My Cold Chef

My Cold Chef
Bonchap - The Wedding Day


__ADS_3

Sebulan usai acara lamaran, Pandu dan Reana pun menggelar acara ijab qobul yang dilakukan di mansion Blair. Semua keluarga generasi ketiga, keempat dan kelima pun datang ke New York apalagi acara pernikahan itu dilakukan bertepatan libur sekolah anak-anak, jadi semua bisa berkumpul.


Mengambil tempat di halaman belakang dan seperti biasa tradisi keluarga besar yang tidak mau ribet dan memilih garden party, serta hanya keluarga, kerabat dekat dan beberapa rekan bisnisnya datang.


Acara ijab pun berjalan lancar dan Pandu pagi ini mengenakan tuxedo sedangkan Reana mengenakan gaun putih simpel dengan rambut digelung sederhana.




Rhett sendiri yang bertindak sebagai wali nikah dengan saksi Duncan Blair dan Neil Blair dari pihak Reana sedangkan dari pihak Pandu, sang ayah Shailendra.


Usai acara ijab, dilanjutkan dengan acara resepsi yang dilakukan di tempat yang sama. Pandu dan Reana tampak sumringah karena akhirnya mereka pun menikah setelah sekian tahun pacaran dengan sistem long distance relationship.


Keluarga McCloud pun datang bersama keluarga Lewis dan mereka mengumumkan bahwa tahun depan giliran Rajendra dan Aruna yang akan menikah.


Joey dan kekasihnya Georgina O'Grady tampak hadir begitu juga Luca dan istrinya Emi Takara. Pasangan absurd ini tampak heboh sendiri hanya gara - gara Luca mengambil makanan Emi tanpa permisi.


"Mafia ketemu Yakuza ... Bubrah!" komentar Hoshi ke Abang dan mbaknya.


"Eh bocil! Tahu apa ?" goda Luca ke adiknya yang biarpun cowok, tapi wajahnya cantik seperti perempuan. Jangan ditanya mulut pedasnya karena meskipun Hoshi baru berusia 16 tahun, dia sudah terdaftar masuk Harvard tahun depan. Otaknya memang keturunan jenius dari Opanya Eiji dan daddynya Levi.


"Tahu lah! Eniwai, aku bukan bocil ya bang!" sungut Hoshi kesal. "Tahun depan sudah masuk Harvard!"


"Hebat masuk Harvard" puji Emi.


"Hosh, yakin elu masuk Harvard?" tanya Luca.


"Kenapa?"


"Kayaknya elu mending masuk MIT deh kayak bokap lu sama Abi. Lu lebih cocok disana soalnya" usul Luca. "Harvard business school itu bukan passion elu."

__ADS_1


"Tapi aku sudah janji sama Arimbi, bang. Kita mau masuk Harvard barengan meskipun aku kakak kelas dia sih." ( Baca Bonchap Bara Dan Arum ).


"Tapi kan tetap saja kalian di Massachusetts jadi nggak ada masalah." Luca melihat ke arah empat gadis cantik-cantik dengan rambut berbeda warna dan beda fisik. "Itu kenapa adik aku jadi beda ujud semua?"


"Apa maksudnya bang?" tanya Hoshi bingung dan Emi pun ikutan melihat obyek yang dilihat suaminya.


"Lihat saja, Arimbi tampak Indonesia, Falisha kelihatan Turkinya sedangkan Freya dan Fayza lebih bule campuran Oom Ashley dan Tante Kristal" kekeh Luca.


"Bagus kan kita jadi variasi ujudnya. Ngomong-ngomong, mbak Emi jalan berapa tuh perutnya?" tanya Hoshi yang melihat perut Emi sedikit membuncit. Luca dan Emi memang baru menikah akhir tahun lalu. Pasangan absurd itu sudah menikah hampir sembilan bulan sedangkan Joey akan menikah sebentar lagi.


"Ini jalan dua bulan Hosh. Dan kembar" senyum Emi.


"Alhamdulillah." Hoshi langsung menatap judes ke Luca. "Pasti doa lu kembar cowok cewek, ya kan? Biar bisa dikasih nama Luke dan Leia macam di film Star Wars. Ya kan?"


"Ya mesti lah! Tar gue kasih nama itu kalau kembar sepasang macam Reana dan Abi atau Oma Miki dan Opa Mamoru. Bagus kan namanya ?" cengir Luca.


"No comment aku bang" balas Hoshi.


***


"Iya, Kaia dan Rhett ngamuk lah soalnya main diam-diam mereka tunangannya. Lupa kalau papinya pun sama saja dulu" gelak Duncan.


"Payah lu D. Ngajarin yang nggak bener" kekeh Ghani.


"Eh, G... Kalau misal kejadian Pandu dan Reana kejadian sama Arimbi gimana?" tanya Eiji.


"Eh jangan. Insyaallah nggak deh! Bisa ngamuk Bara nanti anak gadisnya tunangan duluan tanpa ngabarin orangtuanya." Ghani langsung melotot. "Cucu gue masih SMA, Eijiii!"


Eiji terbahak. "Untung cucu gue cowok, si Toyib, jadi aman deh!"


"Lu kok seneng banget sih manggil Levi dan Hoshi itu Toyib?" kekeh Duncan.

__ADS_1


"Anggap saja panggilan kesayangan dari pria paling tampan seklan Pratomo" senyum Eiji durjana.


"Siapa pria paling tampan seklan Pratomo?" tanya Gozali bingung yang baru datang ikut menimbrung.


Eiji mengulurkan tangannya ke Gozali yang menyambutnya dengan tatapan bingung. "Perkenalkan, pria paling tampan di klan Pratomo" ucap Eiji pede.


"HAAAAHH?" seru Gozali.


"Wong kamu sudah pada keriput gitu kok bilangnya paling tampan" cebik Ghani sebal.


"Eh coba lihat foto kita generasi ketiga saat kumpul bareng ... Paling tampan gue kan?" cengir Eiji.


"Makin tua kok makin ndodro" umpat Ghani.


***


Pandu dan Reana melakukan sesi foto berdua dengan fotografer adalah Oomnya sendiri, Bara. Keduanya tampak kompak di depan kamera dan Bara berhasil mengabadikan foto mesra Pandu dan Reana.



Acara resepsi pun berlanjut hingga malam hari dan sebagian keluarga menginap di mansion Blair, sedangkan lainnya menginap di beberapa properti milik keluarga.


Pandu dan Reana sendiri memilih untuk langsung pergi ke apartemen pria itu yang sudah disiapkan jauh sebelum acara lamaran.


***


Yuhuuuu Up Siang Yaaaa


Thank you for reading and support author


Don't forget to like vote and gift

__ADS_1


Tararengkyu ❤️🙂❤️


__ADS_2