SARLINCE ( CINTA Sepihak )

SARLINCE ( CINTA Sepihak )
55. Undangan


__ADS_3

Tinggalkan Like, Koment dan VoteπŸ€—πŸ™


*****


"Apa semua undangan untuk tiap perusahaan sudah disebar luaskan?" tanya Qiel pada asisten pribadinya.


"Sudah Tuan."


"Jangan lupa undang perusahaan RB Group. Usahakan direkturnya sendiri yang harus datang."


"Baik Tuan."


"Aku ingin melihat kecemburuan dimata pria kurang ajar itu. Jangan dia fikir diperusahaan HS Group aku tidak memiliki mata-mata. Beraninya kamu mengirim bunga untuk istriku. Bahkan sehari bisa 3 kali,"


"Antoni, pesan 3 kamar eksklusif untuk tamu spesial. Buat agar direktur RB Group mendapat hak istimewa itu,"


"Baik Tuan."


"Aku ingin memperlihatkanmu apa yang dinamakan pria sejati. Sarlince hanya mencintaiku, maka aku akan membuatmu melihat percintaan panas kami tepat didepan matamu itu,"


*****


"Nona, ada petugas kesehatan yang ingin menawarkan jasa pemeriksaan kolesterol, asam urat dan gula darah,"


"Dari rumah sakit mana?"


"Mereka bukan dari rumah sakit, klinik atau puskesmas manapun. Mereka cuma semacam PT yang menjual obat herbal namun menawarkan jasa medical chek up."


"Apa PT mereka itu legal? takutnya akan disalah gunakan."


"Tidak tahu juga."


"Lagian diperusahaan kita sudah ada jadwal medical chek up tiap 6 bulan sekali bukan?" tanya Sarlince.


"Iya Nona. Jadi apa kita tolak saja mereka?"


"Kasihan juga kalau ditolak, mereka yang datang pasti bekerja sebagai sales. Begini saja, tawarkan saja bagi staf yang bersedia saja. Jangan ada unsur pemaksaan, barangkali mereka ada yang ingin melakukan pemeriksaan rutin setiap bulannya."


"Apa Nona mau ikut berpartisipasi juga?" tanya Umi.


Sarlince tampak berfikir, mungkin dengan dirinya ikut berpartisipasi, karyawan yang lain bisa ikut tergerak dan secara tidak langsung bisa membantu perekonomian sales tersebut.


"Baiklah. Setelah ku ingat-ingat sudah lama juga aku tidak memeriksakan kesehatanku, kamu juga boleh ikut kalau kamu mau."


"Baik Nona." Jawab Umi.


"Kalau begitu bawa orang itu keruang kesehatan kantor. Aku akan menunggu mereka disana. Jangan lupa beritahu semua staf, barangkali ada yang beminat."


"Baik."


Umi melangkah pergi dari ruangan Sarlince. Setelah Umi pergi seorang staf datang membawa sebuket bunga mawar dan sebuah undangan berwarna ungu.


"Bu ini ada paket bunga seperti biasa, dan ini ada sebuah undangan dari QL Group."


Sarlince meraih undangan dan bunga itu, kemudian menyuruh staf itu untuk pergi. Sarlince mencium aroma bunga mawar yang segar dan wangi, kata-kata cinta teruntai dari sebuah kartu ucapan yang dikirim Regent setiap harinya.

__ADS_1


Sarlince kemudian membaca undangan yang ada diatas mejanya.


"QL Group akan mengadakan ulang tahun perusahaan di hotel bintang 5. Akan ada drama apalagi disana?" ucap Sarlince lirih.


Ting


Sebuah chat masuk dan tentu saja itu berasal dari Regent.


"Apa bunganya sudah sampai?"


"Sudah. Terima kasih."


"Bagaimana dengan kata-kata cintanya? apa kamu suka?"


"Iya."


Regent mengirimkan foto undangan yang dia dapat dari QL Group.


"Suamimu mengundangku keacara ulang tahun perusahaannya. Apa menurutmu aku harus datang?"


"Terserah saja. Kalau tidak sibuk silahkan datang."


"Sepertinya aku memang harus datang, aku merindukanmu dan ingin melihat kecantikkanmu dimalam itu."


"πŸ™„πŸ™„πŸ™„"


"Kenapa dengan matamu itu? apa kamu tidak merindukanku?😭"


"Kamu tidak akan berbuat gila lagi disana kan? itu sangat beresiko,"


"Aku tidak pernah takut dengan apapun. Yang aku khawatirkan masa depan kariermu, jika hubungan kita sampai terekspos."


"Kalau begitu aku juga tidak akan takut. Asalkan ada kamu disisiku, aku siap menghalau badai apapun."


"πŸ™„πŸ™„πŸ™„πŸ™„πŸ™„πŸ™„πŸ™„πŸ™„πŸ™„πŸ™„πŸ™„"


"Kamu tahu? bahkan suamimu menyediakan kamar esklusif untukku. Aku jadi berfikir, kenapa dia harus melakukan itu? bukankah aku tidak melakukan kerja sama dengan perusahaannya? apa itu ada hubungannya denganmu?"


Sarlince tampak berfikir, apa yang Regent katakan benar adanya.


"Sepertinya kamu harus berhenti mengirimiku bunga. Aku takut diperusahaanku ada mata-mata,"


"Oke."


