My Cold Chef

My Cold Chef
Camilan Yang Lezis


__ADS_3

Rajendra pulang dengan membawa paper bag yang tidak pernah dilihat oleh Sekar, membuat bumil cantik itu bertanya-tanya.


"Apa itu Jendra?" tanya Sekar ketika putranya selesai membersihkan diri seperti biasanya.


"Oh ini aku dikasih sama Tante Thara." Jendra lalu membuka kotak makanan itu dan air liur Sekar pun terbit melihat baklava dan Turkish delight.


"Siapa itu Tante Thara?" tangan Sekar terulur untuk mengambil sepotong Turkish delight dan langsung memasukkannya ke dalam mulutnya. "Hhhmmm... enak banget!"


"Bener ma? Jelas enak. Tante Thara itu chef pastry ma" ucap Jendra.


Sekar menaikkan sebelah alisnya yang indah. "Chef pastry? Kamu kenal dimana?" Jiwa kewaspadaan emak-emak Sekar pun muncul.


"Tante Thara sudah empat hari duduk di taman dekat sekolah aku terus besoknya, atau kemarin aku hampiri. Aku berani mendekat karena Tante Thara dikawal sama Johnny, mantan pengawal Daddy jadi aku tahu ada sesuatu."


"Lalu?" tanya Sekar penasaran sambil terus memakan baklava dan kurma.


"Aku ngobrol kemarin lalu hari ini aku dibawain ini dan dari situ Jendra tahu Tante Thara adalah seorang chef pastry karena ini dibuat sendiri."


"Besok kan Sabtu. Bagaimana kalau Senin jam pulang sekolah, mama jemput kamu, bukan bik Sum, biar mama kenal dengan Tante Thara ini." Sekar menatap putra tampannya.


"Kalau mama sudah kenal, boleh nggak aku belajar membuat pastry dengan Tante Thara?" wajah tampan Rajendra yang mirip Arjuna itu tampak memelas.


"Mama harus tahu dulu siapa Tante Thara, Jendra. Nanti kita bicarakan dengan Papa ya?" Sekar mengusap kepala putranya.


***


Thara berterimakasih kepada Johnny yang sudah mengawal dan memberikan banyak bahan makanan untuk dimasak. Tak jarang Thara membagikan kepada para pengawal apartemen.


Aidan diam-diam memberikan uang kepada Johnny untuk Thara butuhkan karena tahu gadis itu pasti tidak membawa uang banyak.


Hanya dengan memasak dan membuat pastry lah hati Thara merasa tenang dan kegundahan hatinya hilang. Kehilangan sang ibu serta perlakuan ayah dan keluarganya, membuat Thara hampir gila. Untung dia memiliki Rahma, beruntung dia bisa melarikan diri dan tinggal di asrama untuk berkuliah meskipun tidak banyak bergaul dengan siapapun dan tidak ada yang tahu dia putri Hamid Al Azzam.


Thara mungkin memiliki gelar princess tapi perlakuan yang didapatkan, sangat berbeda jauh dan Thara bertekad untuk menghancurkan Hamid Al Azzam beserta kedua putranya meskipun mereka ayah kandung dan saudara tirinya sendiri.


***


Aidan dan James Blair sudah kembali dari Dubai setelah menyelesaikan permasalahan RR's Meal disana. Nama restauran sudah berhasil dibersihkan dengan bantuan Abian Smith untuk mentakedown semua berita jelek yang beredar dan disebarkan oleh keluarga Al Azzam.


Senna Al Jordan bahkan maju ke depan guna menjamin restauran milik keponakannya tidak ada kesalahan dalam menerima Thara Azalea karena sesuai dengan kualifikasi pekerjaan.


Senna menyatakan bahwa Thara Azalea memang mengundurkan diri dari posisinya sebagai chef pastry di RR's Meal. Senna sengaja menutupi agar Thara aman karena pria blasteran itu tidak mau keluarga Al Azzam melacak keberadaan Thara.

__ADS_1


Abian sendiri berhasil menghack manifest penerbangan Thara ke London hingga nama Rahma Aashim tidak muncul disana tepat saat Thara tiba di PRC group atas permintaan Aidan.


***


Aidan mulai menyibukkan diri seperti biasanya di restaurannya di hari Minggu ini setelah hampir dua Minggu membereskan semuanya di Dubai. Jika tidak ada bantuan dari banyak pihak, Aidan tidak tahu harus berbuat apa untuk membuat nama restaurannya disana pulih kembali.


