Ranjang Balas Dendam (S2)

Ranjang Balas Dendam (S2)
35. Sarah kabur dari hotel


__ADS_3

*Putri adalah aku, kekasihmu di negara Mr,* suara robot dari ponsel Sarah membuat Andra menyengir.


"Jangan coba membohongiku! Kau bukanlah Putri, kau sama sekali tidak bisa dibandingkan dengan Putri sebab kau adalah pelacur yang Bahkan tidak bisa menjaga kesucian mu untuk suamimu!


"Jangan samakan Putri yang merupakan garis baik-baik dengan perempuan licik dan murahan sepertimu!" Bentak Andra mengeratkan cengkraman di leher Sarah selagi pria itu mengepal kuat tangan lainnya yang digunakan meninju ranjang.


Dia sebenarnya berniat mendengarkan lebih banyak ucapan dari perempuan itu, tapi mendengar secara langsung berbicara bahwa putri adalah dirinya, hal itu segera membuat Andra menjadi sangat marah.


Dia terlalu benci pada siapapun yang menyakiti orang yang ia cintai apalagi jika orang itu berusaha mencuri identitas kekasihnya!


Pokoknya tidak boleh!


"Mmmhh!!" Sarah menjerit dengan keras ketika ponsel di tangannya sudah terlepas karena kesakitan yang luar biasa di lehernya membuat perempuan itu tak lagi bisa bernafas.


'Aku tahu,, aku tahu kau sangat mencintai Putri hingga tahu tidak mau mempercayaiku, tapi tolong jangan bunuh aku hari ini, karena suatu saat aku ingin kau menyadari bahwa aku adalah Putri. Aku tidak pernah membohongimu!' Gumam Sarah sambil menangis merontah.


Ketika tubuh Perempuan itu sudah terkulai lemas, Andra menghentikan cekikan di leher Sarah.


"Aku tidak akan membunuhmu, karena penyiksaan selama satu minggu ini belum sepadan dengan siksaan batin yang kualami dan siksaan yang didapatkan putri dari ayahmu!" Ucap Andra lalu pria itu segera meninggalkan hotel tempat mereka berbulan madu.

__ADS_1


Pria itu merasa kacau karena dia tidak bisa mendapat informasi apapun dari Sarah, perempuan itu bersikukuh mengakui dirinya sebagai Putri kekasihnya.


Dan sekarang, dia perlu waktu untuk menenangkan diri, menyakinkan dirinya sendiri bahwa dia harus tetap bertahan untuk membalaskan kesakitan yang dialami oleh putri.


Baru saja pria itu menaiki mobil yang disewakan oleh hotel ketika ponselnya segera berdering dengan nama pemanggil yang tertera adalah Ibuku tersayang.


*Panggilan telpon dari Ibuku tersayang,* ponsel pintar Andra membacakan nama pemanggil.


Menghela nafas koma, Andra akhirnya mengangkat telepon itu.


"Ibu," katanya pada perempuan di seberang telepon.


"Sayangku,, mengapa kau meninggalkan hotel? Bukankah Sarah masih ada di hotel?" Tanya Laila dari seberang telepon saat perempuan itu begitu terkejut mendapat telepon dari manajer hotel.


Andra yang sudah menduga bahwa ibunya akan menelpon, pria itu lalu menjawab "Sarah mengingatkanku membeli sesuatu di supermarket jadi aku keluar untuk membelinya." Andra beralasan.


"Baiklah, Ibu percaya bahwa Putra Ibu tidak akan pernah membohongi Ibu. Kalau begitu, cepat beli kebutuhan istrimu dan kembali temani dia di hotel.


"Oh ya, Ibu juga mendengar Kalau kalian tidak pernah keluar dari kamar Mengapa tidak mengajak istrimu berjalan-jalan?" Tanya Laila.

__ADS_1


"Kami menceritakan banyak hal tentang pertemuan kami di negara Mr." Jawab Andra lalu berbasa-basi sebentar sebelum mematikan panggilan itu.


Andra berpura-pura pergi ke swalayan membeli beberapa snack untuk Sarah. Namun begitu Andra berpisah dengan supir dari hotel yang ia tinggali, pria itu langsung menggunakan sejumlah uang meminta ruangan kosong untuk dirinya sendiri.


Swalayan yang ditempati Andra memang swalayan yang sangat besar dan cukup terkenal, jadi untuk tamu VIP seperti Andra sudah disiapkan ruang khusus jika butuh istirahat.


Pria itu menghabiskan beberapa jam di dalam ruangan tempat ia beristirahat sebelum membawa banyak snack dan kembali ke hotel menemui Sarah.


Namun ia sangat terkejut saat sampai di hotel dan tidak mendapati Sarah di dalam kamar mereka.


"Kemana perginya perempuan itu?!" Androa meraba-raba mencari keberadaan Sarah namun bagaimanapun ia meraba seluruh sudut kamar, dia tidak menemukan Sarah.


"Ckk,,! Jadi dia sudah kabur, hahha,, tidak semudah itu, aku akan mencarimu dan membawamu kembali menjadi istriku. Setiap hari akan kita lewati seperti 8 hari ini, kau harus terus menjadi istriku dan menikmati penderitaanmu seumur hidup!" Ucap Andra ketika pria itu merasa puas.


Sarah mau kabur? Tidak mungkin!


Sekarang dia berubah kepikiran, dari melepaskan diri dari Sarah berubah menjadi keinginan mengurung perempuan itu di hidupnya supaya tidak pernah bahagia.


@Interaksi

__ADS_1



Semua hp kalo udah pake sistem andorid bisa neng, nih sekalian otor kasih tau caranya: Tanya om google..🤭


__ADS_2