Nikahi Aku Dong Om

Nikahi Aku Dong Om
Membully Oscar


__ADS_3

"Elly, Lilly adalah kembaran mu" ucap Gabby pada istrinya.


Elly menetap suaminya, matanya berkaca-kaca.


Lalu ia maju dan memeluk Lilly


keduanya menangis bahagia.


mereka tak pernah mengira jika mereka terlahir kembar, Bernard pasti akan sangat bahagia saat mengetahui jika ia memiliki dua putri.


"Ba..bagaimana kabarmu??" tanya Elly melepas pelukannya. Mata Lilly yang berwarna abu-abu membuat Elly seolah melihat mamanya, ya mata Lilly seperti mata mendiang mamanya


"Aku, ... aku baik dan bahagia" ucap Lilly kembali memeluk saudarinya


"Apa kau hidup dengan baik, ah Lilly aku sangat senang" ucap Elly tak bisa menutupi bahagianya


"Aku juga senang, aku mengira...


aku sebatang kara" ucap Lilly menitikkan air mata bahagia.


saat di perjalanan hasil test DNA keluar, disana tertulis kecocokan DNA antara mereka bertiga, Bernard, Elly dan Lilly.


"Kau tidak sendiri, kau memiliki aku dan papa" ucap Elly memeluk Lilly.


semua orang terhanyut dalam haru, melihat pertemuan dua gadis yang terpisahkan oleh takdir.


"Biarkan mereka melepas kerinduan dan bahagia mereka" ucap Gabby .


Lalu ketiga pria tersebut memilih duduk agak menjauh dari Lilly dan Elly


"Jadi bagaimana apa mereka beneran saudari kembar?"


"Ya, ini test DNA nya. aku akan menceritakan kronologis singkatnya" ucap Shandy


Shandy mulai menceritakan secara garis besar.


"Saat Elly dan Lilly lahir, Lilly di bawa pergi oleh seorang asisten wanita yng bekerja di sisi nyonya Maria., semua itu demi menyelamatkan nyawa Lilly karena Lilly akan di bunuh oleh seseorang.


Maria lari membawa Elliana sementara asisten wanita itu lari membawa Lilly.


Sesampainya di Indonesia wanita bersembunyi berhasil di temukan. mereka di kejar dan akhirnya tabrakan tepat di depan sebuah panti asuhan.


Wanita tersebut memberikan nama palsu, ia menggunakan nama asli dari ibu kandung Lilly namun nama ayah Lilly ia pakai nama suaminya.


akhirnya Lilly di rawat di panti tersebut.


adapun Elliana bisa selamat karena Bernard berhasil menemukan istrinya dengan bayi mungil di tangannya saat melarikan diri."


"Siapa yang merencanakan pembunuhan kami??" tanya Lilly yang berjalan mendekat bersama Elly.


Elly yang tak mengerti bahasa mereka hanya diam


"Kami masih mendalami, tapi sepertinya mereka orang yang dekat dengan keluarga kalian" ucap Shandy menyimpulkan.


Elly mendekati suaminya dan Gabby menterjemahkan percakapan mereka.


"Aku mencurigai seseorang" ucap Elly lirih menatap lurus ke depan


"Apa kau punya bukti sayang???" tanya Gabby menatap istrinya, Elly hanya menggeleng pelan.


"Baiklah karena kalian sudah bertemu, sebaiknya kita makan dulu.


Maaf aku salah orang, aku pikir kau my baby" ucap Oscar dengan bahasa Jerman yang fasih

__ADS_1


"Aku gak mau maafin" ucap Gabby langsung memeluk Elly dengan posesif


"Big bro, sejak kapan saudari kembar baby gue jadi istri loe???, awas jauh-jauh" ucap Oscar mencoba menjauhkan Gabby.


Oscar mendorong Gabby dan duduk diantara Gabby dan Elly membuat Shandy hanya menggeleng


"Dasar perusuh, mulai deh" gumam Shandy pelan


"Bosan hidup, gue masih kesel loe peluk istri gue dodol" ucap Gabby kesal mendorong sahabatnya menjauh dari Elly.


"Os, sebaiknya kau duduk yang benar" ucap Lilly pelan tapi dalam. Oscar langsung bangkit dan duduk di sebelah Lilly dengan patuh.


Ia ingin membantah, tapi lirikan Lilly maut, ia tahu pujaan hatinya marah.


Oscar memilih menurut saja


"Jadi...


Dia beneran istri loe????" tany Oscar tak percaya


Gabby memasang wajah sombong, ia menempelkan kepalanya di bahu Elly.


