SARLINCE ( CINTA Sepihak )

SARLINCE ( CINTA Sepihak )
59. Tidak Mengingat


__ADS_3

Tinggalkan Like, Koment dan Vote🤗🙏


*****


"Aku tidak tahu harus menjawab apa padamu perihal itu. Jujur, aku juga mencintai Regent...."


"Be-benarkah?" Megumi antusias.


"Tapi Megumi. Kamu tahu sendiri kehidupan kita ini tidak senormal manusia biasa. Aku tidak mau melibatkan dia dalam hubungan rumit,"


"Aku ingin memberitahumu rahasia besar tentang Regent dan Vino,"


"Rahasia besar?" ulang Sarlince.


"Ya. Regent dan Vino ternyata datang dari tempat yang sama dengan kita."


"Apa maksudmu?" tanya Sarlince terkejut.


Megumi tidak langsung menjawab pertanyaan Sarlince, gadis itu membuka ponselnya dan memperlihatkan kelima disign yang dibuat oleh Regent.


"Coba kamu perhatikan kelima disign ini baik-baik."


"Aku kan sudah mellihatnya."


"Tapi kamu tidak benar-benar memperhatikannya. Coba lihat ini, apa kamu sama sekali tidak ingat dengan sosok ini?"


Sarlince memperhatikan seorang wanita yang memakai pakaian seadanya ditubuhnya yang terlihat kurus. Wanita itu memanggul sebuah alat yang Sarlince yakini sebuah alat untuk menggali tanah.


"Yah...dia adalah sosokmu dikehidupan pertama. Bukankah dikehidupan itu kita masih berada dizaman bercocok tanam? saat itu kamu mampu mengembangkan sebuah bibit menjadi begitu banyak, dan alhasil tiap warga bisa menanam pohon yang sama dengan hasil yang sama."


"Kamu juga berhasil membedakan mana sayur yang layak makan ataupun yang beracun. Kamu memang sudah hebat dari masa kemasa. Dan coba lihat ini,"


Megumi menggeser layar ponselnya dan terlihat disign Regent yang kedua. Seorang wanita yang berpakaian kuno, dengan hanya menggunakan kain kemban penutup dada, dan beberapa kain yang dibuat sebagai celananya. Tidak lupa ada sebuah kain yang terikat dibagian kepalanya. Gadis itu terlihat sedang menarik sebuah panah dari busurnya.


"Ini kamu dikehidupan kedua, seorang gadis penguasa hutan. Anak seorang kepala suku, yang bisa menaklukan singa hanya dengan satu busur panah saja. Mehru, dan namaku disini Kheiren. Apa kamu mengingatnya?" tanya Megumi.


Sarlince kemudian menggeser semua disign-disign itu. Dan disign terakhir menyadarkannya bahwa semua disign itu memang miliknya. Pakaian Sarlince yang mengenakan baju seorang kapten, menyadarkannya kalau dia memang pernah menjadi bagian itu.


"Ap-apa ini benar-benar hasil karya Regent sendiri?" tanya Sarlince yang kemudian diangguki oleh Megumi.


"Kamu tahu? gadis yang dia cari selama ini adalah Mehrunya. Yang artinya itu adalah kau sendiri."

__ADS_1


"Aku gadis yang dia cari itu?" tanya Sarlince syok.


"Emm." Megumi mengangguk sementara Sarlince menutup rapat mulutnya karena terharu.


"Tapi bagaimana bisa dia tahu semua sosokku? seingatku kita tidak pernah bertemu dengannya disetiap kehidupan bukan?"


"Itulah yang belum kubicarakan dengannya. Aku sengaja belum menanyakan hal itu karena ingin bertemu denganmu lebih dulu agar kita bisa mendengarnya secara bersama-sama."


"Nona. Mungkin ini suatu pertanda kehidupan buruk kita akan berakhir, aku yakin Regent adalah perisai untukmu untuk memecahkan semua teka teki kita."


"Aku akan yakin setelah bertemu dengannya dan menanyakannya langsung."


"Kita atur jadwal agar bisa bertemu dan ngobrol panjang lebar dengannya,"


"Ya Tuhan...aku tidak menyangka kalau dia begitu mencintaiku hingga mencariku sampai dikehidupan ini."


"Ya. Dia sempat menyerah saat bertemu sosok Sarlince yang dia anggap lain dari Mehru. Tapi ternyata dia masih saja terhubung denganmu."


"Emm. Takdir ini memang aneh,"


Ting


Sebuah chat masuk dari Regent. Sarlince menyunggingkan senyumnya karena orang yang diam-diam dia rindukan menghubunginya tiba-tiba.


