
°°°~Happu Reading~°°°
"Tidak apa-apa mas. Hanya saja, mas pasti merasa kesepian karena ruangan mas sebesar ini..." Tiba-tiba saja perempuan itu merasa tak tega dengan kesendirian sang suami di tengah ruangan super luas itu.
"Sebenarnya sih mas kesepian sayang, tapi mau bagaimana lagi... Memangnya kamu mau nemenin mas disini supaya mas ngga kesepian lagi?" Sahut David memelas, wajahnya tampak layu seolah dirinyalah yang paling tersiksa di muka bumi ini.
Hanna tampak menimbang.
"Emmm... Hanna sih mau-mau saja mas, asalkan itu tidak mengganggu pekerjaan mas nantinya..."
Membuat David sontak menegakkan tubuhnya, laki-laki itu begitu terkejut akan penawaran menggiurkan sang istri tercinta.
"K-kamu serius sayang? Tidak lagi bercanda kan..." Seru David tak mampu mengungkap kata.
"Iya, Hanna serius mas... Kalau keberadaan Hanna di sini bisa membuat mas tidak kesepian lagi, kenapa tidak..."
"Oke, setuju!!! Jadi mulai besok kamu harus temenin mas disini ya sayang..." Seru David penuh binar bahagia.
Hanna mengangguk.
"Iya mas, nanti Hanna datang kesini setelah mengantar Maura pergi ke sekolah ya...." Tawar Hanna. Sebenarnya ia pun merasa kesepian jika seharian suntuk harus berada di rumah sembari menunggu jam kepulangan sang putri. Jika ia berada di kantor sang suami, pasti ia akan lebih leluasa menatap wajah rupawan itu seharian penuh.
Sembari menyelam, minum air...
__ADS_1
Kekeh Hanna dalam hati. Perempuan itu diam-diam semakin posesif saja setelah diteliti.
"Mas tidak sabar menunggu esok hari sayang..." Sahut David tak sabar, laki-laki itupun menghamburkan ciumannya di wajah sang istri, membuat Hanna menarik nafas dalam, perempuan itu tak dapat berbuat banyak saat suaminya itu kembali menjadi pribadi yang mes*m seperti biasa.
"Huhhh, daddy shuttop tium-tium mommy na Molla shepeulti itu..." Sungut Maura berjalan cepat menghampiri mommy dan daddy nya, memaksa David untuk melepaskan kungkungan nya dari sang istri dengan berat hati tentunya.
"Putri mommy tidak boleh galak-galak seperti itu dong sama daddy..." Peringat Hanna sembari membenahi kerudungnya yang kocar-kacir akibat ulah suaminya.
"Daddy shih myh, shuka tium mommy banak-banak, tapi shama Molla na eundak peullnah dapat tium-tium. Kan Molla sheuball..." Sungut gadis kecil itu menjatuhkan dirinya di pangkuan sang mommy tercinta, wajahnya yang cemberut kini ia tenggelamkan di dada sang mommy yang terbalut kerudung.
"Ohhh, putri daddy cemberut karena tidak dapat kiss juga dari daddy, hmmm..."
Laki-laki itupun mengambil sang putri dari pangkuan sang istri, di lihatnya wajah Maura yang kini tampak bersungut karena tak mendapatkan kecupan darinya, gadis kecil itu benar-benar iri dengan mommy nya sendiri.
Cup...
"Sudah?"
"No, tadi daddy kish mommy banak-banak. Molla duga mau kish banak-banak shepeulti mommy..." Sahut Maura masih bersungut-sungut.
David memenuhi kemauan sang putri, kecupan-kecupan kecil pun ia daratkan di wajah sang putri hingga membuat gadis kecil itu akhirnya menggeliat kegelian.
"Shuttop daddy, tukup tukup... Molla eundak mau kish ladih, nanti Molla gumoh, ahahaha..." Tawa menggelegar memenuhi seisi ruangan, sebelum akhirnya pintu ruangan itu di ketuk dan tampaklah asisten Erick yang berangsur memasuki ruangan.
__ADS_1
"Maaf tuan, anda sudah harus memulai meeting..."
"Daddy mau peullgi, kan Molla ballu shampe-shampe shini?" Gadis kecil itu memberengut kecewa, baru saja ia bermain dengan sang daddy, daddy nya itu sudah harus kembali meninggalkannya lagi.
"Hmmm, hanya sebentar girl. Kamu tunggu di sini sama mommy, oke?"
"Mau shama daddy duga..." Pintanya mengiba.
"Sayang, daddy kan harus bekerja..." Hanna berusaha mengambil hati sang putri yang sudah kadung nyaman di pangkuan sang daddy.
"Daddy eundak ushah bekeulja shaja ya kalau beugitu. Molla janji Molla eundak akan jajan banak-banak, Molla duga geumall meunabung, kalau uang na daddy habish, nanti Molla kashih uang na Molla buat daddy, ya daddy ya..."
Membuat ketiga orang itu sontak menepuk jidat bersamaan.
Tidak begitu konsep nya Moy... .
🍁🍁🍁
Annyeong Chingu
Itu si gemoy kenapa bisa gitu yakkk...
Tolong uncle sama onty kasih tau si gemoy kalau uang daddy nya ngga akan habis tujuh turunan, tujuh tanjakan, tujuh apa lagi ya 😂
__ADS_1
Happy Reading
Saranghaja 💕💕💕