Nikahi Aku Dong Om

Nikahi Aku Dong Om
Cleo Kecewa


__ADS_3

Kedua pasutri baru tersebut masih tergeletak sambil berpelukan setelah pelepasan dahsyat mereka.


Sebastian mencium kening istrinya dan kembali ******* mesra bibir ranum Davina yang kini agak sedikit bengkak karena perbuatannya.


Hingga suara teriakan Cleo mengejutkan keduanya, pasalnya suara tersebut berasal dari pintu penghubung antara kamar mereka dan Cleo.


Dahulu Tian membobol kamarnya untuk terhubung dengan kamar Cleo agar dia bisa memantau putri semata wayangnya yang masih balita, hingga Cleo sebesar ini ,Tian masih belum merubah konsep kamarnya karena waktu itu status Tian masih single dan ia sudah terbiasa pulang kerja langsung menuju kamar Cleo hanya untuk melihatnya tidur saat ia pulang larut malam dan Cleo sudah tidur.


Kini...., itu terasa tak nyaman baik baginya maupun Davina karena kini mereka di sana, sehingga Sebastian kini mengunci pintu penghubung itu dan hanya membukanya jika Cleo mengetuknya, itu pun belum pernah terjadi.


Anaknya itu ternyata memahami etika dan privasi orangtuanya.


Tian belum sempat merenovasi kamar tersebut.


Ia memang berencana merubah kamarnya dan menambahkan kedap suara demi kenyamanan ia dan Davina. Tak bisa di pungkiri jika Tian dan Davina sering mengeluarkan suara aneh saat bersegama.


"Sayang, Cleo kenapa itu??" tanya Tian melepas pangutan bibirnya


"Aku akan memeriksanya, kamu bersihkan dirimu lalu mandi"


"Biar aku aja sayang, kamu pasti lelah sehabis aku garap sawahnya" ucap Tian dengan senyum menggoda


"Tapi kamu kan lagi sakit, biar aku saja, cepat masuk ke kamar mandi, aku gak mau Putri kita melihat papanya yang bugil begitu" ucap Davina membuat Tian terkekeh dan dengan santai berjalan ke kamar mandi tanpa sehelai benang pun.


Suaminya itu seolah tak tahu malu, tapi Davina sudah beberapa bulan menikah melihat Tian seperti itu masih merasa malu dan wajahnya akan memerah.


Setelah Tian masuk ke dalam kamar mandi dan terdengar suara shower, Davina segera menuju pintu penghubung kamar nya dengan cleo


Cekreeeekkk


"Sayang, kenapa kamu di kamar???, tadi kamu manggil mama ya??" tanya Davina melihat putrinya sedang duduk di pinggir ranjang


"Enggak kok ma, itu Cleo lagi nunggu mama Marsha, katanya perutnya sakit" ucap Cleo dengan mimik muka terlihat canggung


Davina menoleh ke arah kamar mandi dan merasa ada yang aneh, Cleo bukan anak pembohong, walau ia sedikit bawel dan jutek.


Tapi melihat senyum canggung Cleo Davina merasa ada yang aneh.


"Apa kepalamu sakit sayang" tanya Davina mengelus puncak kepala putrinya


"Enggak kok ma, Cleo baik-baik aja" ucap Cleo tersenyum lebar


"Nanti kita ke dokter ya, jadi jangan cape-cape.


Om Sean sudah mama minta untuk datang memeriksanya, mungkin sekitar seminggu lagi dia sampai tanah air"


"Bukanya om Sean ada operasi di negara nya ma???"

__ADS_1


"Iya, tapi dia akan datang untuk keponakanya yang cantik ini" ucap Davina menangkup wajah Cleo dengan penuh kasih sayang


"Aku suka om Sean ma, dia teman kuliah mama ya??"


"Bukan sayang, dia kenalan dosen mama, kebetulan mama pernah ada kerjasama sama beliau" ucap Davina


"Om Sean ganteng ya ma, Cleo kalau besar mau punya pacar dokter ganteng seperti om Sean" ucap Cleo bersemangat


"Hahaha kau memang putriku, seleranya bagus" ucap Davina tertawa kecil di iringi senyum lebar Davina.


"Mama mau buat cemilan, kamu mau di buatkan apa sayang??"


"Uhmm, soes maker ma, tapi isinya daging asap sama daging giling ma"ucap Cleo menahan salivanya membayangkan perpaduan gurihnya daging dan cake


"As you wish babe" ucap Davina menoel hidung Cleo


"Thank you mommy ku yang cantik dan pinter" ucap Cleo menghadiahkan Davina sebuah kecupan


"Mama juga akan buatkan puding caramel, mereka cocok di makan bersamaan"


"Yeaaayyy, mama ia the best deh" puji Cleo penuh antusias.


