
Siro berdiri dengan kaku memandangi Ana yang begitu gelisah di atas tempat tidur, Andra dan Dewa telah meninggalkannya.
Dan terlebih, kedua pria itu berpesan padanya supaya dia menyembuhkan Ana dengan cara tidur bersama gadis itu.
Tapi Siro sama sekali tidak mengerti, bagaimana caranya dia akan menyembuhkan Ana hanya dengan tidur bersama sementara dia bukanlah perawat apa lagi dokter!
"Nona," perlahan Siro mendekati Ana dan memperhatikan gadis yang penuh dengan keringat.
Matanya tidak fokus, dan kelembutan yang selalu dimiliki Ana telah menghilang sejak kejadian di tepi pantai.
"Nona, Tuan Dewa dan Tuan Muda menyuruh saya menyembuhkan Nona, tapi,, saya tidak tahu caranya." Siro berbicara sembari mengepal kuat tangannya dia masih merasa bersalah pada Ana.
Seandainya hari itu dia tidak meninggalkan pintu kamar Ana, maka semua ini tidak akan terjadi.
Siro berdiri cukup lama hingga akhirnya dia memutuskan keluar dari ruangan dan terkejut mendapati Andra dan Dewa ternyata masih berjaga di depan pintu kamar Ana.
Kedua pria itu memandangi Siro dengan tatapan aneh, Siro sudah keluar dan dari tadi mereka tidak mendengar suara-suara khas orang berperang di tempat tidur.
"Maaf Tuan, saya tidak mengerti bagaimana cara menyembuhkan Nona Muda," Siro berbicara dengan suara yang datar dan terlihat wajah pria itu sedikit pucat beserta tangannya yang di kepal.
Dewa ".."
Andra "..."
Pria di depan mereka, apakah dia benar-benar pria?
"Bukankah aku sudah menjelaskannya padamu? Kau harus tidur dengan Ana untuk menyembuhkannya." Kata Andra.
__ADS_1
"Tapi, tempat tidur di dalam sangat kecil dan tidak mungkin saya membiarkan nona Mud,,"
"Kau benar-benar!" Andra menggertakkan giginya lalu meraih sesuatu dari kantongnya dan membuka bungkusannya lalu mengarahkan isinya ke mulut Siro.
"Telan ini!" Perintah Andra Langsung diikuti oleh Siro.
Setelah itu, Andra men lirik Dewa dan mengulurkan tangannya "Pinjam ponsel Kakek." Katanya.
Dewa menghela nafas lalu mengambil ponsel dari saku jasnya dan menyerahkannya pada Andra.
Setelahnya, Andra langsung menggunakan ponsel untuk mendownload beberapa video barat.
"Tonton video ini dan tiru caranya untuk menyembuhkan Ana!" Perintah Andra.
Siro meraih ponsel itu dan melihat sampul video dimana2 orang sedang berbaring dengan tubuh tanpa busana.
Memang dulunya Andra pernah melarangnya menonton video seperti itu dia berkata bahwa video seperti itu mengotori mata dan jika mata Siro telah kotor maka dia tidak akan mau lagi menjadikan Siro sebagai sala satu sekretarisnya.
Andra "..."
Dewa "..."
Benar- benar pria yang polos!
Tapi masalahnya adalah karena Siro terlalu polos maka mereka juga kesulitan untuk membantu pria itu mengerti.
"Bodoh..! Sekarang kau menjadi semakin bodoh?! Bukankah tadi aku sudah menyuruhmu untuk memanggilku kakak? Sekarang kau memanggil Tuan lagi, dan sekarang aku memerintahkanmu menonton video ini! Mengapa kau membantah?!" Andra mulai kesal.
__ADS_1
"Baik Tuan, saya akan menonton!" Dengan cepat Siro meraih ponsel yang sudah ada di tangan Andra dan memutar videonya didepan kedua orang itu.
Lebih baik mengotori mata daripada di marahi.
"Jangan putar di sini!" Andra kembali berkata dengan kesal, istrinya tidak ada di sana, dan meskipun istrinya ada di sana, mereka tidak mungkin bisa melakukannya karena Sarah sedang mengandung.
Dan sekarang, pria di depannya malah sengaja memancingnya!
"Maaf Tuan," Siro lalu dia berjalan ke arah samping untuk menonton video itu di tempat yang sepi.
"Masuk ke kamar!" Andra kembali menyertakan giginya membuat Siro kebingungan.
Dia melirik pintu kamar Ana, kalau dia menonton disana bukankah Ana akan mendengarnya.
"Tapi Nona Muda akan,,,"
"Apa aku perlu memukulmu supaya kau mengerti?! Aku bilang kau harus mempraktekkan isi video itu kepada Ana! Yang harus kamu lakukan adalah menjadi laki-laki dan dalam video itu dan membuat Ana menjadi perempuannya! Mengerti?!"
"Mengerti Kak!" Siro dengan cepat membuka pintu kamar dan kembali menutupnya ketika melihat Andra sudah begitu marah dan Dewa tak kala marah di samping pria itu.
Kalau dia masih terus berkata tidak mengerti maka kedua pria itu mungkin saja akan memberinya beberapa gula-gula!
@Info.
Maaf ya,, otor nguplodnya nyicil, kemarin sempat drop dan Baru kembali dari dokter,, semoga kalian gak pada demo ya....👉👈
__ADS_1