Nikahi Aku Dong Om

Nikahi Aku Dong Om
Kedatangan Jack


__ADS_3

Pagi ini Jack tiba di negara itu, Davina dan Tian menyambut kedatangan Jack di bandara.


melihat cicit majikanya menyambut hati Jack di penuhi rasa bahagia dan malu.


ia merasa sangat tersanjung karena di hargai berfitur penting oleh Davina yang sudah ia anggap keponakanya sendiri


"Uncle Jack, i Miss you" ucap Davina memeluk Jack


"My little princess apa kabar??"


"Baik uncle, kenapa wajah uncle.berseri-seri begitu???" tanya Davina yang melihat Jack yang terlihat lebih muda.


Jack merapihkan cambang dan kumisnya.


lelaki tegap itu terlihat lebih muda sepuluh tahun dari usianya.


kini ia sudah menginjak usia empat puluh tahun, tapi terlihat seperti tiga puluh tahun.


Jack hanya mengedipkan sebelah matanya tanpa menjawab pertanyaan Davina membuat Davina memicingkan sebelah matanya dengan tatapan selidik.


"Hallo bro, Apa kabar???


apa anak nakal ini membuat ulah???" goda Jhon membuat Davina cemberut


"Bukan hanya membuat ulah, tapi membuat suami kena serangan jantung berkali-kali" ucap Tian mengadu membuat Davina memukul punggung suaminya gemas


"Hahaha itulah resiko menikah dengan anak nakal, kau rasakan sendiri" ucap Jack tertawa terkekeh.


Jack datang dengan pesawat pribadi keluarga Benedito. ia membawa sepuluh orang ikut serta, serta serta satu orang wanita yang belum pernah Davina lihat


"Ah iya kenalkan dia Samantha," ucap Jack terlihat salah tingkah


"Hai Sam, aku Davina keponakan uncle Jack.


dan ini suamiku.


"Hai Jack sering membicarakan mu",


Davina melirik Jack yang tersenyum canggung.


Davina yakin pasti ada sesuatu.


dari penampilan Jack yang berubah dan....


"Sam, apa kau kekasih uncle Jack???"tanya Davina tiba-tiba membuat Samantha merona merah sementara Jack terbatuk-batuk


"Hahaha aku senang kau berhasil menaklukan dia.


Ayo kita pulang dan ceritakan semua" ucap Davina menggandeng Samantha dengan semangat


Sesampainya di hotel, mereka langsung menuju restoran setelah cek in dan memesan makanan sambil bercerita.


Berto yang melihat hal baru di depannya hanya diam dan menyimpulkan sesuatu, layar belakang majikan barunya tidak biasa.


Bahkan pria yang mereka jemput menaiki jet pribadinya dan terlihat sangat kaya, tapi pria itu bawahannya???


Lalu sekaya apa Davina????


Mengapa terlihat biasa saja dan sederhana????


Beribu pertanyaan melintas di kepala Berto.


Jika di bandingkan dengan Bernard, kekayaannya tak sebanding dengan pria di depannya,


"Berto sini ku kenalkan dengan uncle Jack, maaf aku sampai lupa"


"Uncle ini Berto bodyguard ku, dia ahli senjata rahasia dan strategi"


"Hallo" ucap Jack menilai Berto dari ujung kaki sampai kepala


"Berapa banyak beladiri yang kau kuasai sampai kau menjadi Bodyguard nona muda kami?" tanya Jack dengan wajah serius


"Saya hanya bisa taekwondo" ucap Berto menunduk


"God, Davina...


Kakek buyut mu akan membunuhku kalau tahu pengawal mu selemah ini" ucap Jack memakai bahasa spanyol


"Jangan katakan apapun pada kakek buyut atau aku akan marah dengan uncle" ancam davina


"Apa keluarga dia yang harus aku lindungi????" tanya Jack lagi


"Iya mereka dalam bahaya"


"Besok anak buahku akan membawa mereka ke vila milik kakekmu di Spanyol" ucap Jack lirih


"Kenapa anak buah??? Apa uncle dan Sam mau ngedate??? ledek Davina sambil melirik Sam


"Anak kecil aku kesini untuk melindungi mu.


by the way Sam adalah orang kakek buyut mu juga.


Dia jago menyamar"


"Uhm kenapa kakek tua itu selalu ikut campur" gerutu Davina membuat Jack tertawa lepas, sementara Sam tersenyum canggung dengan gerutu Davina.

__ADS_1


ya hanya Davina yang berani melawan Angelo.


