Nikahi Aku Dong Om

Nikahi Aku Dong Om
Mengunjungi Dona


__ADS_3

Lilly menjemput adiknya di bandara, hari ini Elly kembali ke negara tersebut.


Namun kedatanganya kali ini tak sendiri.


Ia bersama suami dan juga mertua serta nenek dari suaminya.


Kedatangan mereka untuk bersilaturahmi sekaligus menggelar resepsi kedua untuk Elly.


karena waktu di negara Gabriel mereka mengadakan resepsi tengah malam dan dadakan, banyak para kolega yang tak di undang.


Namun kali ini mereka akan menggelar pernikahan Akbar di mana mereka akan mengguncang kolega mereka dari berbagai negara.


Bernard sudah sembuh sepenuhnya.


Ia sudah bisa berjalan tanpa bantuan tongkat, bahkan ia terlihat lebih sehat dan energik.


Davina memberikan Bernard vitamin super yang baru di kembangkan ya, serta cream anti aging nya yang super, sehingga wajah tua Bernard kini terlihat lebih sehat dan sehat.


Sementara mengenai Dona, Bernard sudah melayangkan surat cerai sejak ia mengetahui perselingkuhan Dona.


Dengan bukti kuat maka perceraian mereka berjalan dengan lancar walaupun Dona tak mau di ceraikan, proses perceraian akan tetap berjalan sesuai prosedur.


Kini Dona sendirian tanpa ada pendukung.


Terlebih saat ia di bawa ke rumah sakit saat penggerebekan di kapal ia terdeteksi memiliki penyakit mematikan.


kanker servik stadium lanjut dimana sel kankernya aktif. Dokter memperkirakan jika usia Dona tak lebih dari enam bulan.


itupun jika ia mengkonsumsi obat secara rutin.


Dona di dera frustasi, ia ingin. mengakhiri hidupnya seperti Nicholas, namun sayangnya di penjara tersebut Bernard menyewa seorang tahanan yang memastikan Dona tidak melakukan percobaan bunuh diri.


Bernard sedih melihat akhir hidup mantan istrinya, namun juga jijik mengingat penyakit yang Dona derita karena bebas berhubungan dengan banyak pria, termasuk Nicholas yang tertular penyakit kelamin dari Dona. Bernard ingin memastikan Dona menerima karma dari perbuatan jahatnya dan sikapnya yang tak setia.


Setiap kali Dona ingin bunuh diri, maka setiap kali itu juga gagal


Ia dalam pengawasan ketat.


bahkan kamar nya di lengkapi CCTV khusus yang di minta Bernard


Dona menangis darah merasakan penderitaannya, penyakit kanker yang terus menggerogoti tubuhnya, belum lagi saat tidak dalam sel nya, ia selalu di bully.


Dona merasakan sakit luar bisa baik dari fisiknya maupun dari penyakit yang ia derita.


Rasanya kematian lebih baik daripada hidup penuh penderitaan.


Semua penghuni lapas tahu jika ia adalah salah satu dalang kericuhan Nasional, sehingga walaupun mereka seornag yang memiliki catatan kriminal, namun jiwa nasionalisme mereka tinggi.


Mereka menusukkan rokok panas di tangan, wajah, kaki, bahkan badan Dona.


Mereka kerap menendang Dona sampai cidera parah tulang Dona kambuh.

__ADS_1


Sudah merasakan sakit dari kankernya, tubuhnya juga terasa sakit karena luka penganiayaan


Sayangnya tak seorang pun perduli


mereka sangat membenci Dona.


Sementara di lapas tempat Denis di tahan, keadaan tak jauh beda.


Bahkan Denis merasakannya lebih parah dari kematian


Ia sampai harus minum dari air kloset.


Seorang penjahat yang berkuasa di lapas itu terus menindas ya.


Denis tak bisa lagi berjalan.


Ia mengalami patah tulang di beberapa bagian.


Kasihan??? tidak ada seorangpun yang merasa iba dan kasihan, tak beda dengan Dona, bahkan petugas lapas hanya menghentikan mereka saat terlihat Dona maupun Denis sekarat.


Lalu membawanya berobat dan menyiksanya lagi


seolah penderitaan Denis tak boleh berakhir.


ia harus terus hidup agar merasakan kerasnya hidup sebenarnya.


