
Dona terlihat bosan namun tetap memasang senyum lebar melihat Bernard sedang menjalani teraphi.
entah dari mana dokter itu Elly temukan, Dona jadi khawatir jika mereka menemukan penyebab kelumpuhan Bernard.
Namun kekhawatiran Dona lenyap saat ia teringat jika mereka tak akan menemukan penyebab kelainan dalam penyakit bernard.
Dona sangat yakin mereka tak akan bisa menemukan penyebab Bernard lumpuh.
Dona tertawa dalam hati, terapi itu tak memberi pengaruhnya bagi Bernard, bahkan tak akan menyelamatkan Bernard dari kematian.
membuang-buang waktu saja!!!!
Setelah selesai terapi , Tiba saatnya Bernard makan siang, ia mengambil piring makan ingin menyuapi Bernard.
Dona berusaha menjadi istri yang baik, ia ingin menyuapi Bernard namun Bernard menolak, ia hanya mau di suapi Patricia membuat Dona kesal dan curiga jika Patricia mengkhianatinya.
Ia melempar pandangan membunuh pada wanita muda itu.
Bisa berbahaya jika Bernard jatuh cinta pada perawat itu, ia harus segera Menjalankan rencananya segera.
Dona memilih kembali ke kamarnya setelah meminta izin pada Bernard yang di angguki pria tua itu tanpa menoleh pada istrinya itu.
setelah mendengar kebusukan Dona, Bernard sangat membenci wanita itu, bahkan tadi ia berusaha keras tak membunuh istrinya itu.
Bernard meminta pengacaranya datang secara sembunyi-sembunyi.
Davina mengatur semuanya, sebelumnya Bernard meminta Nicholas melakukan sesuatu, ja mengirim nicholas pelayan itu ke luar menjalankan perintahnya.
Sementara untuk tiga orang sisanya, Davina sudah mengurus mereka
Davina memberi mereka dua diantaranya virus flu dan diare satu lagi obat tidur.
lengkap udah mereka tak akan bis ake mansion utama.
Kini mereka bebas memasukkan siapapun yang mereka mau.
Lilly sebelumnya mengadakan briefing untuk memerintahkan semua pelayan tutup mulut.
Namun saat pengacara tersebut datang, betapa terkejutnya Bernard saat mengetahui beberapa aset milik Bernard sudah berpindah tangan. namun Bernard tak bisa menyalahkan pengacaranya itu, karena memegang sebuah surat kuasa dimana dalam surat tersebut terdapat tanda tangan Bernard.
waktu itu ia memang dimintai menandatangani sesuatu, namun Bernard tak membacanya hanya seperti urusan kantor.
rupanya di bagian tengah terdapat kertas kosong di mana Bernard sudah tanda tangani.
sungguh licik.
Dona benar-benar lihai memanfaatkan situasi.
namun tujuan utama Bernard merubah semua surat wasiat dan aset yang masih ada untuk di masukkan nama Elliana dan lillyana.
__ADS_1
Bernard juga melimpahkan sahamnya pada Lilly, karena Elly sudah memiliki sahamnya.
Kini ia lega, walau besok mati ia merasa puas tak meninggalkan sepeserpun untuk Dona.
tak ada penyesalan
penyesalannya seumur hidup adalah menikah lagi dengan wanita seperti Dona.
ia merasa malu pada Lilly dan Elly putri nya.
Setelah semua urusan hukum selesai, mereka mendapati Dona sudah menguasai separuh orang-orang Bernard.
bahkan kini sahamnya bukan lima belas persen. ia sudah memiliki saham tiga puluh persen.
usut punya usut, beberapa pemegang saham minoritas menjual saham mereka karena keadaan.
mereka menjual di bawah harga pasaran karena butuh uang cepat.
Davina dan Lilly menduga jika kondisi keuangan para pemegang saham sengaja di guncang agar menjual saham mereka pada Dona.
Sungguh benar-benar licik.
Bernard juga akhirnya mengetahui kondisi Elly.
itu terpaksa Lilly lakukan karena papanya terus menanyakan kabar Elly yang tak kunjung datang.
Lilly tak bisa membohongi Bernard lagi mengaku sebagai Elly karena Bernard bisa mengenalinya dengan mudah.
setelah tahu kondisi Elly, Bernard shock dan sempat tak sadarkan diri
ini hari terberat dalam hidup Bernard.
di khianati istri tercintanya, mengetahui sebagian asetnya sudah berpindah tangan atas nama Dona dan wanita itu tega mencelakai putrinya.