"Sampaikan terima kasihku pada kakek buyut, beliau memang yang terbaik" ucap Tian tersenyum senang


"Itu karena beliau khawatir kau tak kompeten" gerutu Jack langsung menendang titik sensitif Tian terdalam


"Hahahhaa, mamam" ucap Davina puas melihat senyum Tian hilang berganti wajah pias dan kesal


"Dasar kakek tua menyebalkan, aku bisa melindungi istriku,," Dengus Tian kesal


Davina lalu menceritakan bagaimana bisa Berto bergabung dengan organisasinya.


terlihat Jack mendengarkan dengan seksama.


Jack adlah pria dengan segudang pengalaman dan bisa menilai semuanya dari kacamata seseorang


"Aku hanya ingin memberitahumu bung.


jangan pernah mengkhianati Davina.


karena duniamu akan hancur saat itu terjadi.


tapi welcome.


Aku juga senang kau mau bertanggung jawab atas perbuatannya" ucap Jack berjabat tangan.


Kemarin Davina dan suaminya serta Lilly sudah menemui Bernard.


mereka sudah menceritakan yang sebenarnya.


Bernard sampai shock dan Lilly haru s melakukan tindakan medis agar jantung papanya tidak berhenti.


Bernard amat menyesali keputusannya menikah.


ternyata ia membawa binatang berbisa masuk ke dalam kedipannya.


Patricia sudah di amankan.


akhirnya lilly setuju Davina menyamar menjadi Elly dan sementara itu Lilly menyamar menjadi Patricia.


karena akan mengundang kecurigaan jika Pat tahu-tahu menghilang.


Davina mengajak Jack berjalan-jalan sambil membicarakan rencana mereka.


tentu saja Samantha ikut juga dengan mereka.


Walau Davina tak tahu apa hubungan mereka tapi melihat perhatian Jack, Davina yakin jika mereka sepasang kekasih.


hanya saja mereka berusaha menyembunyikan dari Davina.


Serapat apapun, Tak ada yang bisa menyembunyikan sesuatu dari Davina.


yang jelas setelah semua urusan di negara ini selesai.


Sementara di tempat lain


Disebuah kamar presiden suit hotel


terlihat dua orang sedang memadu kasih


nafas mereka terengah-engah saling bersahutan hingga akhirnya erangan panjang dari keduanya menandakan pencapaian mereka.


Keduanya tergeletak dengan nafas tersengal-sengal dan senyum lebar


"Baby kau selalu memuaskan aku"


"Kau juga selalu membuatku ketagihan.


**** dia terbangun lagi" maki si pria dengan seringai lebar, langsung menghujani wanita tersebut dengan ciuman bringas hingga wanita tersebut kembali terbakar gairah dan mereka melakukanya lagi.


bahkan lebih bersemangat.


suara benturan bercampur keringat membuat bunyi nyaring memenuhi ruangan di sertai ******* dari keduanya, hingga setelah dua puluh menit kemudian sang wanita berteriak kecil lalu di ikuti erangan panjang.


keduanya mencapai pencapaian lagi.


"Bagaimana??? apa kau puas baby???" tanya si pria mencium wajah wanita yang terlihat kelelahan di sampingnya


"Puas, sangat puas. aku suka punyamu sayang.


itu terasa penuh dan...."


"Mau kita ulang lagi???"


"Ah tidak, sore ini aku harus kembali cepat. Tua Bangka itu akan menjalani terapi.


aku sudah berjanji akan menemaninya, walau aku lebih suka bersamamu seharian" ucap wanita itu genit


"Jangan memancingku sayang, aku bisa on fire kapanpun" ucap pria itu yang di balas tawa genit wanita itu.


Tiba-tiba ponsel.berdering, pria itu meraih ponselnya dengan malas.


Terlihat sekertaris nya menelpon.


ia mendengus kesal dan mengangkat panggilan tersebut

__ADS_1


"Apa kau tuli??? sudah ku katakan jangan menelpon ku jika tak penting!!!" teriak Denis sebelum sekretarisnya menjelaskan maksud ia menelpon


"Anu Tuan Denis. ada audit di kantor.


Tian Albert memerintahkan tema audit mengaudit seluruh divisi tak terkecuali divisi kita"


"Apaaaaaa???" teriak Denis langsung terduduk dengan wajah terkejut bukan main


"Saya harus bagaimana???"


"Amankan yang bis kau amankan, selebihnya serahkan padaku"ucap Denis langsung memutuskan panggilan teleponnya


"Gawat, gawat, audit dadakan.


