
Ibu kota negara X.
Sekembalinya Samudra dari Kota K, pria itu langsung tumbang dan terbaring lemah di atas tempat tidurnya bersamaan dengan infus yang terpasang di tangan kanannya.
Selain karena pukulan Angkasa yang ia terima, pria itu juga kelelahan setelah banyak pikiran dan kurang tidur selama beberapa hari.
"Kak Andra," ucap Ana menyerahkan telepon selulernya pada ibunya kalah Andra menelponnya.
"Halo sayang," ucap Laila pada putranya di seberang telepon.
"Ibu, Apa benar ayah jatuh sakit?" Tanya Andra.
"Ya, ayahmu tidak bisa mengurus perusahaan jadi ibu harus merepotkanmu untuk mengurus dua perusahaan sekaligus." Ucap Laila.
"Baik Bu, aku akan mengurusnya." Ucap Andra dari seberang telepon lalu pria itu langsung mematikan panggilannya.
"Kakak bilang apa? Apa dia akan datang menemui ayah?" Tanya Ana.
Laila menggelengkan kepalanya membuat Ana menampakan wajahnya yang sangat sedih.
"Kasihan Ayah." Ucap Ana memegang tangan Samudra.
"Ayahmu akan sembuh. Dia hanya kelelahan karena tidak beristirahat beberapa hari." Ucap Laila.
__ADS_1
Dia tidak mau kalau sampai Ana juga jatuh sakit sebab memikirkan masalah keluarga mereka yang terus-menerus bersambungan satu dengan yang lainnya.
"Ayah pasti terlalu banyak memikirkan masalah Kak Andra, makanya Ayah jadi seperti ini." Ucap Ana dengan sedih
Sementara itu, Andra yang berada di perusahaannya baru saja menyelesaikan seluruh pekerjaannya saat pria itu harus pergi ke perusahaan ayahnya untuk melihat perkembangan di sana.
Namun, pria itu baru saja keluar dari perusahaan saat para wartawan segera tiba di depan kantornya.
"Ada apa ini?" Tanya Andra pada sekretarisnya.
"Para wartawan mengelilingi kita. Tolong hati-hati melangkahkan kaki Tuan." Ucap Siro.
"Ada apa mereka datang tiba-tiba?" Andra mengeryit.
"Tuan Andra, apa benar Nona Sarah menggugat cerai Tuan karena Tuan telah melakukan KDRT di dalam rumah tangga Tuan?"
"Tolong bicara sedikit, bagaimana keadaan Nona Sarah sekarang, kami dengar dia mengalami koma karena-" suara-suara wartawan yang mengelilingi Andra langsung menghilang ketika Andra masuk ke dalam mobil.
Mobil itu perlahan meninggalkan kantornya dibantu oleh banyaknya pengawal yang menghalau wartawan yang sedang berteriak-teriak menggali informasi.
"Apa yang terjadi?!" Tanya Andra pada Siro ketika mobil mereka sudah meninggalkan perusahaan.
"Maaf Tuan, berita mengenai pernikahan Tuan dengan Nyonya Sarah telah bocor. Beberapa foto tentang Nyonya Sarah yang mengalami lebam di sekujur tubuhnya juga tersebar di media. Dan juga mengenai-"
__ADS_1
"Mari bahas pekerjaan." Potong Andra yang terlalu muak mendengar nama Sarah yang diucapkan berulang-ulang oleh Siro.
'Astaga Tuan, Tuan tidak bisa mengabaikan berita ini karena berita ini telah mempengaruhi saham perusahaan hanya dalam waktu beberapa menit setelah beritanya dirilis.' batin Siro ketika pria itu membuka laporan perkembangan saham Anderson group.
Pria itu sangat terkejut saat melihat angka berwarna merah yang tertera di layar i-Padnya.
'Astaga, aku tidak percaya Tuan Samudra membiarkan Tuan Angkasa melakukan semua ini.' gumam Siro kini kebingungan harus mengatakan apa pada Andra.
Jelas pria itu akan kembali menyalakan Sarah saat mengetahui bahwa mereka telah mengalami kerugian yang sangat besar karena ulah Sarah yang mengadu pada Angkasa.
"Kenapa kau diam?" Tanya Andra dengan nada tidak sabaran.
"Maaf Tuan." Ucap Siro menghela nafas lalu menguatkan tekadnya untuk memberitakan informasi yang ia miliki.
"Karena berita yang baru saja tersebar, saham di kedua perusahaan mengalami anjlok. Sekarang pasar dikuasai oleh perusahaan saingan dan lebih buruknya lagi, banyak klien penting telah beralih kerjasama dari perusahaan kita ke perusahaan saingan.
"Mereka semua mengikuti Raya group yang telah membatalkan kerjasamanya dengan perusahaan kita dan lebih memilih bekerjasama dengan perusahaan saingan kita." Ucap Siro yang bisa merasakan perubahan atmosfer dalam mobil yang mereka tumpangi.
'Dewa mana pun, tolong tenangkan hati Andra!' batin Siro yang sudah siaga menangani kemarahan Andra.
@Interaksi
__ADS_1
Maunya sih gitu, tapi kemarin hujan linggis emasnya udh ditolak. otor mau transfer, tapi gak ada bank mars yang nyambung sama bank di bumi. 😂😁