Kedua ibu dan anak itu tak menyadari tatapan kebencian yang berasal dari arah kamar mandi.


Ya Marsha merasa sangat kesal putrinya itu dekat dengan davina dan memujinya, sedang dengan dirinya Cleo seolah menjaga jarak.


"Mama mau mandi dulu ya sayang, badan mama lengket"


"Oh ini tadi di gigit semut, mama mandi dulu ya" ucap Davina langsung kabur sebelum Cleo bertanya lagi, bisa berabe anak itu sangat kritis sehingga akan bertanya dan bertanya lagi


"Oh kamu, kenapa pakai kamar mandi putriku, di bawah kan ada kamar mandi khusus asisten rumah tangga atau di kamar tamu???"


"Dia putriku" ucap Marsha menekan emosinya


"Dalam hukum dia putriku dan aku nyonya rumah ini, aku harap kau tak lupa posisimu" ucap Davina setengah berbisik lalu berjalan menuju kamarnya dan menguncinya.


#Flash Back


"Mama.......


mama ngapain disana???" Cleo menatap heran Marsha yang pakaiannya berantakan, bahkan Cleo bisa melihat payudara mamanya yang menyembul keluar dari balik penutupnya


"Ah ini mama kegerahan jadi mama buka baju" ucap Marsha sambil merapihkan pakaiannya di bawah tatapan menyelidik putri kandungnya.


Ia masih mengatur nafas yang masih menderu akibat pencapaiannya tadi.


Dan kakinya terasa keram akibat tadi ia berdiri lama sambil melakukan solo karir dengan posisi kepala menempel pada daun pintu menguping penghuni di kamar sebelah

__ADS_1


"Kaki mama kenapa?" tanya Cleo yang melihat Marsha bergetar sambil mengernyitkan alisnya


"Mama keram sayang" ucap Marsha lirih


"Mama kegerahan sampai buka ****** *****?" tanya Cleo menatap seonggok pakaian dalam yang tergeletak di lantai


Marsha gelagapan, ia segera meraih pakaian dalamnya dan tersenyum canggung.


Ia terciduk dengan sangat parah oleh putrinya sendiri.


Ini karena dia tidak bisa mengontrol nafsunya.


Sudah satu tahun ia tidak menyalurkan hasratnya karena suaminya ,Andy kecelakaan dan tak bisa menunaikan tugasnya sebagai suami.


Itulah alasan Marsha meninggalkannya.


Ditambah berita dari sahabatnya yang mengabarkan jika Mantan suaminya menikah lagi, Awalnya Marsha hanya ingin melihat, namun ternyata ia penasaran dan terkejut karena kekayaan Tian berkali-kali lipat di banding Andy.


Tanpa sengaja pula putri yang ia tinggalkan kecelakaan, sehingga ia di paksa mendonorkan darahnya walau ia tak mau,


"Anu sayang, mama lupa tadi Habsi pipis sepertinya terjatuh" ucap Marsa canggung


"Cleo sayang" panggil Davina di balik pintu


"Itu mama tiri mu, mama mau ke toilet, kalau dia bertanya bilang mama lagi buang air besar" ucap Marsha langsung kabur kemar mandi, ia melupakan rasa sakit karena kram kakinya.


#Flash Back off


"Kamu gak bilang apa-apa kan sama mama tiri mu?" tanya Marsha khawatir


"Enggak kok ma, aku cuma bilang mama sakit perut"


"Anak pintar, kau memang anakku" ucap Marsha tersenyum licik


"Ma, jadi gak temenin aku main boneka??" tanya Cleo menagih janji Marsha


"Mama mau pulang cape, besok mama datang lagi, bye sayang" ucap Marsha tak menghiraukan wajah kecewa Cleo, ia langsung meninggalkan kamar Cleo secepatnya


"Mama Marsha sebenarnya sayang aku gak sih???


Kenapa kayanya dia...


Ah enggak, aku gak boleh berfikiran buruk.


Dia mama kandungku, sementara mama Davina mama tiriku, tentu saja dia perhatian padaku karena dia istri papaku dan harus bersikap baik padaku demi papa" gumam Cleo dengan wajah murung menuju ke lantai bawah.


Cleo masih berharap bisa menemukan sosok Marsha di sana, namun kenyataannya Marsha memang sudah meninggalkan rumah tersebut.

__ADS_1


Cleo menatap sedih bonekanya, ia tak berselera main lagi, Cleo berjalan menuju kolam renang dan duduk di pinggir kolam renang, menaikan kakinya dan menyiratkan air kolam dengan tangannya, pandanganya jauh menerawang.


Cleo kecewa.


__ADS_2