Melihat Reaksi Sarlince yang senyum-senyum sendiri, membuat Megumi menggelengkan kepalanya. Tidak ada kesan wibawa seorang kapten yang melekat didiri Sarlince saat ini.


"Gumi. Aku pergi keluar sebentar," ujar Sarlince.


"Apa aku perlu menunggumu pulang bersama?" tanya Megumi.


"Tidak perlu. Kamu pulang duluan saja,"


Sarlince melangkah keluar ruangannya dan membeli beberapa makanan untuk makan siang.


"Tuan. Ada Direktur HS Group ingin bertemu,"


Regent terkejut saat mendengar Sarlince datang kekantornya. Tapi hatinya sangat berbunga-bunga saat mengetahui hal itu.


"Suruh dia naik keatas."


"Baik Tuan."

__ADS_1


Regent mengakhiri panggilan itu dengan menyuggingkan senyum. Dan sayangnya tertangkap oleh mata Lucia.


"Lucia keluarkah. Direktur dari perusahaan HS Group akan datang untuk membahas kerjasama kami."


"Baik."


Lucia segera keluar dari ruangan itu dan berpapasan dengan Sarlince. Sarlince berjalan cuek saja tanpa menghiraukan Lucia yang menatapnya dengan lekat.


"Bukankah itu istri dari Qiel pemilik QL Group? jadi mereka melakukan kerjasama?" batin Lucia.


Sarlince mendorong pintu dan melihat Regent sedang santai disebuah sofa panjang.


"Ada apa kamu tiba-tiba datang. Hem?" tanya Regent sembari membelai rambut indah Sarlince saat wanita itu berada disampingnya.


"Aku datang karena ada seseorang yang sedang merindukanku." Jawab Sarlince.


Regent menepuk pahanya agar Sarlince duduk dipangkuannya. Tanpa ragu Sarlince duduk dipaha pria itu dengan posisi mengangkang.


"Mengapa Aku merasa kamu sangat berbeda hari ini,"


"Apa kamu tidak menyukainya?"


Tanpa banyak bicara Regent mengangkat tubuh ramping itu dan membawanya kekamar pribadi miliknya. Suara decap dari keduanya memenuhi ruangan itu. Regent dan Sarlince seperti sama-sama tahu, apa yang sedang dibutuhkan tubuh mereka saat ini.


"Ah...Re..." Sarlince bersuara merdu saat Regent begitu rakus melu**t puncak dadanya.


Sarlince mere**s rambut pria itu dan menginginkan pria itu agar meng****p puncak dadanya agar sedikit lebih kuat.


Sarlince tiba-tiba mendorong tubuh atletis milik Regent hingga pria itu tertelentang. Otot-Otot perutnya yang menonjol begitu menggelitik mata Sarlince sehingga ingin menyentuhnya. Dengan berani Sarlince bermain-main diatas tubuh kekar itu hingga berakhir dibenda kebanggaan milik Regent.


"Ah...sayang..." Regent tak kuasa menahan rasa nik**t saat Sarlince dengan lincah memanjakan miliknya kedalam goa darurat milik wanita itu.


Regent merasa kali ini Sarlince melakukannya dengan penuh gai**h dan mendominan. Namun Regent akui, dia sangat menyukai aksi Sarlince itu. Regent yang takut terpuaskan sebelum Sarlince puas, kembali mendorong tubuh wanita itu hingga kembali berada dibawah kungkungannya. Kali ini Regent yang membuat Sarlince tidak bisa mengendalikan suara merdunya.


"Emmmppttt...ahhh Re..."


Sarlince terhenyak saat benda tumpul dengan ukuran yang tak biasa itu kembali menyeruak kedalam lembah basah miliknya. Perlahan Regent mulai memompa milik kekasihnya itu sembari bermain dipuncak dada Sarlince yang indah.


Sudah tak terhitung berapa kali Sarlince mendapatkan pelepasannya, dan saat terakhir Regent melepaskan cairan cintanya, barulah percintaan itu benar-benar usai dan hanya meninggalkan nafas tersenggal dikedua insan itu.


"Oh...jadi ini bentuk kerjasama yang mereka bilang? kerjasama dibalut kisah ranjang. Kamu bilang sudah memiliki tunangan, tapi kamu bisa bermain api dengan istri orang. Itu artinya masih ada kesempatan untukku bukan? Regent, aku akan membuatmu jatuh kedalam pelukkanku. Kamu pasti memilihku yang masih perawan tentunya. Dan soal tunanganmu itu, aku akan menyingkirkan dia selanjutnya," batin Lucia."

__ADS_1


Lucia segera pergi dari ruangan itu setelah menguping cukup lama kegiatan yang Regent dan Sarlince lakukan.


Tinggalkan Like, Koment dan Vote🤗🙏


__ADS_2