Hancur, kecewa, marah dan malu jadi satu.
kodisi bernard jadi menurun. membuat Lilly khawatir di buatnya.
Lilly terpaksa melakukan akupuntur relax setelah itu Davina memberikan obat untuk Bernard agar racun dalam pria itu segera tuntas.
Keesokan harinya
Hari ini Davina akan memulai penyamarannya, ia akan bekerja di perusahaan milik Bernard.
Kendrick sudah di tangani oleh Lilly ia mencari tahu hobby Kendrick dan mengunjungi pria itu kemarin selepas pulang dari mansion papanya.
Lilly mendekati istri Kendrick yang notabene nya adalah sahabat Maria. mamanya.
dengan Maria Lilly membuka identitasnya dan membawa Maria menemui Elly
__ADS_1
bukan tanpa alasan, Lilly memberitahukannya.
ia sangat yakin istri Kendrick menyayangi putri sahabatnya itu terlihat dari perkataan Elly.
Awalnya Kendrick agak ragu mencampuri urusan Bernard, namun melihat sahabatnya itu dalam kodisi buruk, ia akhirnya membantu.
memberikan Lilly surat kuasa jika Lilly atau Ellyana bertindak sebagai pemegang saham atas namanya.
Bagi kendrick saham di perusahaan Bernard tak sebanding dengan persahabatan yang sudah terjalin.
terlebih ia memiliki uang banyak sehingga nominal itu tak seberapa.
Malam itu Davina, Lilly, Elly, Oscar, Tian Daffa , Daffi dan Shandy langsung Maraton menyusun rencana kedua dan plan b jika rencana awal tercium
mereka harus bekerja cepat dan hati-hati karena rupanya Dona dan Denis sudah menebar jaringnya di luar juga agak sulit membedakan lawan atau kawan.
dengan memegang saham atas nama Elly, serta saham Bernard dan saham Kendrick.
Davina yang menyamar menjadi Elly memiliki saham sebenar empat puluh lima persen. Saham terbesar yang membuat Elly alis Davina dalam mode penyamaran berhak memimpin perusahaan atas nama papanya.
Albert sudah mengumumkan rapat direksi dadakan, sehingga semua pemegang saham datang dan sudah hadir di ruangan meeting.
tinggal Albert dan Bernard.
tentu bernard tidak bisa datang karena kondisinya.
Dona merasa berada di atas angin.
rapat kali ini berembus isu menentukan direktur utama. semua orang yakin jika Dona yang akan menjabat melihat dari saham yang ia punya serta hubungannya dengan pemilik perusahaan.
bahkan beberapa dewan direksi dengan terang-terangan mendekatinya dan menyanjungnya agar aman walau mereka tak menyukai istri muda Bernard ini, namun melihat kondisi Bernard yang tak memungkinkan memimpin, mereka harus mencari aman berpegangan pada wanita tak tahu malu itu.
Sementara di lobby perusahaan
Davina yang menyamar sebagai Elly tiba di perusahaan milik Bernard. Ia di sambut Albert di lobby perusahaan, mereka langsung menuju ruang meeting di mana rapat direksi dadakan di gelar.
Semua karyawan terlihat penasaran dan bahagia
Menyambut kedatangan Elly, putri pemilik perusahaan.
pasalnya mereka.benci melihat cara kepemimpinan Dona Yang sewena-wena, bahkan di awal jabatan Dona langsung memecat empat orang kepala senior dan beberapa karyawan dengan alasan penggelapan dana perusahaan.
padahal semua sangat yakin, keempat orang yang mereka pecat adalah orang yang setia pada Bernard.
namun mereka memilih bungkam demi keselamatan mereka.
Pintu ruang meeting terbuka, masuklah Albert, Dona hanya melihatnya sekilas. pria tua itu tak akan merubah situasi rapat, sudah di pastikan ialah yang akan menang.
Namun suara gaduh peserta rapat membuat Dona mendongak dan betapa terkejutnya Dona melihat wanita yang tersenyum lebar di samping Albert.
__ADS_1
Dona sangat terkejut, mulutnya sampai menganga lebar melihat Elly di sana menatap penuh arti ke arahnya. Elly sudah mati, bagaimana mungkin????
mereka sudah mendapat kabar jika Elly berhasil disingkirkan lalu.....