SARLINCE ( CINTA Sepihak )

SARLINCE ( CINTA Sepihak )
72. Syok


__ADS_3

Tinggalkan Like, Koment dan Vote🤗🙏


*****


Dean melepaskan pagu***n bibirnya dari b***r mungil Siren. Nafas mereka masih saling memburu, saat mata keduanya bertemu satu sama lain.


"Aku masih ingin disini bersamamu, bolehkah aku sedikit lama bermain denganmu?"


"Dean kamu harus pulang. Aku takut Baba mengetahui keberadaanmu."


"Tapi kamu harus berjanji, biarkan aku menemuimu setiap hari disungai ini,"


"Emm." Siren mengagguk sembari membingkai senyuman tipis.


"Senyummu sangat cantik,"


Siren menunundukkan kepalanya, ini kali pertama dirinya dipuji oleh lawan jenis.


Grepppp


Dean kembali memeluk erat tubuh gadis berkulit coklat itu, seperti enggan berpisah.


"Aku akan menghantarmu hingga perbatasan."


.


"Tidak perlu. Itu terlalu jauh,"


"Tidak mengapa. Biar aku melakukannya,"


Dean tersenyum senang. Pria itu menautkan jemarinya dicelah jemari Siren, gadis itu menatap pertautan jari mereka, meski terasa aneh tapi hatinya tidak bisa mengungkapkan betapa ada rasa senang disana.


Dean dan Siren melenggang pergi dengan berpegangan tangan. Sesekali mereka saling melirik dan tersenyum malu-malu.


Sementara dialam yang berbeda sang raja iblis tertawa dengan sangat keras. Tawa itu begitu menggelegar dan menakutkan sehingga siapapun yang mendengarnya tubuh mereka akan bergetar kerakutan.


"Kalian dengar suara jeritan kesakitan itu? itu suara dari manusia campuran yang nyawanya direbut dengan paksa."


"Manusia bodoh itu sudah membuka segel salah satu hutan dan mengorbankan orang banyak demi satu manusia yang masih terbelenggu."


Tubuh dewi kegelapan gemetar mendengar hal itu. Dia tidak ingin putrinya bernasib sama dengan dirinya.


"Tuanku junjungaku, kumohon lepaskanlah anakku. Kasihani dia, walau bagaimanapun dia adalah anak cucu keturunan iblis. Tuan sudah mengutuknya menjadi lumpuh, seharusnya Tuan memberikan dia sedikit kelonggaran. Biarkan aku yang menanggung semua siksaannya," ucap Dewa kegelapan.


Sang raja iblis menatap seorang pemuda lumpuh yang duduk disudut ruang yang cukup gelap. Apa yang dewa kegelapan katakan memang benar, harus ada penerus kerajaan iblis didunia kegelapan. Tadinya dewi dan dewa kegelapan memang akan disatukan meskipun mereka memiliki hubungan sedarah, tapi hasil keturunan yang dihasilkan akan murni gelap seutuhnya.


"Apa kemampuan yang dimiliki anakmu yang cacat itu agar aku bisa melepaskannya?"


"Bebaskan kutukkannya."

__ADS_1


"Tidak bisa. Aku tidak percaya anakmu tidak akan membuat ulah yang sama seperti ayahnya."


"Kalau begitu aku serahkan saja sepenuhnya pada junjunganku," ujar Dewa kegelapan.


"Lalu bagaimana dengan putriku Tuanku? bukankah dia anak cucu keturunan iblis juga? seharusnya tuanku juga melepaskannya."


"Diantara kalian harus berkorban. Setiap pertarungan pasti memiliki satu pemenang, dan yang kalah harus dikorbankan."


"Apa maksud Tuanku? apa tuanku menginginkan kami bertarung hingga mati?" tanya Dewi kegelapan.


"Bukan kalian yang akan bertarung, tapi para anak kalian. Aku sudah memiliki pemikiranku sendiri, aku memutuskan anak cacat itu yang memegang kendali permainannya."


Dewa kegelapan menyeringai puas. Sementara dengan satu gerakan telunjuknya, raja iblis berhasil memindahkan anak cacat itu tepat berada dihadapannya.


"Mulai hari ini.kutukanmu akan kucabut namun sesuai aturan tertentu. Kamu akan mempunyai kemampuan ditiap kehidupan, menjadi penguasa atas kaummu. Tapi kamu tidak bisa lepas dari kondisi cacat, hanya dengan bersinergi, meminum, memindahkan, dan memperalat bagian anggota tubuh keturunan dewi kegelapan, kamu akan bisa kembali normal, tampan, dan muda. Sebelum itu kamu akan terjebak didalam tubuh manusia senja meskipun kamu hidup ribuan kali sekalipun."


Dewi dan dewa kegelapan tertegun mendengar ucapan sang raja iblis. Bagi mereka itu sama saja anak keturunan mereka dipaksa bertarung sampai mati.


"Lalu bagaimana kalau putriku belum mematahkan segel itu?"


"Itu hak istimewa yang kamu dapatkan karena berhasil menyegel hutan itu. Tapi percayalah, lambat laun putrimu akan melanggar batasannya." Jawab Raja iblis sembari tertawa keras.


