Secret Baby Girl

Secret Baby Girl
Shuppik berbuah Nullaka


__ADS_3

°°°~Happy Reading~°°°


"Shi... Kamu mau tidur di sini? Kalau iya, Arsha tinggal ya sama mommy..." Belum juga amarah itu mereda, suara menyebalkan Arsha kembali mendengung di langit-langit ruangan, membuat gadis kecil itu semakin memekik kesal.


"Hihhh, Asha tewet sheukalli shich... Asha diam aja, Asha eundak bolleh shuppik-shuppik ladi..."


*Tewet (cerewet)


*Shuppik (speak/berbicara)


Geram Arshi tak mampu lagi menahan kekesalannya. Memaksanya untuk segera keluar dari ruang kelas bersama sang sahabat.


Di luar sana, terlihat si kecil Arsha tengah duduk dengan santainya, wajahnya terlihat begitu menjengkelkan, membuat Arshi seketika ingin mengacak-acaknya saja kalau bisa.


"Mommyh, Asha neubelliin, hiks..." Rengek si kecil Arshi pada sang mommy, gadis kecil itu bahkan tak segan mengeluarkan tangisannya dalam hangat rengkuhan sang mommy.


"Ohhh, sayang... Kenapa menangis? Arshi ngga malu dilihatin Maura..." Berusaha menenangkan sang putri yang tengah menumpahkan tangisannya.


"Eundak mahu..." Menggeleng tak mau, gadis kecil itupun mengusap kasar bawah matanya yang sudah basah akan isaknya.


"Maura peluk temannya sayang..." Interupsi Hanna pada sang putri, membuat Maura sontak maju merengkuh pada sang sahabat baru.

__ADS_1


"Tup tup tup, eundak papa Ashi, Ashi eundak bolleh sheudih-sheudih ladi, hallush shaball-shaball... Nanti yang nakal-nakal shama Ashi biall mashuk nullaka yah..."


Seolah mendapat tamparan keras, membuat bocah laki-laki itu seketika menatap gadis kecil itu dengan tatapan dingin menyiratkan banyak makna.


Beraninya gadis kecil itu mendoakannya masuk kedalam neraka? Tidakkah ia cukup tampan dan akan sayang jika dibakar di dalam panasnya api neraka?


*Bukan seperti itu konsepnya bang...😌


🍁🍁🍁


Sebuah pertemuan bisnis kini tengah berlangsung dengan begitu sengit, kedua belah pihak saling menyanggah memberikan penawaran terbaik.


"Anda tidak akan menyesal bekerjasama dengan saya, tuan Marvell..." Sahut David dengan nafas lega, tak disangka jika dirinya benar-benar berhasil menjalin kerjasama dengan sosok pebisnis yang paling diperhitungkan.


"Ku harap kau tak hanya membual saja tuan David..." Marvell, laki-laki berwajah sedingin es itu membalas jabat tangan dari rekan bisnisnya itu.


"Anda bisa memegang kata-kata saya tuan Marvell..."


Membuat Marvell tersenyum miring.


"Sayang sekali, aku hanya percaya pada Tuhan dan istriku, anda tidak termasuk tuan David..."

__ADS_1


Membuat David terkekeh.


"Jadi benar rumor yang beredar, tak di sangka tuan Marvell telah berhasil diluluhkan oleh seorang perempuan yang sekarang menjadi istri tersayang anda tuan Marvell..." Tersenyum mengejek, mana ada laki-laki yang begitu tergila-gila dengan istrinya melebihi laki-laki didepannya kini.


"Ck, kau bahkan mendengarkan bualan seperti itu tuan David? Semua itu hanya omong kosong, aku hanya tak sanggup jika berpisah lama-lama dengan istriku, hanya itu, tidak lebih..."


"Sepertinya saya telah salah langkah, seharusnya saya temui dulu istri anda dan meminta trik bagaimana cara mengambil hati anda..."


"Jangan mimpi tuan David. Istriku, Hanya milikku" Sahut Marvell mempertegas kepemilikan.


"Jadi jangan pernah berharap untuk bertemu dengan istriku, atau bahkan berbicara dengannya. Sebaiknya tuan David mundur saja dan carilah perempuan lain. Begitu kau mendapatkannya dan menikmati malam bersama, aku jamin kau akan bernasib sama denganku..." Celetuk Marvell menilik nasib naas kisah hidupnya.


"Sepertinya rumus itu hanya berlaku untuk tuan Marvell saja, saya tidak semudah itu untuk ditaklukkan..."


🍁🍁🍁


Annyeong Chingu


Happy Reading


Saranghaja 💕💕💕

__ADS_1


__ADS_2