
Thara, Aisyah, Nathan dan Aidan sampai di mansion Blair yang langsung disambut Fatimah dan Tamara. Hasyim dan Kai Al Jordan sedang memeriksa pekerjaan Alex Ghaidan.
Sesampainya di mansion, tampak Duncan, Kaia, Rhett, Kris, Ezra dan Levi sudah siap-siap untuk kembali ke New York. Thara langsung memeluk Kaia yang sudah jauh-jauh mau membantu dirinya dan kedua orangtuanya. Aisyah sendiri sangat kagum dengan ibu dua anak yang cantik itu.
"Saya sangat berterimakasih atas bantuan pak Duncan beserta anak-anak, nak Kris, nak Rhett, nak Kaia, nak Levi..."
"Kalau butuh tukang hancur-hancuran, panggil Levi saja" cengir pria berwajah Asia itu.
Ezra dan Kris hanya bisa mendengus sambil menarik koper masing-masing menuju pintu mobil Range Rover yang akan membawa mereka ke bandara.
"Lho? Kalian kenapa?" tanya Levi sok bingung.
"Pulang sana Vi!" ledek Sabine yang datang sambil diikuti Karl di belakangnya.
"Idiiihhh, cewek sniper tukang usir. Eh, Sabine, gue kasih tahu. Kalau elu pilih dia" Levi menunjuk ke arah Karl. "Suruh mualaf dan sunat dulu!"
"Tanpa kamu suruh, aku sudah tahu harus bagaimana, Vi" cengir Karl.
"Bagus! Selamat kamu punya bur..." sebuah tangan menutup mulut Levi dari belakang.
"Sudah ayo pulang! Yanti sudah nunggu kamu!" bentak Kaia sambil menarik Levi.
Sabine memberikan jempolnya ke sepupu bar-barnya.
"Kami semua pulang dulu. Bu Aisyah, Thara, bahagia ya. Saya harap kalian bisa mengejar waktu yang hilang sebagai orangtua dan anak." Duncan menatap Thara. "Saya salut sama kamu, Thara. Kamu benar-benar kuat menghadapi segala tantangan yang ada."
"Sabine yang membantu saya menghadapi permasalahan dan terimakasih tuan Blair sudah membantu Abah dan Umi saya." Thara mengangguk hormat kepada Duncan.
"Bantuan kami tidak seberapa kok" jawab Duncan cuek.
"Seriously Oom? TIDAK seberapa?" seru Levi tidak percaya.
"Shut up cumi!" hardik Kaia.
Para anggota keluarga hanya tertawa.
"Thanks D. Kapan-kapan ke Dubai lagi" ucap Senna sambil memeluk Duncan.
"Kamu yang ke New York lah. Rey kangen roti canai buatan Fatimah" kekeh Duncan.
"Gampang lah."
Duncan menatap Aidan. "Jaga Thara, boy."
"Iya papi" jawab Aidan.
"Jangan kaku jadi laki." Duncan mengusap bahu Aidan.
__ADS_1
"Apa maksudmu Pap?"
Duncan hanya tersenyum penuh arti sedangkan Aidan hanya menatap papinya dengan tatapan bingung.
"Jaga diri dik" ucap Kaia sambil memeluk adik satu-satunya. "Jangan jadi beruang kutub!"
"Haaaahhhh?" Aidan menatap kakak perempuan bar-barnya.
Setelah berpamitan, para anggota keluarga Pratomo area New York pergi ke bandara Dubai. Karl yang berdiri di sebelah Sabine, diam-diam memeluk pinggang gadis itu.
"Tanganmu Karl!" hardik Senna.
Karl hanya nyengir dan Sabine menatap tajam ke pria Jerman itu. "Sisi kanan kamu masih mulus kan? Belum biru? Mau aku tambah lagi?"
Karl pun memundurkan langkahnya.
***
Sorenya Arjuna dan Rajendra akhirnya pulang setelah sang papa mengabulkan permintaan bocah tampan itu masuk Burj Khalifa.
Sesampainya di mansion, Rajendra langsung menjadi pusat perhatian para Opa, Oma, Oom dan Tantenya. Joshua yang takut kondisi psikis Rajendra ternyata harus bisa bersyukur, bocah itu benar-benar memiliki mental seperti Elang dan Arjuna. Begitu juga dengan Gozali Ramadhan dan Neil Blair yang salut dengan ketabahan Rajendra.
"Opa salut sama Jendra" ucap Joshua.
"Kenapa Opa?"
"Rajendra harus bisa kuat Opa."
"Bagus itu. Opa bangga denganmu Rajendra. Kuat buat papa, mama dan dik Rama." Joshua mengelus kepala cucunya.
"Bukan cuma buat mama dan dik Rama saja Opa."
"Lalu?"
"Buat Aruna juga!" jawab Rajendra tegas.
"Siapa itu Aruna?" tanya Neil bingung sambil menatap bergantian antara Rajendra dan Arjuna.
"Cewek judes yang Rajendra suka!"
Joshua melongo. Ini mah lebih parah dari jaman aku ngejar-ngejar Miki.
Neil terbahak. "Apakah Aruna cantik?"
"Dia judes mirip dengan Tante Kaia dan Tante Sabine."
Kedua opa tampan itu memandang Arjuna yang berdiri di belakang Rajendra.
__ADS_1
"Don't ask!" sahut Arjuna sebal.
***
Yuhuuu Up Siang Yaaaaa
Thank you for reading and support author
Don't forget to like vote n gift
Tararengkyu ❤️🙂❤️
Eid Al-Fitr
***
Ohya sesuai dengan janji aku, mau bagi-bagi THR pulsa di novel Aidan.
Buat yang namanya tercantum di top three selama satu bulan ini, tolong DM ke Ig aku di @hana_reeves_nt atau WA ke 088215632592.
Selamat buat top three mendapatkan pulsa @50k
Buat readersku
***1. Mba Za_syfa
Mba Nur Bayani
Mba Ariani Yudistira***
Selamat! Kalian berhak mendapatkan pulsa @50k.
Eike tunggu wa atau DM kalian.
Terima kasih menjadi loyal readers karya-karya ku.
Yang belum top three, aku sangat-sangat berterima kasih atas dukungan kalian semua.
Lope lope se gedung SM entertainment!
Regards
__ADS_1
Hana Reeves