Secret Baby Girl

Secret Baby Girl
Urusan Sang CEO Perusahaan


__ADS_3

°°°~Happy Reading~°°°


David bergerak lihai memasangkan dasi di lehernya, laki-laki itu telah selesai dengan aktifitas nya, wajahnya tampak cerah berseri, laki-laki itu benar-benar dalam mood yang bagus untuk melanjutkan pekerjaannya yang semakin menggunung karena ia tinggal tiga jam yang lalu.


"Mas mau meeting sebentar, kamu tidurlah dulu, mas tau kamu pasti capek..." Sembari mengecup dahi sang istri yang masih tergolek di atas ranjang.


Hanna hanya mengangguk patuh, perempuan itu terlalu malas untuk sekedar bersuara, apalagi untuk menanggapi sang suami yang tak mengenal kata puas dan selalu meminta lebih.


Laki-laki itupun segera melepaskan diri dari ruang kerjanya, rupanya di luar sana Erick dan kedua sekretarisnya sudah menunggunya dengan wajah penuh kecemasan, David berlalu dengan acuh dengan senyum tipis yang menyungging di bibirnya.


Biar saja mereka menunggu hingga keriput sekalipun, yang penting ia bisa bersenang-senang dengan istri tercintanya.


David melangkah lebar memasuki ruang meeting dengan di buntuti sang asisten Erick di belakangnya, membuat semua karyawan sontak membungkuk hormat pada sang pemegang tahta tertinggi di perusahaan.


"Sudah jam 11, rupanya urusanku lebih lama dari perkiraan..." David berbicara sendiri sembari melihat jam rolex di pergelangan tangannya.


Semua karyawan hanya bisa saling curi pandang, setelah menunda meeting sampai dua jam lamanya, laki-laki yang tak pernah telat di segala pertemuan itu malah kini telat hingga hampir satu jam lamanya, membuat mereka menunggu lebih lama lagi untuk sang CEO bisa menyelesaikan "urusannya".


"Kita mulai rapat hari ini..."

__ADS_1


Rapat pun di mulai, pihak yang akan melakukan presentasi kini maju menyampaikan hasil kinerjanya dengan hati berdegup kencang. Tak terkira bagaimana perasaannya, takut lebih dominan, CEO kejam itu tak sedikitpun mentolelir kesalahan, jika ada hal yang janggal sedikit saja, habislah ia dan anggota tim lainnya.


Namun ketakutan itu tidak terbukti adanya, terlihat laki-laki itu tampak asik-asik saja dalam rapat kali ini, kesalahan-kesalahan kecil kini tak di permasalahkan, tak ada makian atau bahkan umpatan, hanya teguran-teguran kecil agar karyawan semakin meningkatkan performa nya.


Hingga akhirnya rapat itu usai setengah jam lebih awal, David meninggalkan ruangannya tanpa ledakan amarah yang biasa tercipta selama rapat berlangsung, membuat semua peserta rapat sontak bisa bernafas lega.


"Woahhh, lega sekali..." Menjatuhkan kepalanya di atas meja rapat, karyawan itu tampak lega karena tak mendapatkan amukan dari sang CEO akibat presentasi nya yang hanya diliputi kegugupan.


"Ohhh, andaikan tuan David bisa seperti ini setiap hari, pasti tentram hidup kita..."


"Ck, kau ini..." Decak yang lain.


"Aku jelas melihat ada tanda kebiruan di leher tuan David. Bukankah itu pertanda..." Kalimatnya menggantung, namun semuanya sudah paham apa yang di maksud.


"Ahhh, kamu jangan mengada-ada, mana ada tuan David begituan di kantor, kaya ngga ada tempat lain aja. Lagi pula, tuan David juga tidak punya kekasih, jangankan kekasih, membawa perempuan ke perusahaan pun tidak pernah..." Sanggah yang lain tak percaya.


Plak...


Karyawan kudet itu langsung kena tampol rekan satu timnya.

__ADS_1


"Kau ini macam dari Afrika saja sampai ketinggalan berita sejauh ini..."


"Uhhh, sakit... Memang ada berita apa sih..."


"Tuan David kemarin membawa perempuan dan gadis kecil ke dalam ruangannya. Dan hari ini, aku dengar-dengar perempuan itu dateng lagi ke kantornya, bahkan sampai sekarang belum terlihat meninggalkan ruangannya..."


"Whattt!!!! Jadi..."


"Saya harap kalian tidak mengulangi hal seperti ini lagi, atau saya tidak akan segan melaporkannya pada tuan David..." Tukas Erick sembari mengambil handphone nya yang tak sengaja tertinggal.


Membuat semua karyawan itu bungkam seketika, siapa yang tidak tau siapa Erick, asisten itu juga memiliki pengaruh besar dalam perusahaan, membuat semua karyawan segan terhadapnya karena memiliki hubungan langsung dengan sang CEO perusahaan.


🍁🍁🍁


Annyeong Chingu


Happy Reading


Saranghaja 💕💕💕

__ADS_1


__ADS_2