Secret Baby Girl

Secret Baby Girl
Sangat Memalukan


__ADS_3

°°°~Happy Reading~°°°


Malam mulai menyingsing, semua tamu yang tadi hadir untuk menjadi saksi pernikahan David dan Hanna telah kembali ke kediaman masing-masing, termasuk mama Agatha dan tuan Sebastian, sepasang orang tua itu memilih langsung cabut tak ingin mengganggu keluarga sederhana itu untuk menikmati indahnya malam bersama.


"Daddy, nanti kita jadi tidull beulltiga kan?" Gadis kecil yang tengah merebahkan diri di atas lengan kiri sang daddy itu tak henti bertanya, seolah tak bosan saat mendengar kabar yang paling membahagiakan dalam hidupnya, bisa berbagi ranjang bersama mommy dan daddy nya, adalah hal yang selama ini diimpikannya.


"Yes girl..." Jawab David masih fokus dengan ponsel miliknya.


Maura beralih menatap ke sekeliling, menoleh kesana-kemari mencari sang mommy yang telah lama menghilang dari pandangannya.


"Daddy, mommy kok eundak ada shini-shini..."


David hanya membisu, laki-laki itu begitu fokus dengan ponselnya hingga tanpa ia sadari telah mengacuhkan sang putri tercinta, membuat gadis kecil itu sontak bangkit dari tidurnya.


"Daddy..." Sentak nya, membuat David seketika itu menatap pada sang putri yang sudah kadung memberengut kesal.


"Yes girl..."


"Daddy tuekin Molla, Molla eundak shuka..." Sungutnya dengan memasang wajah sebal.


"Oh no girl, sorry, daddy tidak sengaja... Tadi putri daddy yang cantik ini bicara apa, hmmm..." Puji David berusaha mengembalikan mood sang putri yang hancur akibat ulahnya.


"Mommy kok eundak muntul-muntul daddy, tadi mommy billang mau kamall mandi, tapi koo eundak kelluall-kelluall sih?"


Membuat David sontak tersadar, hampir satu jam lamanya perempuan itu hilang dari pandangannya, izinnya hanya pergi ke kamar mandi untuk memberikan diri, namun nyatanya sampai sekarang perempuan itu tak kunjung menampakkan diri, membuat David mengernyit, apa yang dilakukan perempuan itu sebenarnya?


"Bentar girl, daddy coba cek mommy dulu..."

__ADS_1


David akhirnya bangkit dari ranjangnya, melangkah mendekati pintu kamar mandi, diketuknya pintu yang tertutup rapat itu sedikit keras.


Tok tok tok...


"Hanna, kau masih lama? Apa yang kau lakukan?"


Tidak ada sahutan, membuat David semakin mengeraskan ketukannya.


"Hanna, kau dengar aku? Kalau kau tidak bersuara aku akan dobrak pintu ini..." Sahut David dengan suara keras menggelegar, terdengar seperti sebuah titah yang tak dapat di sanggah.


"S-sebentar tuan..."


Lirih suara itu mendayu dari balik kamar mandi, membuat David akhirnya bisa menarik nafas lega.


"Cepatlah, Maura sudah ingin tidur..."


"Iya tuan..."


"Kau masih lama? Kenapa tidak keluar-keluar?" Sahut David tak sabar.


"Sebentar lagi..."


Hening kembali terjadi, lagi-lagi pintu itu belum kunjung terbuka, membuat laki-laki itu semakin gusar.


"Hanna, kapan kau akan keluar? Maura menangis mencarimu..." Sahut David setengah berbohong.


"Iya, sebentar lagi..."

__ADS_1


"Dari tadi kau bilang sebentar terua tapi tidak keluar-keluar. Aku bukan anak kecil Hanna..." Dengus David kesal, hingga tak lama pintu akhirnya terbuka, menampilkan sosok Hanna yang telah rapi dengan pakaian tidur lengan panjang nya.


"Kenapa kau lama sekali?" Hardik David menghakimi Hanna.


"Eummm, itu..."


"Itu apa?" Sambar David dengan kedua tangan yang dilipat di depan dada, membuat Hanna semakin menunduk tak enak, ia telah membuat suaminya kesal karena ulahnya.


"Apa Maura sudah tidur?" Jawab Hanna mengalihkan pembicaraan.


"Jawab dulu, tadi kamu kenapa lama sekali?" Hardik David.


"Tidak apa-apa, sungguh..." Dan entah mengapa wajah Hanna kini mulai merona.


"Aku bukan orang yang suka dibohongi, kau harus ingat itu..." David membalik badan, wajahnya menekuk kesal, ia sudah acuh pada perempuan yang telah berani-beraninya mempermainkannya.


"Saya tadi kesusahan memakai br*..."


Cicit Hanna, membuat langkah David seketika terhenti.


"Itu sangat memalukan, maaf..."


Lirih Hanna, dengan wajah memerah ia melangkah cepat mendahului David yang masih diam mematung di tempatnya.


🍁🍁🍁


Annyeong Chingu

__ADS_1


Happy Reading


Saranghaja 💕💕💕


__ADS_2