
Gabby sepanjang jalan terus merayu, Elly berusaha menyenangkan istrinya, ia hanya ingin mengetes Elly namun jawabannya justru membuat dia takut.
Satu hal yang harus Gabby tanamkan dalam hati.
ia memiliki istri yang tak beda dengan Sebastian, menakutkan!!!!!
Mengapa nasibkan seperti ini???
Apa ini sebuah kutukan berbalut anugrah karena memiliki istri yang cantik dan mandiri???
serta galak?????
Elly terlihat tersenyum penuh kemenangan.
Jika dulu pria itu suka menindas dan membuat dirinya tertekan karena pekerjaan, kini waktu Elly membalik ke adaan, ia harus membuat pria itu merasakan apa yang pernah ia rasakan, pembalasan???
Ya tapi pembalasan manis.
Setelah satu jam perjalanan dari bandara akhirnya mereka tiba di sebuah restoran yang letaknya agak jauh dari pusat kota, Elly mengenali tempat tersebut. restoran itu milik mantan kekasih Elly, Ferdian.
Dengan ragu Elly turun saat suaminya mengulurkan tangan membukakan pintu mobil untuknya.
Elly menatap bangunan penuh artistik di depannya, tak banyak yang berubah, restoran tersebut tetap indah dan ramai.
"Ayo sayang masuk" ajak Gabby menggandeng tangan istrinya dengan mesra, kehangatan tanggan suaminya membuat Elly sedikit tenang, bukan karena ia takut bertemu pria itu, namun ia belum siap.
"Ah sayang aku lupa, aku mau buang air kecil dulu ya, tunggu aku jangan kemana-mana" ucap Gabby seperti memerintahkan anak kecil. Elly hanya bisa mengangguk,
Gabby tersenyum mengelus puncak kepala istrinya lalu ia segera berjalan cepat menuju kamar kecil.
Elly hanya bisa menghela nafas, ia selalu berdoa keputusannya tak salah menikah dengan Gabby.
Elly sedang hanyut dalam lamunannya sampai tiba-tiba tangan kekar seseorang memeluk pinggang rampingnya, dan pria itu bukan suaminya, melainkan seorang pria asing yang memiliki wajah tampan dan terlihat playboy.
"Astaga Darling, ternyata lama di tunggu kau malah berdiri disini, cepat Mereka sudah menanti" ucap pria itu langsung menarik tangan Elly dan melingkarkan tangannya di pinggang ramping Elly
"Tuan, anda salah orang" ucap Elly berusaha mendorong pria itu
"Sayang, jangan kejam padaku oke???
Aku tahu aku keterlaluan, tapi jangan berlagak tak mengenaliku, kau membuat hatiku sakit" ucap Pria tersebut mendramatisir memegangi dadanya, membuat Elly kesal bukan main, menghempas tangan pria itu dengan kencang
"Tolong jaga tangan dan ucapan anda Tuan, saya beneran tidak mengenal kamu" ucap Elly risih
Karena keributan itu membuat mereka berdua menjadi pusat perhatian.
"Saudara-saudara maaf membuat kalian tak nyaman, kekasihku ini sedang merajuk" ucap pria itu mengedipkan sebelah matanya ke arah Elly
"Dasar gila" umpat Elly berjalan keluar
__ADS_1
Namun tangan pria itu menariknya dan kembali memeluk pinggang Elly.
Tubuh pria di depannya lebih tinggi dari Gabby, dari segi wajah pria itu sedikit lebih tampan, namun menurut Elly Gabby lebih tampan dan memiliki kharisma, namun pria ini memiliki pesona penggoda.
Elly merasa frustasi, ia langsung memelintir tangan pria itu dan membantingnya ke tanah.
Pria itu terjatuh telak karena bantingan Elly namun bukanya menyerah pria itu tersenyum lalu tertawa kecil seolah itu lucu.
"Sayang apa kau mau main banting-bantingan????" tanya Oscar mengulum senyum dengan pandangan menggoda, sungguh Elly kesal bukan main, bagaimana ada pria bodoh lainya selain suaminya???
namun tiba-tiba terdengar tepuk tangan dan tawa seseorang
Oscar dan Elly sama-sama menoleh ke sumber suara
"Wow, masih seperti dulu, tangkas dan memukau" ucap seorang pria berwajah latin dengan senyum lebar
"Ferdian" ucap Elly lirih
"Hello sweety, apa yang membawamu ke tempatku yang kecil ini???" tanya pria itu tersenyum genit
"Bukan urusanmu" Dengus Elly kesal dengan bahasa asli penduduk negara itu membuat pria tersebut melongo.
