
Tinggalkan Like, Koment dan Vote🤗🙏
*****
"Kematian ini sungguh indah, kematian ini sungguh manis. Semanis bibirnya yang saling bertaut dengan bibirku. Jantung kami saling berdebar, meski detaknya kian lama kian melemah. Siren, jika ada kehidupan yang lain, aku ingin kembali bersamamu dan kembali mengejarmu. Apapun yang terjadi sampai saat ini, aku sama sekali tidak pernah menyesalinya. Aku mencintaimu, dan akan terus begitu sampai maut menjemputku."
Deg
Deg
Deg
Detak jantung Dean semakin melemah, tangannya tak mampu lagi menopang kedua wajah Siren didepannya. Perlahan bibir pria itu tak lagi hangat Siren rasakan. Tubuh pria itu terkulai dan jatuh dalam dekapannya.
Siren mempererat pelukkannya pada Dean yang dicintainya. Dia tahu, saat ini pria itu sudah tidak bernyawa lebih dulu. Darah yang mengalir dari tubuhnya makin lama makin berkurang, sejatinya darah itu sudah hampir tak bersisa.
Brukkkk
Tubuh Siren dan Dean jatuh bersamaan diatas tanah.
Hah
Hah
Hah
Nafas Siren tersenggal-senggal seperti nyawa ikan yang sedang menggelepar didaratan. Siren menoleh kearah suaminya, mata pria itu tampak terpejam dengan wajah yang memucat. Siren perlahan mendekatkan diri untuk masuk kedalam dekapan Dean untuk yang terakhir kalinya.
Siren memposisikan kepalanya berada didada Dean, untuk merasakan kembali detak jantung pria itu meskipun itu hanya sia-sia. Siren ingin mengenang saat-saat mereka selesai bercinta, Siren bisa merasakan degup jantung Dean yang berirama.
Mata Siren mulai terpejam diiringi air matanya yang terakhir. Perlahan nafasnya mulai teratur, dengan sebuah senyuman dia menghembuskan nafas terakhirnya.
"Tidaaaaaaaakkkkkk"
Dewi kegelapan berteriak histeris, saat melihat putrinya meregang nyawa dipelukkan suaminya. Dia tidak menyangka, putri yang dilindunginya selama puluhan tahun, harus lepas juga dari genggaman tangannya.
Kenapa harus bersedih, sebentar lagi kamu akan bertemu kembali dengan putrimu. Tapi tentu saja dia harus menjalankan kutukan selanjutnya."
"Tuanku, aku mohon lepaskan putriku. Akulah yang bersalah dalam hal ini, aku tidaj bisa melihat dia menderita menjalani kutukan itu."
"Seharusnya itu kamu fikirkan sebelum kamu mengambil keputusan menikahi manusia campuran itu. Sekarang sudah terlambat bagimu, anak dewa kegelapan sudah bersekutu denganku. Dikehidupan berikutnya, dialah yang akan mengendalikan semuanya. Jika putrimu beruntung, kalian akan bisa bertemu kembali."
__ADS_1
Sring
Sebuah cahaya masuk melalui sebuah pintu besar. Semua mahluk yang terbelenggu menoleh keasal cahaya itu. Cahaya putih yang yang menandakan itu berasal dari manusia campuran yang baru saja rohnya tertawan.
"De-Dean,"
Pakuo, Babilo dan Aru berkata bersamaan. Tidak lama kemudian, ada cahaya merah yang juga datang. Menandakan ada roh manusia campuran yang berasal dari kegelapan juga datang.
"Si-Siren," ucap Pakuo lirih.
Kini Pakuo mengerti, menantu dan putrinya sudah dibantai hingga tewas oleh mahluk yang tidak kasat mata itu.
Dean dan Siren dijebloskan kedalam ruangan yang bersebrangan, namun mereka masih bisa melihat satu sama lain.
"Siren," ucap Dean lirih.
"Dean," Siren sangat senang saat melihat suaminya kembali, meskipun sudah berada dialam yang berbeda.
"Dean," seru Babilo lirih.
"A-ayah, ayah...."
"Sudahlah. Ini memang harus ditakdirkan seperti ini, tidak perlu disesali lagi."
"Baba," seru Siren.
Pakuo tersenyum pada putrinya, dan memberikan isyarat bahwa dirinya baik-baik saja.
"Sebenarnya apa yang mereka inginkan dari kita? kenapa kita harus dikurung seperti ini?"
"Tidak tahu. Mungkin mahluk jahat ini memiliki tujuan sendiri." Jawab Babilo.
