Secret Baby Girl

Secret Baby Girl
What Happen Girl?


__ADS_3

°°°~Happy Reading~°°°


Mobil mewah itu berhenti tepat di halaman mansion dengan pengawalan ketat, salah satu bodyguard terlihat membukakan pintu mobil dan menyembullah sosok gadis cantik dengan penampilannya yang sudah acak-acakan tak karuan.


Maura, gadis kecil itu sontak berlari memasuki mansion dengan kaki kecilnya, membuat beberapa pelayan sontak di buat panik bukan kepalang. Bagaimana jika gadis kecil itu terjatuh dan akhirnya terluka?


Tamat sudah riwayat mereka.


"Nona muda, jangan berlari..." Tegur bibi Zee sembari mengejar sang majikan kecil.


"Molla mau teupat-teupat bibi Shi, kata mommy halli ini Molla mau lihat dedek bayi oek-oek..."


"Bibi Shi tollong puntet itu na, Molla eundak shampai, euhhh..." Sembari melompat-lompat berusaha meraih tombol lift.


Bibi Zee pun membantu Maura menekan tombol lift, mereka masuk bersama, gadis kecil itu tampak mendengus begitu pintu lift itu tertutup dan berangsur naik.


"Huhhh, kallau shaja Molla bisha teupat-teupat beushall, pashti Molla eundak ushah shulluh-shulluh bibi Shi puntet itu na..." Cebik Maura yang hanya di balas kekehan oleh bibi Zee. Gadis kecil itu memang begitu menggemaskan, apalagi saat mendengus kesal.

__ADS_1


Pintu lift pun terbuka, gadis kecil itu tak menyia-nyiakan kesempatannya begitu saja, kaki mungilnya langsung berlari memasuki kamar sang mommy dengan tak sabar nya.


"Mommy mommy, halli ini kita jadi lihat dedek bayi oek-oek na kan myh..." Tanya Maura penuh antusias.


Hanna meletakkan bedak yang tadi ia gunakan untuk menutupi wajah pucatnya, perempuan itu kembali muntah di hari kedua setelah mengetahui perihal kehamilannya, membuat David keukeh mengajaknya ke rumah sakit atau suami posesifnya itu akan menggiring para dokter beserta alat medisnya datang ke kediamannya, membuat Hanna tak punya pilihan lain selain menuruti saja permintaan suaminya.


"Iya sayang... Kakak Maura sepertinya senang sekali..." Jemari tangannya mengulur mengusap lembut wajah sang putri yang berbinar penuh rona bahagia.


"Iya dong myh, Molla sheun, ussst..." gadis kecil itu menutup mulutnya dengan seluruh jemari mungilnya, "mashud kaka Molla, kaka Molla sheunang sheukalli myh, kaka Molla mau lihat dedek bayi oek-oek ladih apa dalam pullut na mommyh. Kata Ashi, dullu dedek Acell shuka main-main bellbi waktu dallam pullut onty Anullish..."


Membuat Hanna sontak tergelak, ada-ada saja cerita absurd dari sahabat putrinya itu.


"Hihhh, Molla shius myh, kata Ashi, waktu dedek Acell di pullut onty Anullish, dedek Acell shuka main-main bellbi waktu mallam-mallam, jadi kallau pagi-pagi onti Anullish shuka banun na shiang-shiang kalluna di ajak dedek Acell main bellbi mulullu..."


"Hah... Bagaimana bisa begitu sayang..." Hanna tergelak, perempuan itu masih tak habis pikir, bagaimana gadis kecil itu mendapatkan ide tak masuk akal seperti ini.


"Kamu tidak tau saja sayang, itu hanya akal-akalan orang tuanya saja saat terlalu asik bermain..." Celetuk David kemudian melabuhkan kecupannya di kepala sang istri, membuat Hanna sontak menoleh menatap sang suami yang kini mengerling nakal ke arahnya.

__ADS_1


"Daddy daddy, i won kish too..." Pinta gadis kecil itu saat hanya dirinya yang tak mendapatkan ciuman dari sang daddy.


David menurut, laki-laki itu memilih mencium pipi sang putri dari pada nanti mendapatkan amukan dari gadis kecil itu.


"Ouhhh, what happen girl, apa yang kamu lakukan tadi di sekolah, kenapa bisa seperti ini, heummm..." Keluh David begitu sadar akan penampilan sang putri yang sudah tak karuan, rambutnya acak-acakan, seragamnya sudah keluar dari rok yang sudah malang melintang, dasi di kerah bajunya pun sudah miring tak ada di posisi semestinya.


"Hihihi, tadi Molla main keujall-keujall shama Ashi shama Asha daddy, Ashi ajak Molla ambil buku na Asha tullush mau buang ke kollam ikan, eh eundak jadi kalluna Asha udah bullu nangkap Molla shama Ashi, hihihi..."


David menghela nafas dalam, tidak heran jika penampilan putrinya jadi seperti ini jika bermain dengan putri rekan bisnisnya itu.


"Ya sudah, sekarang ganti baju dulu setelah itu kita ke rumah sakit..."


"Of kloshh daddy, Molla udah eundak shaball mau lihat dedek bayi oek-oek, hihihi..."


🍁🍁🍁


Annyeong Chingu

__ADS_1


Happy Reading


Saranghaja 💕💕💕


__ADS_2