Secret Baby Girl

Secret Baby Girl
Jangan Menangis di Hari Bahagiamu, Sayang


__ADS_3

°°°~Happy Reading~°°°


"Perempuan cantik di sebelah saya ini, Hanna Humaira, she is my wife..."


Ungkap David tanpa mengalihkan pandangannya dari sang istri, terlihat jelas jika perempuan itu berusaha kuat untuk tak meneteskan air matanya, bibirnya yang melengkung lebar membentuk senyum indah itu, jelas tampak bergetar, membuat David tak segan untuk mengecup kening Hanna.


"Jangan menangis di hari bahagia mu sayang..." Bisik David melemparkan seulas senyum hanya untuk istrinya.


Hanna mengangguk, "Terimakasih mas..."


David kembali menegakkan tubuhnya, menatap pada para tamu undangan, laki-laki itu kembali bersuara.


"Dan putri kecil yang menggemaskan ini, Maura, she is my daughter, she is cute girl..."


Riuh tepuk tangan mengiringi pengakuan sang CEO Brisson Corp, setiap pasang mata tampak terpanah akan aksi sang CEO yang tak pernah terduga sebelumnya, manis dan romantis, dua kata yang mungkin tak akan pernah terjadi pada laki-laki dingin itu, namun kini semua terumbar begitu saja, membuat semua orang merasa iri akan sosok Hanna yang kini menjadi salah satu perempuan yang paling beruntung di dunia.


"Girl, katakan sesuatu untuk mommy..." Laki-laki itu menyodorkan microphone nya pada sang putri.


"Shuppik-shuppik apa daddy? Molla eundak tau mau shuppik-shuppik apa..." Timpal Maura menatap bingung pada sang daddy.

__ADS_1


"Terserah kamu girl, come on... Mereka menunggu..."


Laki-laki itupun menyerahkan microphone itu pada sang putri, membiarkan gadis kecil itu untuk berbicara apapun sesuka hati.


"Mikumm, hallo shemua na. Malam-malam... Maacih udah datang di bullday na mommy Molla, dangan lupa kashih lliwed mommy banak-banak ya, lup-lup shemua na..." Ucap Maura membuat seisi ruangan sontak tergelak, gadis kecil itu benar-benar menggemaskan di usianya yang masih belia. Hari masih terik, namun dengan PD nya gadis kecil itu mengatakan selamat malam. Memang kelakuannya tak jauh-jauh berbeda dengan kelakuan absurd si kecil Arshi, sang besti dunia akhirat.


Rangkaian acara terus bergulir, kini saatnya sang tuan rumah menyapa para tamu undangan. David melangkahkan kakinya menembus para tamu undangannya yang tengah asik saling bercengkrama, hingga langkahnya terhenti pada sosok tamu spesial nya.


"Tuan Marvell..." Sapanya, membuat sosok laki-laki berjas lengkap itu sontak memutar tubuh menghadap ke arahnya.


"Wow, tuan David..."


"Thank you sir Marvell for taking the time to attend this simple party..." (Terimakasih karena tuan Marvell sudah menyempatkan diri menghadiri pesta sederhana ini...).


"It's nothing sir..."


"Oh, by the way... Acara surprise tadi itu sangat romantis tuan David. Kau bahkan mencium istrimu beberapa kali, sampai membuatku kewalahan menutup mata kedua anakku seorang diri..."


Membuat David tergelak, "oh, saya sangat menyesal karena telah membuat tuan Marvell menginginkan hal yang sama, namun tak bisa karena istri anda yang baru saja melahirkan, hahaha..." Kekeh David menertawakan nasib Marvell yang tak bisa leluasa menyentuh istrinya.

__ADS_1


"Ck, semua akan terbayar pada waktunya tuan David..."


David mengangguk mencemooh, "kita lihat saja nanti tuan Marvell..." Sahutnya penuh kesombongan.


"Anda sangat menyebalkan tuan David... Tunggu saja, sebentar lagi anda akan bernasib sama seperti ku, sama seperti dulu, sekarang anda sangat posesif bukan..."


David tergelak hambar, masih ingat saja laki-laki itu dengan arogansinya dulu.


Sedang di tempat lain, tampak kedua sahabat kini tengah saling merengkuh erat, saling menguarkan kerinduan setelah satu hari tak bertemu karena hari libur yang begitu menyiksa.


"Ashi... Ashi keunnapa eundak shuppik-shuppik Molla kalau Ashi mau peullgi ke bullday mommy na Molla..."


🍁🍁🍁


Annyeong Chingu


Happy Reading


Saranghaja 💕💕💕

__ADS_1


__ADS_2