Nikahi Aku Dong Om

Nikahi Aku Dong Om
Agatha Hamil


__ADS_3

Tok tok tok


Pintu ruangan Davina di ketuk dan masuklah Daffi


"Wow sedang meeting penting kayanya nih??" tanya Daffi berjalan masuk di ikuti oleh Daffa


"Trio Wek Wek sedang berdiskusi" ucap Daffa


"Hai duo jones" sapa Shandy melambai


"Jomblo ngenes hahaha, Tante jadi curiga apakah kalian normal??" ledek Agatha pada kedua ponakan kembarnya


"Tante.... jangan samakan aku dengan kak Daffa ya, dia beneran gak laku karena sedingin es kutub.


Cewek mana yang mau dekat kalau mulutnya aja pedes, sepedes omongan tetangga" ucap Daffi membela diri


"Bukan omongan mertua ya???" ledek Agatha tertawa diikuti Shandy dan Davina.


Ya makanya itu memang jomblo permanen, Davina tak pernah melihat Daffa dekat dengan wanita.


Berbeda dengan Daffi yang Gonta ganti pasangan, tapi hanya bertahan sebulan, selebihnya jomblo lagi.


"Cih" ucap Daffa tanpa mau berdebat, ia duduk langsung di tengah-tengah Shandy dan Agatha.


masih dengan wajah datarnya.


"Sepertinya ayu melahirkan tiga anak kembar, tapi saat pembagian karakter pembagiannya tak rata akibat di Kampak hahaha" ucap Agatha yang di balas Daffa hanya dengan memutar bola matanya malas


"Mama bisanya membully orang, mama juga saat pembagian gender salah baris" ucap Zidan yang ternyata datang juga


"Hahaha kena mental deh sama anak sendiri" seloroh Shandy tertawa puas


"Eh sayang mama kenapa ikut ke kantor hah??" tanya Agata yang tersenyum bahagia melihat putranya datang.


"Nih, punya siapa??" tanya Zidan dengan wajah masam


Davina langsung merebut test pack di tangan Zidan, garis dua, punya siapa????


Davina melihat Agatha yang menunduk malu, senyum Davina mengembang


"Tante, Tante hamil???" tanya Davina antusias


"Mama loe hamil Zidan??? wah bakal jadi baby siter loe, nanti kalau si Caca pacar loe yang centil itu nanya, loe bilang anak apa adek ya??" goda Daffi dengan wajah usil


"Kampret loe bro" ucap Zidan dengan muka muram.


Ia tak mau punya adek bukan karena tak mau mamanya hamil lagi, tapi kini ia sudah kuliah, punya adik saat usianya saja sudah dua puluh satu tahun??? what??? apa kata teman-temanya nanti???


"Tante berita bahagia gini malah di simpan aja, om Willy udah tahu belum?" tanya Davina semangat


"Tahu apa??" sebuah suara Barito membuat semua orang menoleh, tak terkecuali Agatha


"Mas Willy...." gumamnya pelan


"Tante Agatha hamil" teriak Davina membuat Agatha melorot kesal, ia belum berani memberitahu Willy takut dengan reaksinya.


Karena sebelumnya Willy mengatakan tidak mau punya anak lagi, Zidan cukup.


dan Zidan tak mau punya adik karena ia sudah besar.


"Kamu hamil sayang??" tanya Willy mendekati istrinya yang menunduk


Agatha hanya bisa mengangguk pelan sambil memejamkan matanya.


Agatha pasrah jika Willy akan memarahinya


"Alhamdulillah, terima kasih sayang.


Tak sia-sia kita buat siang malam" ucap Willy tak tahu malu membuat semua orang melongo kaget


"Astaga aku tak dengar" ucapan Shandy

__ADS_1


"Kau tak tahu malu om" timpal Davina


"Aku mode gratis, tak dengar ucapan om Willy" tambah Daffi


"Papa dan mama sama-sama memalukan" ucap Zidan menepuk keningnya, tak menyangka papanya malah senang sekali, sementara Daffa seolah tak terpengaruh dengan mereka


"Lihat hanya pemuda es batu yang tetap cool" ucapan Shandy menyenggol Davina


"Aku harap kau masih normal manusia, bukan alien kak" ucap Davina asal membuat Shandy tertawa terbahak-bahak


"Davina, om bawa ratu om pulang ya??


Oh ya Agatha akan cuti selama tiga bulan, ia sedang hamil muda jadi harus istirahat total"


"Tapi om...." Davina ingin protes tapi Willy mengangkat tangannya, begitu juga Agatha yang tak mau hanya tinggal di rumah, bisa menua cepat ia hanya melihat kasur, dapur, ruang makan


"Aku gak mau cuti mas, aku baik-baik saja"


"Tidak, aku akan telepon adik ipar mengenai ini" ucap Willy santai lalu dengan tak tahu malunya membopong Agatha ala bridal, wajah Agatha merona merah.


Ia memang ingin suaminya romantis, tapi gak begini juga kan?? ini kantor


"Selamat tinggal semua...