Sementara di kediaman Bernard


Ia sudah bisa berjalan kembali.


Semua berkat Davina yang mengirim Dokter hebat ke negara Gabby untuk merawat Elly hingga pulih seperti sedia kala.


Elly berjalan sambil menggandeng tangan saudarinya.


kini mereka terlihat kembar dengan kecantikan masing-masing.


Lilly juga kini tak perlu menutupi warna matanya, ia tak pernah menyangka akan memiliki kelurganya sendiri


walau ia tak pernah kekurangan perhatian dan kasih ayang dari keluarga besar Davina, tetap saja ia merasa berhutang budi dan sedikit tertekan.


Davina sangat senang melihat Elly dan keluarga nya berkumpul.


Setelah resepsi Elly, Davina,Daffa, Daffi, dan Bert akan pulang ke Indonesia.


Urusan mereka sudah selesai di negara ini.


Namun Shandy tetap tinggal bersama Rose karena mereka masih perlu menemukan anak dan keluarga jendral


Davina sudah berjanji pada sang jendral bahwa ia akan menemukan informasi keberadaan anak dan istrinya, sesulit apapun.


Davina tersenyum lebar, balas dendamnya sudah terbalas pada Dona, namun ia masih merasa sedih.

__ADS_1


Kehilangan anak dalam kandungan nya adalah pukulan terberat dalam hidupnya dan itu tak akan kembali, walau kini ia sudah mengandung kembali, tapi rasa kehilangan itu tetap terasa.


Sebelum nya Davina sudah mengunjungi Dona.


ia harus mengatakan sesuatu pada Dona sebelum ia kembali ke tanah air.


Flash Back


Davina sudah menunggu di ruang jenguk tahanan wanita, ia memakai kacamata hitam dan topi lebar.


Pagi ini ia meminta suaminya mengizinkan ia bertemu dengan Dona, Sebatsian Engan berat hati mengizinkan dengan syarat ia harus ikut.


Namun Jack tak terima, ia merasa harus ikut juga dengan alasan keamanan


Rencana pertemuan ini sudah Davina sampaikan baik pada para anggotanya maupun pada Bernard dan Lilly secara pribadi.


Davina tak mau maksud kedatanganya nanti di salah artikan oleh mereka


Di sinilah Davina kini, dia sebuah ruangan pengap dengan penjagaan ketat.


di beberapa meja terdapat tahanan yang mendapat kunjungan dari keluarganya juga.


ini pertama kalinya Davina berkunjung.


namun pihak lapas yang mengetahui kedatangan davina, seornag tamu terhormat memberikan sebuah ruangan khusus untuk bisa bertemu dengan Dona dan bisa berbicara leluasa.


Davina hanya pasrah di ikuti dua pria itu, satu suaminya Dan satu lagi adalah pengawal pribadi kakek buyutnya yang sudah seperti om nya sendiri.


Dona keluar dengan wajah penuh luka dan juga kurus pucat dengan jalan tertatih-tatih.


Davina yang awalanya ingin memakinya urung.


Ia merasa kasihan juga.


bagaimanapun Bernard sudah mengatur orang agar Dona tak bunuh diri, sebagai hukuman untuk Dona.


"Mau apa kau menemui ku??" tanya Dona menatap penuh kebencian pada Davina, Sebatsian dan juga pria di sebelah Davina.


Dona bisa menebak jika pria itu adalah bodyguard Davina dari gestur tubuhnya.


Ia tak pernah menyangka jika istri Sebastian adalah wanita yang sangat berkuasa dan terhormat.


Bahkan ia dengan secara tak sengaja bahwa Davina juga yang membantu penaklukan benteng milik Denis dan penangkapan dirinya.


Masih ia ingat wanita yang mirip dengan Elly yang menyiksanya dan wanita itu langsung patuh dengan Wanita di depannya ini.


Dona sangat yakin bahwa istri Sebatsian ini bukan wanita sembarangan.


Ia menyesal sudah menyinggungnya.


Harusnya ia tak pernah punya niat membunuh Cleo yang berujung pada korban lain yang tak terduga, yaitu Davina yang kehilangan anaknya.

__ADS_1


Dulu Dona sangat bahagia, namun kini ia merinding, ia ketakutan.


__ADS_2