Ia menyadari sesuatu yang janggal, ya wanita itu sejak awal berbahasa Inggris.
"Hahaha, Elly, ku tetap seperti Elly ku yang dulu, galak dan..."
"Gabriel???" ucap Oscar lirih
"Sayang" panggil Elly langsung bersembunyi di balik tubuh suaminya
"Hei, Lilly, kau salah ornag.
dia sahabatku, aku kekasihmu" teriak pria itu yng tak lain adalah Oscar.
ia mengira Elly adalah Lilly.
"Wow, darling apa dia suamimu??" tanya Ferdian menatap tak percaya
Ia menatap Gaby dari ujung kaki hingga kepala.
"Apa anda ada masalah???" tanya Gabby sinis, ia menggenggam tangan Elly yang terasa dingin
"Gabby, my bro, loe udah lupa gue???
Kenapa loe gandeng cewek gue???"tanya Oscar mendekati sahabatnya yang terlihat marah.
"Ada apa ini???" tanya seorang wanita dengan intonasi tinggi, sontak semua mata mengarah padanya.
Oscar dan Ferdian terlihat sangat terkejut, di depan mereka ada dua wanita yang sama persis.
__ADS_1
"Li...Lilly, lalu....." Oscar menunjuk Lilly lalu wanita yang bersembunyi di balik Tubuh Gabby
"Dia istriku, Elliana" ucap Gabby santai dengan posesif memeluk pinggang ramping Elly
"Sayang dia....." Elly terkejut, ia seolah melihat dirinya di cermin, wanita yang baru saja datang sangat mirip dengannya. hanya perbedaanya warna mata mereka berbeda.
"Wow sudah kumpul semua, ayo kita duduk" ucap Shandy yang menghampiri mereka
Oscar lngsung menggandeng istrinya mengikuti Shandy yang berjalan masuk ke dalam private room, diikuti Lilly, sementara Oscar masih terpaku.
beberapa menit kemudian ia langsung berjalan cepat menyusul mereka semua
"Tunggu woiii" teriak Oscar.
Sementara Ferdian melongo di tempatnya tanpa di perduli kan oleh semua orang.
"Akhirnya kau menemukan pelabuhannya Elly, pelabuhan hati yang membuatmu kembali ke tanah airmu. Aku doakan semoga kau bahagia" ucap Ferdian tersenyum tulus lalu berjalan menuju ruangannya.
Ferdian adalah alasan Elly pergi dari negara itu, sejak kepergian Elly ia terus di Bayangi rasa bersalah karena sudah membuat wanita cantik itu terluka, kini ia bisa bernafas lega melihat cinta di mata mantan kekasihnya, Elly sudah menemukan cintanya kembali.
Sementra Private Room
"Yoo apa kabar bro???" sapa Gabby sambil memeluk Shandy
"Alhamdulillah baik, loe apa kabar???" tanya Shandy
"Baik, seperti yang terlihat"
"Oh ya kenalkan istri gue Elliana" ucap Gabby memperkenalkan Elly dengan bangga
"Perkenalkan nama gue Shandy" ucap Shandy mengulurkan tangannya berjabat tangan
"Elliana," ucap Elly
"Jadi dia beneran istri loe??" tanya Oscar tak percaya
"Ya iya lah masa bohong, ya kan sayang???" tanya Gabby mengumbar kemesraan mencium kening Elly.
Elly hany tersenyum malu
"Gue Oscar, " ucap Oscar tersenyum lega ternyata dia bukan Lilly, tapi juga kesal di saat bersamaan, bagaimana sahabatnya itu menikah tanpa mengabari, dan yang membuat mereka terkejut ia menikah dengan Elliana, kembaran Lilly.
"Loe hutang penjelasan sama gue" ucap Oscar menatap tajam sahabatnya.
"Sayang , dia Lilly, saudarimu" ucap Gabby memperkenalkan Lilly
"Lilly" ucap Lilly yang terus memandang Elly
"Elly, Lilly adalah kembaran mu"
__ADS_1