
Semarang Jawa Tengah
Travis Blair berdiri di sebelah Gandari dan menatap Jerome dengan tatapan dingin menusuk.
"So, kamu mau mengelak apa lagi Jerome? Detik ini juga aku bisa membuat kamu hancur sehancurnya tanpa sisa dan pasti istri dan anakmu yang tidak tahu apa-apa terkena imbas dari ulahmu." Travis memajukan tubuhnya. "Berikan semua informasi yang kamu tahu, jika nanti kamu harus dihukum, terima konsekuensinya!"
Keringat dingin terbit di dahi Jerome.
***
Travis dan Abi bergerak cepat setelah Jerome mengatakan semua aset milik Gavin dan Lahita yang dipalsukan oleh dirinya dan Lukman. Mereka semua ke kantor pengacara milik Jerome dan mengambil semua data yang dipakai untuk memalsukan termasuk nama mantan suami istri Lukman.
Travis lalu mengirimkan data-data itu kepada Benji untuk disusun timelinenya dari saat kecelakaan itu terjadi hingga tahun ini. Benji sendiri lebih menyukai pekerjaan mencari aib seperti daddynya Bryan, karena jauh lebih mengasyikkan daripada di bangku sekolah meskipun dia ingin masuk MIT seperti Abi dan Daddynya.
"Apa rumah Kawi sudah ada yang mau beli?" tanya Travis ke Jerome.
"Sudah ada penawaran tapi Lukman belum mengiyakan karena maunya naik lagi 500jt" jawab Jerome.
Dasar serakah! Semoga buyarnya tidak jadi beli karena sertifikat nya palsu. Abi menatap judes ke Jerome. Sebenarnya tangannya gatal ingin langsung menghajar tapi sepertinya yang lebih berhak adalah Gandari.
"Siapa nama istri Lukman? Lalu mantan suaminya. Dan tiga anak yang dibawa oleh si janda gatel itu! Tulis semua disini! Lengkap! Awas kalau kamu berbohong, aku patahkan kakimu sampai tidak bisa berjalan lagi!" Abi menggebrak meja kerja Jerome dengan wajah ingin membunuh.
Jerome gemetaran menulis semua orang-orang yang diminta oleh Abi.
"Sekalian siapa orang suruhan yang mengutak-atik mobil Innova milik papa saya" ucap Gandari dingin.
"Tapi Gandari..."
BUGH!
Travis dan Abi melongo. Akhirnya dibogem juga.
"TULIS!" bentak Gandari. "BOHONG KALAU KAMU TIDAK TAHU!"
Abi langsung mengelus punggung Gandari agar mengurangi emosinya.
Jerome menulis dengan Tremor nama dua orang yang membuat kedua orang tua Gandari meninggal.
Setelah menulis semua namanya, mata Gandari menatap tidak percaya ke dua nama yang ditulis terakhir oleh Jerome.
"Kamu nggak bohong kan?" Mata hitam Gandari menatap dengan intimidasi ke arah Jerome. "Dua nama ini benar?"
"Be.. benar Gandari. Oom nggak bohong."
"Kamu bukan Oom ku dan mulai sekarang aku panggil kamu nama! Orang macam kamu untuk apa harus dihormati!" cebik Gandari.
Abi menatap Travis yang hanya nyengir.
__ADS_1
Bi, cocok dia sama nyokap lu! ucap Travis dengan bahasa bibir tanpa suara. Bar-bar dan galak!
Abi hanya tersenyum smirk lalu dia mendekati Gandari yang masih menatap kertas itu dengan tatapan bingung. "Kenapa Ndari?"
"Dua nama ini..." ucap Gandari.
"Kenapa?"
"Mereka adalah tetangga aku depan rumah."
***
Travis menghubungi Kapten Kosasih untuk dibantu kasus Gandari dan kecelakaan yang menimpa Gavin Pramudana dan Lahita Kristiawan diselidiki ulang. Kapten Kosasih pun memberikan nama Kapten Rasyad, sahabatnya.
"Apa orangnya lurus macam kau Kap?" goda Travis.
"Brengsek kau Vis! Untung kamu anaknya James dan cucunya Neil jadi dimaafkan. Justru aku tahu kalian seperti apa makanya aku memberikan sahabatku yang orang nya tidak neko-neko. Apalagi dia Kapolsek Gajah Mungkur."
"Good."
"Bagaimana kasus calonnya Abi O'Grady?"
"Pelik dan menyebalkan!" kekeh Travis.
