Ranjang Balas Dendam (S2)

Ranjang Balas Dendam (S2)
145. Ana akan meminum salah satu dari gelas itu


__ADS_3

Serangkaian acara berjalan dengan lancar, mulai dari perkenalan hingga pembinaan dan semua orang bisa melihat di mana di beberapa waktu Claudio seringkali mencuri-curi pandang ke arah Ana.


Pria itu bahkan beberapa kali mendekati Ana, namun Ana tetap bersikap cuek padanya dan berusaha menjauhinya, terlebih lagi Kiora selalu berada di samping Ana menjaga gadis itu.


Tapi bagaimanapun Ana menghindari Claudio, banyak pasang mata dari gadis-gadis sudah menargetkan Ana sebagai musuhnya karena dia berhasil menarik perhatian Claudio.


Akhirnya waktu makan malam pun tiba, para mahasiswa baru sudah bertugas memasak jadi untuk membagi makanan dilakukan oleh para mahasiswa senior.


"Kau mau ke mana?" Tanya Kiora ketika ia hendak melangkah ke arah Anastasia yang bertugas membagi minuman.


"Apalagi? Aku hendak mengambil minuman untuk kita berdua." Jawab Ana.


"Ck,, Jangan pergi ke sana, bagaimana kalau Anastasia menaruh sesuatu di minuman kita berdua lalu melukai kita nanti malam?" Kiora berbisik terlalu menarik Ana ke sisi lain untuk mengambil makanan.


"Lalu apa yang akan kita minum?" Ana bertanya sembari melihat kearah minuman yang sangat menggoda tenggorokannya.


"Kau diam saja, aku yang akan mengurusnya." Jawab Kiora menyerahkan piringnya pada Ana dan menepuk bahu seorang pria didepannya.


Pria itu adalah pria culun yang cukup pemalu.


"Ada apa?" Tanyanya dengan malu-malu.

__ADS_1


"Berikan piringmu padaku." Kata Kiora tanpa menunggu jawaban pria berkacamata itu dan langsung merebut piringnya.


"Kami akan mengambil makanan untuk mu dan kau pergi mengambil kan kita bertiga minuman. Bagaimana?" Tanya Kiora.


"Ohh, baiklah," pria culun itu tersenyum dan dengan wajah yang senang pergi meninggalkan Kiora dan Ana.


Begitu pria culun itu pergi, Ana memandangi Kiora dengan kebingungan sembari mengerjapkan matanya.


"Kalau dia yang pergi, si Anastasia itu tidak akan bisa menebak bahwa sebenarnya dia mengambil minuman untuk kita." Kata Kiora.


"Kau pintar." Puji Ana dibalas kikikan Ana lalu mereka kembali mengantri.


"Oh ya, sejak kita disini aku tidak melihat pengawal mu. Kemana mereka?" Tanya Kiora.


"Aku menyuruh mereka menunggu di luar rumah, nanti setelah selesai makan malam baru akan menemui mereka." Jawab Ana.


"Oh begitu," jawab Kiora kembali fokus pada makanannya.


Sementara di tempat lain, Titin dan kedua temannya ditambah gadis berambut coklat bernama annastasia memandangi Kiora dan Ana yang sedang makan bersama.


"Cih,, pastilah mereka pikir mereka sudah bebas dariku, tapi mereka tidak tahu saja aku sudah bertanya pada pria culun itu ketika dia mengambil 3 gelas minuman." Annastasia berbicara dengan senyum merendahkan di wajahnya.

__ADS_1


Kalau dua gadis itu cukup pintar, maka dia jauh lebih pintar!


"Bagaiman kau kepikiran kalau mereka akan menitip minuman?" Tanya Mona.


"Tentu saja karena aku melihatnya berbicara dengan pria culun itu, lalu Kiora mengambil piring pria culun itu dan pria culun itu langsung mengantri di tempat pengambilan minuman. Dia bahkan mengambil 3 gelas minuman." Jawab Anastasia.


"Wohhh,, Kak Anastasia benar-benar cerdik! Lalu bagaimana kau tahu gelas mana yang akan diminum oleh Ana dan gelas mana yang akan diminum oleh Kiora dan pria culun itu?" Mona bertanya dengan rasa penasarannya, dia baru saja bertemu dengan orang yang sangat pintar dan dia harus belajar dari orang itu.


"Apakah itu penting? Yang penting Ana akan meminum salah satu dari gelas itu jadi aku menaruh obat tidur di ketiga gelas itu." Jawab Anastasia.


"Ooh,," Mona mengangguk-angguk.


"Selanjutnya, kalian harus bekerja sama denganku untuk memisahkan mereka berdua dan terutama pada ketiga pengawal Ana yang terus mengikuti Ana!" Gadis berambut coklat memandang pada ketiga orang di depannya.


"Tentu saja, kami bisa mengatasi itu!" Jawab Milan.


@Interaksi



Dah di post ni... hehe.. bapaknya Jun Jiu blm ketahuan namanya, udah di dunia tingkat atas tapi blm ada tanda2 bakal ketemu sama bapakknya 😂😂

__ADS_1


__ADS_2