"Saat disana nanti jangan berbuat aneh-aneh atau mencoba mendekatiku. Aku tidak mau sampai kamu menjadi sasaran olehnya,"


"Tergantung. Aku ingin melihat dulu, apa yang sedang ingin dia rencanakan."


Sarlince tidak lagi membalas chat itu. Dia tahu Regent sangat tidak mudah dikendalikan. Pria itu akan melakukan apa yang menurutnya dianggap benar.


Sarlince melangkah keluar ruangannya untuk menuju ruang kesehatan. Sarlince bisa melihat 3 orang berpakaian rapi, seorang pria dan dua orang wanita.


"Hallo selamat siang Bu. Perkenalkan kami dari Pt orindo yang bergerak dibidang penjualan obat herbal dan jasa."


"Jasa apa?"

__ADS_1


"Pemeriksaan medical chek up sederhana. Mungkin ibu pernah melakukan pengecekan kolesterol, asam urat dan Gula darah?" tanya pria berdasi.


"Ya."


"Apa dengan alat yang sama seperti ini bu?" tanya pria itu.


Sarlince melirik kearah alat dan 3 tabung kecil dengan warna berbeda.


"Ya."


"Berarti sama ya bu. Artinya ibu sudah tidak asing pemeriksaan dengan cara ini."


"Ya."


"Nah sebelum itu kami juga ingin menawarkan ibu untuk melakukan pemeriksaan dengan alat ini. Apa ibu pernah melihat atau pernah melakukan pemeriksan dengan alat ini?"


Sarlince melirik kearah benda yang berbentuk segi empat, persis seperti sebuah koper kecil namun didalamnya berisi banyak tombol dan sebuah tempat untuk meletakkan telapak tangan.


Sarlince tersenyum tipis saat melihat benda itu. Benda yang benama hand accupoint itu di 2000 tahun yang akan datang tidak lagi digunakan. Ada alat yang lebih canggih lagi, yang bisa mendeteksi penyakit jauh lebih cepat.


"Alat apa itu?" tanya Sarlince pura-pura tidak tahu.


"Ini hand accupoint namanya. Jadi alat ini berfungsi untuk mendeteksi penyakit melalui titik accupunture telapak tangan kita."


"Benarkah?"


"Ya. Disamping itu, alat ini bisa juga digunakan untuk terapi pijat melalui aliran listrik dengan telapak tangan kita."


"Begitu?"


"Ya. Apa ibu ingin mencobanya?"


"Tentu. Aku ingin tahu penyakit apa saja yang mulai bersarang ditubuhku." Jawab Sarlince


Pria itu mulai mengoprasikan alatnya, Sarlince akui mental mereka sangat berani untuk datang keperusaan besar seperti HS Group. Seharusnya mereka tahu, diperusahaan besar seperti ini sudah ada tim kesehatan atau rumah sakit yang bekerjasama untuk medical chek up rutin.


Sarlince mulai diperintahkan untuk meletakkan salah satu telapak tangannya diatas alat tersebut, dan telapak tangan yang lain disuruh menengadah. Pria itu mulai menekan titik-titik tertentu ditelapak tangannya yang akan menimbulkan setruman-setruman kecil jika memang ada yang bermasalah dengan tubuh Sarlince.


"Baik ibu, dari sekian pemeriksaan, ternyata ibu cuma bermasalah dbagian kepala dan juga saluran kemih. Apa ibu sering mengalami sakit kepala akhir-akhir ini? dan juga ibu sering menahan untuk berkemih?"


"Ya. Itu karena pola tidurku yang kurang teratur. Untuk masalah berkemih, memang benar juga, kesibukan saya terkadang membuat saya sering menahannya."


"Usahakan jangan lagi melakukan itu ya bu. Itu sangat berbahaya. Menahan berkemih, bisa menyebabkan infeksi saluran kemih, pembengkakan kandung kemih, sensor lebih sensitif hingga kita menjadi sering ingin berkemih. Dan yang paling fatal adalah, bisa menyebabkan batu ginjal atau pun gagal ginjal."


"Baik terima kasih untuk konselingnya pak, saya akan berusaha mendengarkan nasehat anda."


"Kalau begitu kita langsung melakukan pemerisaan tes kolesterol, gula darah dan asam urat ya bu?" tanya pria itu.


"Silahkan."


Sarlince bersedia melakukan rangkaian pemeriksaan karena dia fikir tidak ada hal yang membahayakan untuk tubuh orang lain. Rekan pria itu tampak mengganti jarum disebuah alat yang berbentuk persis seperti pena. Alat itu juga bisa mengatur seberapa dalam tusukkan yang bisa masuk kedalam ujung jari.


Ctitttttt


Wanita itu mulai menekankan alat itu keujung jari, dan terlihat ada darah yang keluar dari jari tersebut. Wanita itu mengelap darah pertama yang keluar dengan sebuah kapas alkohol dan kemudian menekan ujung jari itu lagi untuk mengambil sampel darah yang lain. Strip yang sudah terpasang tampak sudah siap bertengger diatas alat pendeteksi. Perlahan darah itu meresap kedalam strip tersebut dan angka-angka mulai menghitung dialat pendeteksi tersebut.

__ADS_1


Tinggalkan Like, Koment dan VoteπŸ€—πŸ™


__ADS_2