SARLINCE ( CINTA Sepihak )

SARLINCE ( CINTA Sepihak )
156. Syarat Berat


__ADS_3

"Apa yang kamu inginkan?" tanya Regent.


Lucia menegakkan tubuhnya dan mempersempit jarak diantara mereka.


"Jadikan aku istrimu," ucap Lucia setengah berbisik.


"Apa kau sudah gila? mana mungkin aku melakukan hal itu. Sarlince tidak pernah bisa digantikan oleh siapapun. Tidak ada wanita yang bisa setara dengan dia," ujar Regent.


"Ini bukan masalah setara atau tidak setara. Kamu tahu sendiri seperti apa anak dari raja kegelapan itu. Saat ini aku yakin, Sarlince pasti sudah puas dia tiduri," Lucia sengaja memprivokasi Regent.


"Tutup mulutmu! apa kamu pikir aku ini bodoh? dia ingin meniduri istriku dengan kondisi cacat seperti itu? tidak mungkin! Sarlinceku bukan wanita lemah, saat pria itu ingin berbuat tidak senonoh padanya, Sarlince pasti sudah menghajar kaki pria itu hingga remuk," ujar Regent penuh emosi. Sementara Lucia jadi tertawa keras, saat mendengar ucapan Regent.


"Kamu ini sudah melintasi 7 kehidupanpun masih belum paham ya? tuanku itu setengah manusia dan setengah iblis. Apa kamu pikir dia sama sepertimu? dia bahkan mampu menciptakan obat perangsang 100 kali lebih kuat dari buatan manusia pada umumnya. Kamu bayangkan saja kalau Sarlince berhasil dicekoki obat itu. Bukan tuanku yang ingin menidurinya, tapi istrimulah yang pasti ingin ditiduri," ucapan Lucia membuat tubuh Regent Gemetar.


"Apa kamu tahu? Obsesi tuanku ingin mendapatkan istrimu sejak mulai dari kehidupan kita yang pertama. Apa kamu pernah bertanya-tanya? kenapa ditiap kehidupan, Sarlince diperlakukan seperti sampah oleh suaminya alias umpan yang sengaja diberi oleh tuanku? itu karena rahim istrimu itu sudah disegel, dan tidak akan pernah bisa hamil. Kecuali ada seorang pilihan yang juga tidak tahu keberadaannya dimana," sambung Lucia.


"Tidak mungkin! pembohong!" hardik Regent.


"Terserah kalau tidak percaya. Yang pasti Sarlince tidak akan pernah lagi bisa jadi milikmu. Tapi kalau kamu menjadikan aku istrimu, aku bisa memberikan anak berapapun yang kamu mau. Dan aku akan memberitahu dimana keberadaan Sarlince. Tapi tentu saja aku tidak bisa menjamin, apa dia masih suci atau sudah dinikahi secara gaib oleh tuan iblis," perkataan Lucia membuat tubuh Regent terasa lemas.


"Aku tidak akan memaksamu. Silahkan kamu berpikir selama yang kamu mau. Tapi aku tidak bisa menjamin keselamatannya. Oh ya satu lagi. Kalau denganmu dia tidak bisa memiliki anak, tapi berbeda ketika tuan iblis membuka segel itu. Saat segel itu terbuka, maka tuanku bisa menghasilkan keturunan sempurna untuk dunia kegelapan. Kamu tentu tahu, Sarlince merupakan anak dari ratu kegelapan, sedang kan tuan Iblis adalah anak dari raja kegelapan. Jika kedua mahluk itu bersatu, maka anak yang akan dihasilkan akan menjadi raja diraja dari kaum Iblis yang akan menguasai seluruh dunia," ujar Lucia.


Dada Regent terasa sesak membayangkan hal itu. Pria itu bergegas pergi dengan tubuh gemetar.


"Vino. Kita kumpul di markas sekarang! ada hal penting yang harus aku bicarakan. Bawa serta Megumi," ujar Regent dari seberang telpon.


Regent bergegas menuju markas buatan Sarlince. Disana dia disambut oleh Martin, Chio, dan Akira.

__ADS_1


"Ada apa? apa ada sesuatu yang tidak beres? tanya Martin.


"Sarlince diculik. Kita harus berdiskusi! tunggu sampai Vino dan Megumi datang." Jawab Regent.


"Apa? Salince diculik? siapa yang menculiknya?" tanya Akira.


"Dia...."


Belum sempat Regent menjawab, Megumi dan Vino datang bersama.


"Petunjuk apa yang kamu temukan?" tanya Megumi dengan tidak sabar.