"Harta, tahta dan wanita memang biang kerok! Punya harta harus rajin bersedekah, punya tahta harus amanah dan punya wanita yang halal harus dijaga bukan cari yang haram jika mau selamat dunia akhirat karena pada akhirnya kita semua harus mempertanggungjawabkan semua itu ke pemilik nyawa kita" ucap Kapten Kosasih.
"Vis, lu tuh bule kok bisa-bisanya bilang dan mudeng 'leres' ?" ledek kapten Kosasih.
Travis terbahak.
***
Travis dan Abi memutuskan untuk bertemu dengan kapten Rasyad sedangkan Gandari dan kedua orangtuanya dipulangkan ke hotel karena banyaknya kejutan - kejutan yang terjadi.
Kapten Rasyad adalah seorang pria bertubuh tegap dan mirip aktor Bollywood, Akhsay Kumar. Bahkan saat keduanya menunggu di sebuah restauran daerah Gajah Mungkur, Abi dan Travis melongo saat melihat pria itu datang.
"Mas Abi O'Grady dan mas Travis Blair?" tanya kapten Rasyad itu saat mendatangi keduanya.
"Pak Rasyad?" tanya Abi.
"Ya saya Rasyad. Kosasih sudah cerita kalau keponakannya butuh bantuan saya" ucap Rasyad sambil tersenyum. Abi dan Travis bergantian salaman dengan kapten yang usianya sepantaran dengan Kaia Blair.
Kapten Rasyad
__ADS_1
Bang Travis tahu aktor Bollywood
Senyum mu itu lho mas
"Jujur, saya kira tadi aktor Bollywood Akhsay Kumar lho pak Rasyad" kekeh Travis.
"Banyak yang bilang seperti itu tapi saya bukan aktor sih" senyum Kapten Rasyad. "Jadi bagaimana kasusnya sampai pengacara Blair and Blair turun tangan?"
"Kita pesan makanan dulu saja pak Rasyad. Baru kita diskusi" ucap Travis. Setelah memesan makanan, Travis mengeluarkan map tebal yang berisikan berbagai penemuan mereka.
Abi dan Travis lalu menceritakan kronologis kejadian Gandari hingga kasus pidana pemalsuan dokumen tanah dan rumah.
Kapten Rasyad hanya mendengarkan tanpa menyela sedikit pun karena ingin mengetahui detail permasalahannya.
"Sejujurnya saya baru enam bulan memegang Polsek Gajah Mungkur dan kasus kecelakaan itu adalah wewenang pihak satlantas Ungaran karena masuk area sana. Tapi jika bukti-bukti itu sudah ada, kita bisa membangun kasusnya dari kecelakaan menjadi pembunuhan berencana. Dan sekarang anda berdua sedang meminta adik anda Benji membongkar CCTV 12 tahun lalu?" Kapten Rasyad menatap tidak percaya bahwa keluarga Sultan ini tidak main-main canggihnya.
Percakapan mereka terhenti ketika makanan yang dipesan mereka datang. Setelah ditata semuanya, baru mereka melanjutkan pembicaraan mereka.
"Kami jika menemukan sesuatu yang tidak beres, totalitas menyelidikinya" jawab Abi datar.
Kapten Rasyad memang sudah diceritakan sekilas tentang keluarga Sultan itu dan dia mengenal bagaimana sepak terjangnya keluarga Blair yang beberapa kali membantu negara untuk mendapatkan uang yang dikorupsi para penjahat kerah putih meskipun bayarannya juga sepadan dengan uang negara yang diambil alih.
"Lalu pengacara Jerome dimana?" tanya Kapten Rasyad.
"Di tempat yang aman karena kami tidak mau Lukman curiga" jawab Travis.
"Tapi mas Travis, kenapa anda tahu aktor Bollywood Akhsay Kumar?" tanya Kapten Rasyad bingung.
"Iya bro, kok lu bisa tahu? Padahal elu kan ga pernah nonton film India." Abi menatap sepupunya dengan wajah kepo.
"Dua bulan lalu, aku ada pekerjaan di Mumbai dan pas di hotel, isinya film India melulu. Saat itu yang diputar filmnya adalah Sooryavanshi dan akhirnya aku tahu siapa aktor pemerannya. Jadi saat pak Rasyad datang, aku kira aktor Bollywood yang datang" gelak Travis.
"Hahahaha... Gara - gara harus ke India jadi tahu ya aktor Bollywood" gelak Kapten Rasyad.
"Sejujurnya aku hanya tahu Akhsay Kumar saja" cengir Travis.
"Ya elah bro" gumam Abi sambil memakan pastanya.
***
Yuhuuuu Up Siang Yaaaa
Thank you for reading and support author
Don't forget to like vote and gift
__ADS_1
Tararengkyu ❤️🙂❤️