Tringggg
Beberaoa mahluk aneh datang ingin membawa orang-orang terpilih, untuk menjalani kutukan yang diberikan raja iblis.
"Lepaskan aku. Mau kalian bawa kemana aku?" Dean memberontak bersama Aru.
Sementara Babilo dan Pakuo yang ingin membantu, seolah tangan mereka ada yang membelenggu. Tidak jauh berbeda dengan Dean dan Aru, Siren dan seorang gadis lainnya juga ikut dibawa. Keempat orang itu dibawa kesuatu ruangan aneh dan lumayan menyeramkan.
Disana juga sudah ada dua orang sosok yang sama sekali tidak mereka kenali. yang mereka lihat dua sosok berpakaian serba hitam itu, seluruh tubuhnya dibelenggu dengan rantai yang mengeluarkan cahaya merah dan berasap.
__ADS_1
Tidak berapa lama kemudian, sebuah cahaya merah dan berasap hitam datang menduduki singgasana yang tingginya hampir mencapai dua meter itu. Mahluk itu sangat mengerikan, dengan tanduk didua sisi kepalanya. Tubuh mahluk itu juga berwarna hitam legam seperti baru keluar dari sesuatu yang terbakar.
"Kau. Perhatikan wanita itu baik-baik sebelum kamu menjalani kutukanmu," sang raja Iblis menunjuk kearah Siren dan kemudian kerah Dewi kegelapan.
Siren melihat kearah wanita dengan mata yang merah menyala, namun wajahnya sangat cantik.
"Dia adalah ibumu," ujar Sang iblis.
"Perhatikan wajahnya dengan baik, karena ini terakhir kalinya kalian bertemu."
"Si-siren," ucap Dewi kegelapan lirih.
"I-ibu," ucap Siren.
"Tuanku. Biarkan aku memeluk putriku untuk terakhir kalinya,"
"Hak itu sudah tidak ada lagi bagimu. Hari ini aku ingin kamu menyaksikan penderitaan lain dari putrimu itu,"
Sang raja iblis memberikan isyarat pada pengikutnya, agar memberikan dua cairan khusus untuk Siren dan seorang gadis lainnya. Tanpa perlu dipaksa, Siren dan gadis itu bersedia meminum cairan itu hingga terjadi reaksi yang mengejutkan dikedua wanita itu.
Siren dan gadis itu merasakan sakit kepala yang hebat dengan tubuh yang merasakan panas terbakar.
"Dikehidupan lain, kalian akan melupakan semua tentang asal usul kalian, kalian akan melupakan orang yang kalian cintai, dan selalu sengsara dalam cinta."
"Akan selalu ada rupa yang sama untuk memberikan cinta yang palsu untukmu. Dialah umpan terpilih dan rahimmu akan tersegel, sampai kamu bertemu dengan seseorang yang mempunyai tanda khusus dipunggungnya." Sang raja iblis menunjuk kearah Siren yang masih menggeliat kesakitan.
"Dan kamu, kamu akan selalu disengsarakan oleh perasaanmu. Kamu selalu mengejar dia, tapi dia selalu berlari kearah yang lain. Kamu akan tersiksa karena dia tidak akan mengenalimu ditiap kehidupan. Kamu akan selalu menjadi bayangan atau orang kedua. Terkutuklah kalian!"
Suara sang raja iblis menggelegar, hingga tempat itu terasa bergetar. Tubuh Dean dan Aru bergetar mendengar setiap ucapan sang raja Iblis.
Sang raja iblis tertawa cukup keras karena terlampau senang dengan hasil kutukannya. Tubuh keempat orang itu mendadak melayang seperti memasuki sebuah dimensi yang berbeda.
Sementara itu, anak sang dewa kegelapan berlutut dihadapan sang raja iblis. Kaki pria itu tak terlihat cacat, setelah melakukan perjanjian khusus bersama segelintir orang yang berasal dari manusia campuran. Manusia campuran yang bersedia bersekutu dengan iblis demi mendapatkan hidup yang kekal dan abadi.
"Laksanakan kutukanmu bersama keempat anak itu. Jika kamu beruntung, kamu akan menjadi orang terkuat didunia iblis. Kamu hanya perlu melaksanakan kutukan itu sebaik mungkin, setelah berhasil, kamu bisa menguasai manusia fana.
"Baik Tuanku."
Pria itu kemudian memasuki dimensi yang sama bersama pengikutnya. Pria yang memiliki kekuatan khusus itu membangun kerajaannya sendiri dibumi, dan membangun sesuatu yang sama sekali diluar nalar manusia.
Tinggalkan Like, Koment dan Vote🤗🙏
__ADS_1