"Ternyata keberadaan kita sudah lama diketahui dan diincar oleh mahluk durjana itu." Jawab Regent.


"Siapa maksudmu?" tanya Megumi.


"Anak raja kegelapan yang tua keriput dan lumpuh itu?" tanya Megumi.


"Ya. Dan ternyata selama ini kita sudah menjadikan musuh kita menjadi karyawan di kantor kita Vin." Jawab Regent.


"Siapa?" tanya Vino.


"Lucia. Peretas baru itu. Dialah yang memberitahuku segalanya, kalau Sarlince diculik oleh iblis jelek itu." Jawan Regent.


"Tapi kenapa dia mau memberitahumu kalau dia bagian dari iblis itu?" tanya Megumi.


"Tentu saja informasi itu tidak gratis. Dia memberikan syarat yang sangat berat untukku. Hingga akupun rasanya mau mati saja saat mendengarnya." Jawab Regent.

__ADS_1


"Apa yang dia inginkan?" tanya Vino.


"Dia ingin aku menikahinya, sebagai pertukaran informasi dimana iblis itu menyekap Sarlince. Masalahnya mana bisa aku mengkhianati Sarlince demi wanita jahanam itu." Jawab Regent.


"Kelompok iblis itu benar-benar gila. Apa Sebenarnya yang ingin iblis itu lakukan dengan menculik Sarlince?" tanya Megumi.


"Sesuai permintaannya pada raja iblis dikehidupan kita yang pertama. Dia ingin memiliki Sarlince dan menjadikan Sarlince sebagai istrinya. Darah campuran Sarlince bisa membuat kulit keriput dan kelumpuhannya bisa menjadi pria berwajah dan bertubuh sempurna. Selama 7 kehidupan Sarlince tidak pernah bisa hamil, itu karena iblis itu sudah menyegel rahim Sarlince. Dan saat segel itu berhasil di buka dan dia berhasil membuat Sarlince hamil, maka anak yang dihasilkan akan menjadi raja diraja dari iblis yang akan menguasai seluruh dunia. Kalau sampai itu terjadi, dunia kita akan hancur, dan kaum kita akan binasa." Jawab Regent.


"Ap-Apa?" bibir Megumi bergetar.


"Lalu apa yang harus kita lakukan sekarang?" tanya Megumi.


"Satu-Satunya cara menyelamatkan dunia adalah dengan cara mencegah iblis itu menyentuh Sarlince. Dan untuk mencapai iblis itu, aku harus menerima syarat dari Lucia," tangan Regent terkepal dengan tubuh gemetar.


"Tunggu! maaf nih ya. Kami sengaja diam dari tadi, bukan berarti kami mengerti apa yang kalian bicarakan. Kalian kesini mau ngajak kami syuting film?" tanya Martin.


"Betul kata Martin. Pembicaraan kalian seperti kita mau syuting film laga saja. Aku tiba-tiba ingat dengan film the hobbit, ada coc ada manusia peri, ada penyihir, ada manusia kurcacinya. Apa kita akan kebagian jadi manusia kerdil?" tanya Chio.


Megumi menghela nafas. Karena dia merasa tidak sanggup untuk menjelaskan kehidupan rumit yang dia jalani bersama vino, regent dan Sarlince. Yang tentunya sangat sulit dicerna akal manusia.


"Kalian benar. Kami memang bukan berasal dari dunia fana yang murni. Kami terlahir sebagai manusia campuran. Kami bertiga terlahir dari perpaduan antara manusia dan peri, sedangkan Sarlince terlahir dari perpaduan manusia dan ratu kegelapan," ucapan Megumi bukannya mengejutkan ketiga temannya yang bermata sipit itu, ucapanya malah membuat ketiganya tertawa terpingkal-pingkal.


"Ya ampun kamu ini lucu sekali Gumi. Ini sudah abad keberapa?" tanya Martin.


"Terserah kalau tidak percaya. Tapi seperti yang kamu dengar tadi itulah kebenarannya. suatu saat nanti kalian akan tahu kebenarannya." Jawab Megumi.


"Kalau apa yang kamu katakan benar, jalan satu-satunya kamu harus menikahinya kawan. Kalau tidak dunia kita akan hancur. Bukankah menyelamatkan dunia lebih penting dari urusan pribadi?" tanya Akira yang sedikit memberikan ejekan.

__ADS_1


Regent tersandar lemas. Dia benar-benar tidak sanggup menikahi wanita lain, meskipun itu demi misi menyelamatkan dunia.


__ADS_2