Secret Baby Girl

Secret Baby Girl
Berubah Posesif


__ADS_3

°°°~Happy Reading~°°°


Raut wajah sendu kini tampak jelas di wajah Hanna, perempuan itu kesal, marah akan sang suami yang lebih memilih bekerja di akhir pekan. Padahal ia sudah menyiapkan banyak sekali rencana, dari memasak bersama, bersenda gurau bersama, saling merengkuh sembari menyantap cemilan bersama, membuat perempuan itu benar-benar kecewa akan pilihan sang suami yang begitu egois tanpa memikirkan perasaannya.


"Sayang, jangan gitu dong... Mas kan sudah bilang jauh-jauh hari kalau mas harus lembur akhir pekan ini..." Laki-laki itu berusaha mengambil hati sang istri yang sudah kadung jengkel akan keputusannya.


Hanna hanya membisu, perempuan itu tak menerima alasan apapun.


"Ya sudah, kalau begitu mas tidak jadi berangkat. Mas di rumah saja temenin kamu, hmmm..." Bujuk David merengkuh sang istri tercinta.


"Mas pergi saja sana..." Usir Hanna mendorong dada bidang sang suami agar melepaskan rengkuhannya, perempuan itu benar-benar jengkel pada suaminya yang kini plin-plan.


"Gimana mas bisa berangkat kerja kalau istri mas sedang merajuk begini..." Keluh David frustasi.


"Hanna ngga merajuk..." Sergah Hanna, perempuan itu tak ingin di bilang merajuk, ia hanya kesal saja.


David menghela nafas frustasi. Susah juga membujuk istrinya yang tengah merajuk seperti ini. Bahkan lebih susah dari pada merebutkan kontrak bernilai triliunan.


"Sayangnya mas sebenarnya mau apa, hmmm?" Suaranya melembut, laki-laki itu perlahan melingkarkan tangannya merengkuh tubuh sang istri dalam dekapan hangatnya, mengusap lembut kepala sang istri yang ia sandarkan dalam dada bidangnya. Ini adalah cara terakhirnya.


"Hanna mau mas di rumah aja..."


Berhasil, perempuan itu akhirnya luluh juga, Hanna bahkan tak segan merengkuh balik tubuh kekar suaminya, membenamkan wajahnya di dada bidang itu dengan eratnya.


"Tapi kan mas ada pekerjaan yang tidak bisa di tinggal sayang..."


Hanna membisu, perempuan itu benar-benar tak bisa menerima alasan sang suami yang ingin meninggalkannya di akhir pekan.

__ADS_1


"Mas janji, begitu pekerjaan mas selesai, mas akan langsung pulang terus peluk istri mas seperti ini sampai pagi..." Bujuk David.


"Janji?"


"Iya, mas janji..."


"Kalau mas ingkar janji, nanti Hanna ngga mau maafin mas..." Sungut Hanna tiba-tiba berubah posesif.


"Iya sayang, mas janji..."


"Sekarang mas harus pergi, Erick sudah menunggu dari tadi..." Pinta David meminta restu pada sang istri.


Hanna melepaskan rengkuhannya dengan tidak rela, "Mas cepat pulang..." Pinta Hanna dengan wajah penuh permohonan.


David mengembangkan senyumnya, istrinya itu benar-benar menggemaskan jika dalam mode merajuk seperti ini.


"Mas berangkat dulu, kamu hati-hati di rumah sama Maura ya..."


Cup... .


David mengecup bibir piech itu sebelum akhirnya memilih berlalu meninggalkan sang istri yang terlihat masih kesal atas kepergiannya.


🍁🍁🍁


Hanna menemani sang putri bermain dengan mood yang berantakan, suaminya benar-benar meninggalkannya di akhir pekan, bahkan laki-laki itu tak ada menelponnya setelah satu jam kepergiannya.


Fiuhhh, kalau saja ia sudah tak punya urat malu, pasti Hanna sudah menjerat laki-laki itu untuk tetap di sisinya dengan caranya.

__ADS_1


Jangan tanya cara seperti apa, pasti tak jauh-jauh dari itu.


"Hallo my sweety..."


Lengkingan suara itu berhasil membuat sepasang ibu dan anak itu menoleh bersamaan.


"Glenny..." Sontak saja gadis kecil itu berhambur ke dalam rengkuhan sang granny yang seminggu terakhir ini tak bisa di temuinya, nenek cantik itu baru saja pulang honeymoon bersama suaminya.


"Hallo my sweety, kangen ngga sama granny..."


"Huum, Molla lindu glanny banak-banak. Glanny holly-holly na lamma sheukalli, Molla shampe sheuball kalluna tunggu-tunggu glanny pullang..."


"Hmmm... Kenapa kamu tetap saja menggemaskan sayangnya granny..." mama Agatha menjembel pipi chubby itu dengan gemasnya.


"Ma..." Sapa Hanna sembari mencium punggung tangan sang mertua penuh ta'dzim.


"David berangkat kerja ya Han..." Tanya mama Agatha sembari menoleh kesana kemari mencari keberadaan sang putra.


Hanna mengangguk dengan raut wajah masam, "iya ma, kata mas David ada pekerjaan penting, padahal ini akhir pekan..." Tunduk Hanna dengan lesu.


"Ck, anak itu gimana sih, weekend-weekend gini bukannya me-time sama keluarga malah sibuk bekerja..." Decak mama Agatha menyalahkan sang putra.


"Iya ma, padahal jauh-jauh hari mas David sudah janji mau ajak Maura jalan-jalan..." Kesal Hanna mencatut nama sang putri. Padahal dirinya sendiri yang mau menghabiskan waktu dengan sang suami.


🍁🍁🍁


Annyeong Chingu

__ADS_1


Happy reading guys


Saranghaja 💕💕💕


__ADS_2