Tua Bangka sialan itu mencari perkara" maki Denis


"Siapa??? apa maksudmu???" tanya wanita yang bernama.denis yang tak lain adalah Dona.


"Albert, membawa team audit mengaudit seluruh divisi tak terkecuali divisi ku"


"Sialan, seharusnya kau singkirkan dia sejak lama"


"Baby biasanya dia tak bertingkah, pasti ada sesuatu yang menggerakkannya"


"Bernard?????" tebak Dona


"Tidak mungkin, pria itu tidak akan mencurigai kita"


"Aku harus pergi" ucap Denis segera memakai pakaiNya lalu pergi


Sementara Dona masih terbengong, berfikir mengapa Albert yang biasanya tenang kini mengambil tindakan???


Apa pria tua itu tahu rencana mereka??? atau ada orang lain yang memintanya???


Dona mau tak mau bangkit dan memakai pakaiannya, ia harus berpura-pura tak tahu dan kembali ke mansion, bersikap sebagai istri yang penyayang dan patuh.


Dona menghubungi orangnya agar membantu Denis menyingkirkan bukti penggelapan dana sebisa mungkin. setelah itu ia meminta supir keluarga Bernard mengantarnya kembali ke mansion.


Hai semuanya


author mau promo hehehe


author belajar nulis genre horor.


kali ini cerpen horor yang diambil dari kisah nyata


yang terjadi di sebuah daerah dekat rumah author.


tentu saja nama di Samarkan dan beberapa kejadian ada yang di hilangkan dan di tambahkan.


yuk mampir dan tinggalkan komen kalian


terima kasih



Di sebuah kamar bercat putih kusam nampak beberapa orang sedang berkerumun di sekitar ranjang besar dimana terdapat sesosok tubuh wanita paruh baya yang berteriak dan menangis.


Rintihannya membuat siapapun tak tega dan berlinang air mata.


sementara di sekitar spray yang awalnya berwarna putih, kini sudah penuh dengan bercak darah, bahkan banyak yang di pakai wanita itu cuma tak luput dari cipratan darah what yang keluar dari mulut wanit paruh baya itu.


Wanita yang malang itu bernama Siti, seorang wanita paruh baya berusia menjelang tujuh puluh tahun. tubuhnya yang dulunya berisi kini hanya tinggal kulit dan tulang di sertai luka yang mengerikan pada kulit tubuh wanita itu.


Lukanya mengeluarkan bau amis dan busuk luar biasa dengan nanah bercampur darah yang menetes di spray itu.


Kamar itu di penuhi anak serta suaminya yang terlihat sangat khawatir dengan mata sembab karena kebanyakan menangis


Sementara suasana di luar rumah tan kalah ramai.


banyak para tetangga yang berkumpul karena tak tega dan iba melihat penderitaan Siti.


mereka berkumpul di luar rumah, melakukan pembacaan Al-Quran secara bersama-sama.


Kondisi ini sudah berlangsung dua bulan yang lalu, namun belakangan ini kondisi Siti makin memprihatinkan.


Pak Kurdi suami wanita itu hanya bisa meneteskan air mata tanpa sadar, wajahnya murah dan terlihat sedih,.begitu pula anak-anak serta menantu laki-lakinya memegangi tangan dan kaki Siti karena wanita itu seperti orang gila memberontak, berteriak dan melukai diri sendiri.


"Lepaskan, kalian akan ku bunuh, lepaskaaaaaaaaannnn


Gataaaalllll aaaa gatal, aku mau menggaruk" teriak Siti


namun suaranya Siti seperti bukan dirinya, parau dengan sorot mata nyalang dan menakutkan.


Itu seperti bukan ibu mereka tapi ada sesuatu yang menguasainya.


Hal itu terulang setiap adzan maghrib berkumandang sampai menjelang subuh Siti baru bisa tenang dan tertidur.


terkadang bisa diajak komunikasi saat siang hari.


"Keluar dari tubuh wanita itu" ucap seorang pria paruh baya bersorban putih sambil melafalkan ayat suci Al-Quran.


Pria itu bernama.Abdullah


"Aku tak akan keluar sebelum wanita ini mati" jawab Siti, tepatnya jin kafir yang di kirim untuk mencelakai Situ

__ADS_1


"Apa salah wanita ini?? kau jin sesat" ucap pria itu terus melafalkan ayat-ayat suci Al-Qur'an


"Aaaaaa panassss kau sialan, aku akan datang lagi untuk mengambil nyawa wanita sombong ini" teriak wanita malang itu lalu tak sadarkan diri.


__ADS_2