Dewa kegelapan menatap sang putra yang memberikan seringai aneh pada sudut bibirnya.


"Lalu apa yang akan tuanku lakukan pada anak keturunan campuran peri itu?" tanya Dewi kegelapan.


"Karena dia haus akan cinta anakmu, ditiap kehidupan nanti dia akan dibuat menderita oleh cintanya itu. Meskipun dia ada didekat putrimu, namun tetap saja dia tidak terlihat."


"Ya. Aku bahkan sudah menyuruh kaum iblis mencuri cairan khusus dari kaum peri, agar anakmu bisa melupakan semua yang terjadi dikehidupan ini. Termasuk pernah memiliki ibu sepertimu, dan juga cinta seperti pemuda itu."


Dewi kegelapan sangat bersedih hati mendengar ucapan sang raja iblis. Tapi dia tidak bisa berbuat apapun. Karena dia tahu betul seperti apa raja iblis itu.


"A-aru....," ucap Dean lirih saat melihat tubuh Aru tergeletak ditanah dengan kondisi tubuh yang penuh luka-luka.


Dean mengguncang tubuh sahabatnya itu, berharap Aru baik-baik saja. Ternyata pemuda itu pingsan akibat syok melihat peristiwa demi peristiwa tepat didepan matanya.


"Siren. Air," Dean memerintah.


Siren mengambil air dari tabung bambu dan menyodorkannya pada Dean. Pria itu meminumkan air itu sedikit demi sedikit pada mulut Aru yang sedikit terbuka, Dean juga memercikkan air kewajah Aru hingga pria itu tersadar dari pingsannya.


"Aru. Apa yang terjadi? kenapa kamu disini dengan kondisi penuh luka begini? dimana ayah?" tanya Dean bertubi-tubi.


Mendengar nama Ayah disebut, seluruh ingatan tentang kejadian itu seperti kilas balik dalam otaknya.Tubuh Aru mendadak gemetar dengan mata merah berair.


Bughhh


Bughhh


Bugghhh

__ADS_1


Aru tiba-tiba memukuli Dean dengan membabi buta.


"Dasar manusia terkutuk! gara-gara kamu kaum kita hancur. Gara-Gara kamu ayah tewas. Gara-Gara kamu hutan peri musnah. Manusia biadab seperti kamulah yang pantas mati!" hardik Aru dengan nafas terengah-engah.


"Ap-apa yang kamu katakan?" tanya Dean sembari menyeka darah dari sudut bibirnya.


"Kamu ingin tahu apa hasil perbuatanmu?"


Aru dengan kasar menyeret tangan Dean dan membawa pria itu hingga keperbatasan. Sementara Siren hanya ikut mengekor dibelakang mereka.


Mata Dean terbelalak saat melihat pemandangan didepannya. Tidak ada lagi hutan hijau yang indah, hutan peri kebanggaan mereka. Semua telah dibumi hanguskan oleh mahluk astral itu.


Brukkkkk


Tubuh Dean terjatuh dengan lutut yang lebih dulu menyentuh tanah. Air mata pria itu mengalir sederas air terjun.


"A-ayah," bibir Dean bergetar saat menyebut nama itu.


"Ayaaaaaaaahhhhhhhhh...." teriak Dean dengan keras, teriakan rasa bersalah dan penuh penyesalan.


"Ayaaaaaaaahhhh....ayaahhhhh....ayaahhhh"


Dean berdiri dan segera berlari kearah luar perbatasan. Namun dengan sigap Aru dan Siren menarik kedua tangan Dean hingga pemuda itu sama sekali tidak keluar dari perbatasan.


"Lepaskan aku Aru...lepaskan aku hikz ...aku yakin ayah masih hidup. Aku ingin ayahku Aru...aku menginginkan ayahku...huuaaaaa..."


Dean berontak seperti orang gila. Air mata pria itu sudah memenuhi seluruh wajahnya.


Plakkkkk


Aru kembali menampar wajah Dean agar pria itu bisa dikendalikan.


"Ini semua gara-gara ulahmu. dan ...."


Aru menoleh kearah Siren, gadis itu tampak merasa bersalah meskipun wajahnya masih sangat datar.


"Ini karena kamu ingin bersatu dengan gadis ini kan?" Aru mendorong tubuh Siren hingga gadis itu teraungkur ketanah.


Melihat Aru begitu kasar terhadap Siren, Dean tiba-tiba menghadang Aru dan menatap pria itu dengan tajam.


"Oh..setelah membunuh ayah, kamu masih ingin membela gadis ini? gara-gara dia kamu melanggar aturan hutan, gara-gara dia kamu membunuh semua manusia campuran."


"Bukan gara-gara dia. Tapi ini semua karena ulahku sendiri."


Tap


Tap


Tap

__ADS_1


Pakuo menghampiri Dean dan Aru yang sedang bertikai, namun matanya terbelalak saat melihat apa yang terjadi didepan matanya. Bibir Pakuo bergetar, seketika tatapan matanya beralih menatap kearah Dean yang ketakutan saat melihat tatapan Pakuo yang begitu menghunus jantungnya.


Tinggalkan Like, Koment dan Vote🤗🙏


__ADS_2