Ah Zidan kau jangan pulang ke rumah dulu, mama sama.papa mau bulan madu" ucap Willy menyeringai lebar lalu pergi.


terdengar tepuk tangan di luar kantor, kedua pasutri itu membuat heboh satu perusahaan


"Hahaha di buang sama papanya" tawa Daffi meledak, sementara Daffa hanya tersenyum


"Nasib, nasib punya Mak bapak bucin" ucap Zidan yang di balas tawa semua orang.


"Shandy apa kau sudah punya info tentang Elliana???"


"Sudah, sepertinya Daffi kesini juga akan menyerahkan info tersebut, bukan begitu bro???"


"Huh menyusahkan, ini semua yang kau pinta.


"Maksud loe???" tanya Shandy tak mengerti


"Lilly...


asisten Davina sebenarnya bukan warga Indonesia asli.


Yang mengherankan tanggal lahir keduanya sama dan di rumah sakit yang sama, dan satu lagi yang penting.


mama mama mereka sama, tapi papa mereka berbeda, bingung kan????" ucap Daffi menunjuk dua dokumen yang di bawanya


"Benar-benar menarik"


"Itulah kenapa gue datang sendiri kesini"


"Informasi apa lagi yang loe terima???"


"Elliana ada di Jerman, sekitar tiga hari lalu"


"Jerman ya, ...


kalau gak salah, teman Tian bernama Gabriel berasal dari sana bukan???"


"Astaga benar" ucap Davina girang.


ia lalu menghubungi Gabriel dan meminta pria itu mencari keberadaan Elliana di sana.


"Namun belum setengah jam Davina mengakhiri panggilan teleponnya, Gabriel kembali menelponnya


"Sial, apa wanita ini yang kalian cari???" tanya Gabriel melakukan video call.


Nampak seorang yang sangat mirip Lilly sedang berbicara di depan Gabby, tepatnya sedang melaporkan sesuatu.


"Ba...bagaimana bisa????

__ADS_1


"Dia bernama Michaela disini, tapi setelah gue baca semua datanya di dokumen kepegawaian, gue rasa memang dia, hanya nama saja yang ia palsukan" ucap Gabby.


"Gab, tahan wanita itu agar tak kabur, Kami sedang mencarinya.


"Apa wanita itu membuat kesalahan atau tindak kejahatan?", tanya Gabby yang ternyata sedang di ruang rapat, namun ia bos sekaligus pemilik, siapa yang mau memprotesnya.


terlebih yang menelponnya adalah Davina, istri sahabat terbaiknya.


"Tidak, kemungkinan dia kembaran Lilly, kami mencari informasi yang tepat"


"Perlu bantuan ku???"


"Cukup tahan dan awasi .


Owh ya Gab, tolong tempatkan anak buah mu untuk melindunginya, kemungkinan wanita itu dalam bahaya karena ada orang yang ingin membunuhnya" ucap Davina dengan wajah serius


"Aku mengerti, serahkan padaku" ucap Gabby lalu panggilan berakhir


"Bagaimana????" tanya Shandy dan yang lainya penasaran


"Aman, tinggal kita gali lebih dalam masa lalu Lilly"


"Serahkan padaku, aku akan meminta anak buah ku melakukan test DNA, hari gini sudah jaman canggih, tak perlu berbelit-belit, kita akan tahu dari sana" ucap Daffa


"Bagaimana caranya??" tanya semua orang serentak dengan wajah bingung


"Mudah dengan teknologi.


beri aku waktu seminggu dan kalian akan tahu hasilnya" ucap Daffa meyakinkan.


Daffa diam sejak tadi bukan tak perduli, hanya saja ia menyimak dan mencari solusi.


Lilly sudah seperti kakak mereka, sejak di adopsi beberapa tahun lalu mereka akrab, hanya saja Lilly setelah dewasa sedikit menjaga jarak, mungkin karena ia tak mau terlalu tergantung dengan keluarga mereka dan tak mau menambah utang jasa.


Daffa sepenuhnya salut pada saudari angkatnya tersebut.


"Ok masalah Lilly sudah di handle kak Daffa, lalu ini mengenai Bert.


Kak Daffi tolong cari informasi Bert ya" ucap Davina memasang wajah memohon


"Bert? siapa?" tanya Daffi menatap bingung dan meminta penjelasan Shandy


"Yang jelas wanita cantik, ini data Bert" ucap Shandy menyodorkan selembar kertas


"Kalau wanita cantik aku tertarik.


kau tenang saja, aku profesional" ucap Daffi


"Coba lihat" ucap Daffa membaca sekilas kertas di tangannya lalu alisnya berkerut


"Jadi dia namanya Bert? tanya Daffa seolah pada dirinya sendiri


"Kenapa? kau tumben tertarik?" selidik Daffi pada kakak nya


"Pikiranmu...


Tadi malam aku...."


Daffa kenapa ya tadi malam????


Ada yang bisa nebak????


Hari ini author sengaja upload dua chapter agar malam Minggu kalian lebih berwarna xixixi


beberapa chapter lagi kita akan menuju ending ya


pastinya author sangat berterima kasih atas support kalian semua.


mampir juga ke karya author lainya ya, yang pastinya seru( sekalian promo ah hehehe)


Salam sehat untuk kita semua

__ADS_1


Pooh


__ADS_2