omel Arjuna.


"Nanti kalau Aidan keluar kan dia bisa cerita, yang penting sekarang berdoa agar Thara dan bayinya selamat dua-duanya" ucap Rain lembut ke anak semata wayangnya.


"Bagaimana Aidan dan Thara?" tanya Karl yang baru saja datang bersama Sabine yang sedang hamil enam bulan.


"Kurang tahu, kok tiba-tiba Ai telepon Thara mau lahiran." Arjuna menyalami Karl yang datang.


"Ditunggu saja." Elang menengahi keduanya.


***


Di dalam kamar operasi...


Thara menggenggam tangan Aidan kuat-kuat ketika proses pembukaan perut oleh dokter untuk mengeluarkan jagoan keduanya.


Setelah tadi jatuh terduduk, Thara langsung dibawa ke kamar operasi untuk dilakukan tindakan operasi demi menyelamatkan si bayi. Thara menatap Aidan dengan perasaan bersalah karena tidak hati-hati.


"Maaf ya Ai... maaf" ucapnya di sela-sela tangisnya antara menahan sakit akibat jatuh dan sedih harus melahirkan secepat ini.


"It's okay, sayang. Bukan salah kamu." Aidan memberikan banyak ciuman di kening istrinya.


Tak lama bayi laki-laki dengan darah bule kental pun keluar dari rahim Thara. Dokter dan suster mencoba menepuk pantat cucu Duncan Blair itu agar menangis.


"Ai, kenapa Rendra nggak nangis?" tanya Thara panik. "Ai... kok Rendra diam saja?"


Aidan menatap bayinya yang sedang diusahakan untuk menangis dengan perasaan campur aduk. Come on boy! Jagoan Daddy! Ayo nangis yang kencang!


Akhirnya setelah lima menit berusaha, bayi laki-laki yang beratnya hanya 2,3 kilogram itu menangis kencang yang membuat kedua orangtuanya ikut menangis bahagia.


"Semua normal Mr Blair meskipun usianya baru 8,5 bulan dalam kandungan. So far tidak ada cacat yang kami lihat. Tangan dan kaki lengkap ibu jarinya tapi memang harus masuk inkubator dulu untuk memeriksa apakah mengalami Penyakit paru-paru kronis atau chronic lung disease (CLD) berisiko diidap oleh bayi prematur. CLD didiagnosis saat bayi masih membutuhkan bantuan pernapasan setelah empat minggu. Jika bayi positif didiagnosis CLD, ia mungkin membutuhkan perawatan intensif lebih lama, obat-obatan, dan asupan kalori yang lebih tinggi ketimbang bayi lainnya.


Bayi prematur mungkin juga menderita apnea dan bradikardia. Kedua kondisi tersebut dapat menyebabkan pernapasan bayi berhenti dalam waktu singkat dan detak jantung bayi menurun. CLD dapat diobati dengan beberapa cara, antara lain obat-obatan, stimulasi, dan ventilasi" papar Dokter obgyn itu.


"Saya bacakan adzan dan Iqamah dulu dok sebelum dimasukkan ke dalam inkubator" pinta Aidan. Dokter itu mengangguk dan menyerahkan putra mungil mereka. Aidan sendiri dengan khidmat membisikkan adzan di telinga kanan dan Iqamah di telinga kiri. Setelahnya, Aidan memberikan Direndra di dada Thara untuk melakukan stimulus skin to skin.


Thara tidak henti-hentinya menciumi putranya dan karena insting, sang bayi mulai mencari-cari sumber makanannya.


"Silahkan disusui putranya Mrs Blair, kolostrum pertama sangat penting" ucap suster yang membantu persalinan.

__ADS_1


Thara mencoba memberikan dadanya ke Direndra yang mulai mencari dan sang putra langsung menyesap sumber makanannya.


"Asiku belum keluar banyak" ucap Thara sambil menangis antara bahagia dan ngilu. Dia tidak memperdulikan perutnya masih proses dijahit karena fokusnya ke Putra tampannya.


"Saya bantu ma'am" suster itu pun membantu Thara menstimulasi ASI nya. Meskipun tidak banyak, namun Thara bersyukur putranya mendapatkan kolostrum pertama yang mampu melawan bakteri dan virus.


Aidan yang melihat bagaimana perjuangan istri dan anaknya, tidak mampu menahan tangis.


"I love you both so much" ucapnya.


***


Setelah berjuang hampir dua jam di dalam, akhirnya Aidan keluar dengan wajah dan baju berantakan. Semua keluarga yang melihat, terkejut adanya darah di baju mahal pria itu.


"Bagaimana Ai?" tanya Rain cemas. "Kedua orang tuamu dan kedua mertuamu dalam perjalanan kemari."


"Keduanya baik-baik saja kan?" tanya Elang.


