Secret Baby Girl

Secret Baby Girl
Bantu Aku Mewujudkannya


__ADS_3

°°°~Happy Reading~°°°


"Eundak mau myh, Molla mau tidull sheundilli. Mommy shama daddy tidull beulldua saja, tellush buatkan Molla adik bayi oek oek yang banak..." Pinta gadis kecil itu dengan polosnya.


Membuat Hanna semakin merona saja, mengapa putri kecilnya itu masih saja membahas hal itu bahkan di depan suaminya? Kira-kira, apa yang tengah di pikirkan suaminya itu saat ini?


Ahhh, cukup Hanna...


Bagaimana ia sibuk memikirkan perasaan suaminya, memikirkan perasaannya saja ia sudah kelimpungan.


"Baiklah girl, tidur yang nyenyak, hmmm..." Sahut David sembari mengecup kening sang putri.


"Baiklah daddy, daddy shama mommy sheumangat duga buat adik bayi oek oek na ya, hihihi..." Kikik Maura.


David tersenyum simpul, laki-laki itupun segera menggiring sang istri untuk keluar dari kamar sang putri.


"Mas..." Rengek Hanna begitu suaminya itu menutup rapat pintu kamar putrinya.


"Tidak apa-apa Hanna, kita bisa memantaunya dari CC TV..." Sahut David sadar akan kekhawatiran sang istri.


Hanna diam, namun manik matanya menunjukkan semua isi hatinya, bagaimana perempuan itu berharap sang suami akan memaksa sang putri untuk tidur bersama mereka saja.


"Sudah, jangan pikirkan yang tidak-tidak. Lebih baik kita tidur lagi, aku mengantuk sekali Hanna..."


Tanpa aba-aba David langsung menyaut tangan sang istri dan membawanya melangkah bersamanya, membuat Hanna sontak tersentak, jantungnya berdebar tak terkira, lagi-lagi perempuan itu kehilangan kontrol tubuhnya, tak mampu menolak, hanya bisa diam patuh pada semua perkataan suaminya.

__ADS_1


Hingga mereka tiba di kamar utama, suasana canggung seketika menyeruak, Hanna terlihat salah tingkah, ini adalah kali pertamanya berada di kamar tidur tanpa adanya putri tercinta, membuat Hanna gugup, berdebar, dan tak mampu berpikir waras.


Sedang David, laki-laki itu terlihat menyunggingkan senyum samar nya, istrinya itu begitu menggemaskan, lihat saja wajah istrinya yang kini mulai merona, membuatnya semakin ingin merengkuhnya saja.


"Kau tak ingin memenuhi keinginan putri kita Hanna?" Sahut David tiba-tiba, membuat Hanna sontak mengernyit.


"Maksud mas?"


"Membuatkan baby untuknya, kau tidak ingin memenuhinya?" Timpal David dengan santainya.


Membuat Hanna sontak melebarkan bola matanya, mengapa suaminya itu menanyakan hal ini padanya, apa jangan-jangan, suaminya itu akan menagih hak nya?


Tidak tidak...


Apakah ini tak bisa di tunda? Jujur saja, ia belum siap, kenangan malam itu saja sering membuatnya tak bisa terlelap, membuat hatinya selalu tersiksa akan trauma yang masih saja mendera.


"Aku ingin memenuhi keinginan putriku Hanna..."


Deg...


Hanna semakin terperangah, suaminya benar-benar menginginkannya. Namun perempuan itu masih tak bergeming, ia dilema, batinnya saling berperang tak karuan, ingin rasanya ia menjalankan kewajibannya sebagai seorang istri, namun faktanya, luka lama itu terasa begitu membekas menciptakan sebuah trauma yang berkepanjangan.


"Biarkan aku memenuhi keinginan putriku dan kamu lakukan kewajiban mu sebagai istriku, berikan hak ku Hanna, ini pintaku sebagai suamimu..."


Hanna menghela nafas berat, perempuan itu berusaha memantapkan hatinya.

__ADS_1


Perlahan, tangannya kini bergerak melepas belitan tangan itu dari tubuhnya, Hanna membalik badannya, pandangan mereka pun bertemu.


"Mas, Hanna..." Bibirnya bergetar, nyatanya ingatan kelam itu berhasil membuatnya menjadi sosok yang rapuh.


"Maafkan aku karena telah membuatmu terluka di masa lalu Hanna. Izinkan aku menghapus kenangan buruk itu dan menggantinya dengan kenangan indah. Aku telah berjanji pada kedua orangtuamu untuk membahagiakanmu, tolong bantu aku mewujudkannya, Hanna..."


Hanna menatap dalam-dalam manik mata itu, terlihat begitu teduh, tak ada lagi aura dingin yang biasa di tampilkan, sebaliknya, tatapan itu terasa begitu hangat, suaminya menatapnya dengan penuh kelembutan.


Hanna maju selangkah, tangannya kini mengulur merengkuh suaminya dengan penuh keyakinan.


"Hanna mengizinkan mas, lakukanlah, bahagiakan Hanna sesuai janji mas pada ayah dan ibu..."


🍁🍁🍁


Annyeong Chingu


Cukup di situ saja ya


Chapter 100 ini sudah termasuk chapter unboxing


Please jangan nagih lebih


othor anak folos, ciyus😂


Semoga puasanya lancar semua

__ADS_1


Happy Reading


Saranghaja 💕💕💕


__ADS_2