Sang papi, Duncan Blair, selalu menanyakan perkembangan kasus Aidan setiap hari dan berterimakasih kepada Kai, Senna dan Yuki Al Jordan yang sudah membantu putranya juga Abian.


Duncan tahu bahwa baik Kaia dan Aidan sangat mencintai semua warisan dari opa, Ogan, Oma dan Necan nya hingga sebisa mungkin kedua anaknya menyelamatkannya.


Dan pagi ini, Aidan kedatangan Rajendra di restaurannya karena mengeyel kangen dengan Oom Ai nya.


"Minggu ini temanya apa Oom?" tanya Rajendra sambil membantu mengupas bawang putih.


"Temanya masih dari Disney. Toy Story" jawab Aidan.


"To infinity and beyond!" seru keduanya semangat menirukan Buzz Light-year.


Para chefs disana tersenyum melihat keakraban Oom dan keponakan itu. Mereka sudah biasa jika hari Minggu pagi sebelum restauran buka, selalu melakukan persiapan dan Rajendra selalu datang untuk membantu.


"Oom, seminggu kemarin aku makan baklava dan Turkish delight. Enak lho Oom. Terus makan kunafa, qatayef, basbaoussa, malban sama lokum. Mama sampai ketagihan lho makan camilan itu."


Aidan menghentikan pekerjaannya. Bukannya itu camilan khas timur tengah?


"Tante Thara."


Bagaimana bisa gadis itu bertemu dengan Jendra?


"Kok bisa Jendra ketemu dengan Tante Thara?" selidik Aidan.


Rajendra menceritakan awal pertemuan dirinya dengan Thara hingga gadis itu membuatkan banyak camilan khas negaranya ke Rajendra yang memang selalu ingin mencoba berbagai macam makanan.


"Mamamu juga sudah kenalan dengan Tante Thara?" tanya Aidan. "Tante Thara itu sudah tua ya?"


Rajendra menatap horor ke Oomnya. "Tante Thara masih muda Oom! Cantik banget! Duh, kalau Jendra udah setua Oom, mau deh lamar dia!" Gantian Oomnya yang menatap horor ke bocah Lima tahun itu.


Perasaan Arjuna bukan playboy cap cicak, kenapa anaknya jadi begini ya?


"Jendra mau lho, Tante Thara kerja disini biar bisa makan camilan aneh-aneh tapi enak!" senyum Rajendra ke Oomnya.


Heh bocil, memang ini restauran pakai nama opa buyutmu tapi nggak seenaknya juga cumiiii main ambil pegawai!

__ADS_1


Aidan hanya menggelengkan kepalanya.


***


...Senin Minggu Lalu......


Sekar benar-benar datang ke sekolah Rajendra bersama dengan sopirnya. Sejak kehamilannya masuk usia lima bulan, bumil cantik itu jarang menjemput putranya karena gampang lelah tapi kali ini rasa penasarannya lebih tinggi.


Tak lama Sekar melihat seorang gadis cantik bersama dengan Johnny duduk di kursi taman dekat sekolah Rajendra dan dia bisa menebak itu adalah Thara. Sekar memang belum membicarakan hal ini dengan Arjuna karena suaminya ada urusan bisnis ke Jerman dan Swedia jadi belum kembali ke London.


Sekar memutuskan turun dari mobil Mercedes nya dan menghampiri Thara dan Johnny. Pria tinggi besar itu terkejut melihat mantan Bossnya datang namun berusaha menekannya.


"Halo" sapa Sekar.


Thara terkejut melihat seorang bumil cantik menyapanya. "Ha ... halo" balasnya.


"Apakah kamu Thara?" tanya Sekar.


Thara melirik ke arah Johnny yang tampak tenang menatap Sekar seolah-olah mengatakan it's okay.


"Iya saya Thara. Anda siapa nyonya?"


Sekar pun duduk di hadapan Thara.


"Perkenalkan, saya Sekar McCloud, mama Rajendra McCloud." Sekar mengulurkan tangannya yang disambut Thara.


"Thara Azalea."


"Now, apa yang kamu bawa buat putra saya?" tanya Sekar tanpa basa-basi.


"Memang kenapa Nyonya?" Thara menatap wanita cantik itu bingung. Rajendra tidak berbohong. Mamanya cantik sekali.


"Karena saya menyukai camilan buatanmu" senyum Sekar.


***


Yuhuuu Up Sore Yaaaaa


Thank you for reading and support author


Don't forget to like vote n gift

__ADS_1


Tararengkyu ❤️🙂❤️


__ADS_2