"Rendra masih harus masuk inkubator dulu dan Alhamdulillah tadi sudah bisa menyusu Thara."


"Alhamdulillah. Apalagi Rendra termasuk prematur jatuhnya" ucap Rain.


"Namanya jadi Direndra?" tanya Arjuna.


"Well, biarpun Giandra nama belakang Oom Abi tapi bisa jadi nama depan juga sih" kekeh Elang.


Suara brankar terdengar dan keluar lah Thara dari ruang operasi yang langsung disambut Rain, Sekar dan Sabine. Semua anggota keluarga mengikuti menuju kamar rawat inap Thara.


"Are you okay?" tanya Sabine khawatir.


"Okay, Bine" jawab Thara dengan senyum lelah. Semua orang bisa melihat mata hijau Thara tampak membengkak kebanyakan menangis.


"Rendra kuat kok Thara." Sekar menggenggam tangan Thara sepanjang jalan.


"Aidan, kamu harus banyak konsultasi dengan dokter dan psikolog karena kita tidak tahu apakah Thara mengalami baby blues atau tidak. Apalagi Direndra lahir pada saat belum waktunya karena Thara terjatuh. Pasti ada perasaan bersalah yang besar di istrimu" ucap Elang.


"Kamu harus ada di sisi Thara, Ai. Aku sarankan kamu lamaan deh di rumah sakit sekitar seminggu sambil memantau perkembangan Rendra" sambung Arjuna.


Aidan mengangguk. "Aku yang harus lebih banyak stok sabar nya."


"Kamu memang tidak melahirkan tapi kamu yang harus banyak-banyak mempunyai deposito sabar di dirimu." Arjuna menepuk bahu sepupunya.


"Biar nanti aku yang urus pakaianmu Ai. Memang bagaimana Thara bisa melahirkan prematur ini?" tanya Karl.

__ADS_1


"Tadi saat kami hendak periksa ke ruang dokter, sebelumnya ada orang cleaning service mengepel di jalan masuk ruang praktek dan Thara terpeleset dengan terduduk. Meskipun dia sempat memegang tanganku tapi posisi jatuh itu membuatnya pendarahan dan harus dilakukan tindakan cepat." Aidan menatap Arjuna. "Kamu tidak usah mencari pegawai cleaning service yang mengakibatkan Thara jatuh. Fokusku sekarang adalah Thara dan Rendra."


Arjuna meringis karena ketahuan ingin memberikan peringatan kepada petugas yang membuat ipar dan keponakannya hampir celaka.


"Semoga Thara tidak mengalami baby blues" gumam Arjuna.


Semua keluarga melihat bagaimana kamar mewah yang dipinta Aidan demi kenyamanan istrinya.



"Benar-benar ya Ai, ambil kamar yang sama dengan kamar Sekar dulu" kekeh Arjuna.


"Kita punya uang buat siapa Jun? Pasti buat pasangan dan anak kita lah." Aidan menghampiri Thara yang. sudah tampak nyaman di tempat tidurnya.


"Mrs Blair, sudah nyaman?" tanya salah seorang perawat.


"Sudah. Terimakasih." Thara tersenyum.


"Kalau begitu, kami permisi dulu. Jika ada apa-apa, panggil kami saja lewat tombol itu." Kedua perawat itu pun mengundurkan diri.


"Kalian mau lihat Direndra?" tanya Thara.


***


Baby blues syndrome adalah perasaan sedih yang dialami banyak wanita di masa-masa awal setelah melahirkan. Kondisi ini cenderung muncul pada hari ke-2 atau ke-3 pascapersalinan.


Umumnya, baby blues akan berlangsung selama beberapa hari dan paling lama hingga 2 minggu. Baby blues dialami oleh 4 dari 5 orang tua baru atau sekitar 80 persen. Kondisi ini dapat dialami oleh orang tua baru, sudah berapa kalipun ia melahirkan, dari segala usia, pendapatan, budaya atau tingkat pendidikan.


Baby blues dapat hilang dengan sendirinya, tanpa perawatan khusus, intervensi atau pengobatan. Namun, apabila gejala tidak hilang setelah beberapa minggu atau malah terasa memburuk, ibu mungkin menderita depresi pascamelahirkan (postpartum depression).


Pasalnya, sekitar 10% wanita mengalami postpartum depression. Tidak seperti baby blues, depresi pascamelahirkan adalah masalah yang lebih serius dan tidak boleh diabaikan.


Sumber www.mitrakeluarga.com


Yuhuuuu Up Pagi Yaaaa


Yang nunggu bang Dapid, masih di-review dari semalam belum lolos 😭😭😭


Thank you for reading and support author


Don't forget to like vote and gift


Tararengkyu ❤️🙂❤️

__ADS_1


__ADS_2