Elly merasa risih dan malu oleh kelakuan suaminya


"Kenapa ngiri ya???" ledek Gabby seperti anak kecil yang pamer


"Biasa aja, lagian dia pasti terpaksa menikahinya" ucap Oscar tak mau mengakui jika ia saat ini sangat kesal dan iri


Ia kesal karena hanya dia yang belum menikah.


hubungannya dengan Lilly juga belum ada kemajuan, ya walau Lilly sudah mau di antar atau di jemput namun sikapnya tetap galak pada Oscar.


Oscar frustasi.


Oscar di buat keki.


Ia kalah dari Gabby !!!


"Dasar laki-laki bodoh" ucap Lilly menepuk dahinya sendiri


Elly menatap Lilly seolah meminta penjelasan, hanya dia yang tak mengerti percakapan mereka.


Lilly tersenyum mengerti, ia menghampiri saudarinya dan membisikan sesuatu


"Heh, jangan mempengaruhi istriku yang lugu" teriak Gabby yang melihat Elly melotot ke arahnya setelah mendengar bisikan Lilly


"Apa dia suamimu???" tanya Oscar masih tak terima


"Ya, suami yang aneh" ucap Elly membuat semua orang tertawa.


"Sayang.....


Aku aneh karena mu, kau penyebabnya" ucap Gabby membuat wajah Elly memerah karena malu.


"Beneran??? astaga bocah nakal, kenapa loe ngelangkahin gue???


Seharusnya gue dulu yang kawin, sial" gerutu Oscar membuat Shandy tertawa terbahak-bahak sementara Lilly bermuka masam


"Dasar pria gila" ucap Lilly lirih


"Salah sendiri gak kawin-kawin" ledek Gabby sengaja mencium pipi istrinya


"Kau tak tahu malu" ucap Elly bangkit memilih duduk di samping saudarinya

__ADS_1


"Baby, ayo kita nikah, kita kalah start dari Gabby" ucap Oscar dengan wajah sedih menatap wanita yang belakangan ini ia kejar


"Siapa yang mau menikah denganmu" ucap Lilly sengit membuat semua orang tertawa, tak terkecuali Elly.


Ia sampai mengacungi jari jempol pada saudari kembarnya.


Lilly sengaja memakai bahasa Inggris sehingga Elly mengerti


"Lihat, saudariku pun tak setuju denganmu.


Bagaimana aku bisa mau menikah denganmu" ucap Lilly tertawa senang melihat reaksi Elly.


hanya dalam hitungan menit kedua gadis kembar tersebut langsung kompak.


Gabby tertawa senang mendengarnya.


"Sungguh malang nasibku bro.


Sepertinya kau akan menua tanpa menikah.


Itu karma mu" ucap Shandy membuat semua orang tertawa di atas penderitaan Oscar


"Kalian membully ku" gerutu Oscar kesal


"Sis, aku rasa kekasihmu agak-agak" ucap Elly memutar tangannya di samping kepala


"Sis, aku rasa kekasihmu sedikit...." Elly menaruh hati telunjuknya didepan kening


"Dia menang Gila" ucap Lilly tanpa berfikir panjang membuat Oscar merajuk mendekati Lilly dengan wajah tertindas


"Klian bersekongkol membully ku" ucap Oscar sebal.


Ia lalu mengambil ponselnya dan menghubungi Sebastian


"Mau apa kau menelpon ku???" bentak Sebastian di ujung telepon


"Astaga bro, kenapa kau galak sekali" ucap Oscar menjauhkan telinganya dari ponselnya.


Ia langsung mengganti panggilan telepon menjadi video call.


"Aku sibuk, mau apa kau video call segala??" Dengus Sebastian tanpa menerima panggilan video call Oscar.


"Kau harus tahu, Gabby menikah!!!!"


"Apaaaa???" Sebastian langsung menerima panggilan video call dari Oscar


"Anak asem kenapa gak kasih kabar kalau dia menikah, mana dia apa masih menganggap ku saudara??" teriak Sebatsian yang ternyata sedang memakai bandana lucu dan wajahnya sedang memakai masker wajah.


sontak semua orang tertawa terbahak-bahak, tak terkecuali Elly, walau ia tak mengerti apa yang di ucapkan Tian, namun penampilan Tian sungguh imut.


Di depan Tian ada seorang gadis kecil yang memakai bandana kelinci sama dengan papanya, merengut kesal


dan di samping Tian dengan bandana yang sama Davina sedang memakai masker dan ada dua buah timun di matanya yang terpejam


"Om bule, kau merusak masker papaku!!!" teriak gadis kecil yang tak lain adalah Cleo


Happy weekend semua....


semoga kita selalu sehat dan bisa berkumpul dengan keluarga tercinta ya...


dua chapter untuk hari ini, menemani hari libur kalian, semoga kalian suka


pooh

__ADS_1


__ADS_2