Secret Baby Girl

Secret Baby Girl
Daddy Beulbohong


__ADS_3

°°°~Happu Reading~°°°


Tiga hari berlalu, namun Hanna masih saja betah mendiami alam mimpinya, membuat gadis kecil itu semakin rewel tiap detiknya, harapan akan segera dipeluk sang mommy kini pupus sudah digantikan oleh rasa kecewa yang membuncah dalam dada.


"Daddy beulbohong!!!" Sentak Maura tanpa memperdulikan larangan David untuk tak berbuat gaduh di ruangan sang mommy.


"Girl... Tenanglah..."


Gadis kecil itu menggeleng-gelengkan kepalanya dalam derai isak tangis yang jatuh membasahi wajah cantiknya.


"Daddy beulbohong, kata daddy mommy nanti teupat-teupat banun, keunnapa shampe shekalang eundak banun-banun, mommy eundak shayang shama Molla ladi, hiks..." Geram Maura sembari menatap kecewa pada sang mommy yang acuh padanya dan lebih memilih mendiami alam mimpinya.


"Semalam kan mommy jagain Maura waktu Maura tidur, mommy juga beliin Maura mainan princess kan, bagaimana mommy tidak sayang sama putri daddy yang cantik ini, hmmm..."


Membuat gadis kecil itu sontak beralih menatap pada mainan princess yang kini tengah di genggamnya, mainan itu ia temukan di ranjangnya saat terbangun dari tidurnya, tidak hanya sekali, bahkan setiap pagi dirinya akan menemukan mainan baru di ranjang miliknya.


Dihempaskannya mainan itu begitu saja.

__ADS_1


"Molla eundak mahu plincess, Molla mau mommy, Molla mau mommy, hwa..." Tangisannya semakin menjadi, gadis kecil itu di rundung kecewa, mengapa mommy nya itu begitu egois dan lebih memilih tidur dengan lelapnya, sedang dirinya menunggu berhari-hari berharap mommy nya itu mau membuka mata dan memeluk dirinya.


"Girl, tenanglah sayang. Kalau Maura menangis, nanti mommy sedih. Maura tidak mau kan mommy sedih, hmmm..." Direngkuhnya tubuh mungil itu dalam dekapan hangatnya, sungguh ia tak tega melihat putri kecilnya itu kembali menangis, setelah sebelumnya ia berhasil menahan ledakan tangis itu dengan kebohongan jika sang mommy lah yang menyiapkan mainan-mainan itu untuk putri kecilnya.


"Peulli mimpi dahat, keunnapa peulli mimpi bawa peulgi mommy na Molla? Molla eundak shuka shama peulli mimpi, peulli mimpi dahat, hiks..." Sahut Maura berapi-api, gadis kecil yang biasanya begitu lembut itu kini tak mampu lagi menahan gejolak amarah yang membuncah dalam dada.


"Molla kangen mommy daddy, Molla mau mommy, hiks..." Rintih nya di tengah derai tangis yang kian menjadi.


David mengeratkan rengkuhannya, jemari tangannya mengusap lembut surai rambut itu penuh kasih sayang.


"Tenanglah girl... Mommy akan segera bangun dan memeluk putri cantik daddy lagi..." Dikecupnya pucuk kepala sang putri yang masih terisak dalam dekapan hangatnya.


🍁🍁🍁


Malam semakin larut, David masih terjaga, manik matanya tak henti menatap pada dua sosok perempuan yang terlelap di ranjangnya masing-masing.


Laki-laki itu mengurut pelipisnya yang terasa berdenyut, lelah yang hanya dirasa, beberapa hari ini benar-benar menguras banyak tenaga, jam tidurnya selalu terkuras karena harus menenangkan sang buah hati yang selalu merengek minta didekap sang mommy.

__ADS_1


"Hanna, cepat buka matamu. Tidakkah kau merindukan putrimu?" Lirih David, tatapannya kosong menatap pada sosok perempuan yang sudah beberapa hari ini tak sadarkan diri.


"Lihatlah, bahkan dalam tidurnya ia tak tenang. Maura merindukan mommy nya..." David mengusap wajahnya frustasi saat didapatinya sang putri tengah mengerut dahi seolah mimpi buruk tengah menyergapnya.


David bangkit dari duduknya, didekatinya sang putri yang terlihat gusar, tangannya pun mengulur mengusap halus kepala sang putri berusaha menenangkan.


"Tenanglah girl, daddy disini... Tidurlah putri cantik daddy... " Membuat gadis kecil itu tak lagi gusar, ucapan sang daddy seolah menjadi mantra tersendiri hingga membuat gadis kecil itu kembali hanyut dalam mimpi indahnya.


🍁🍁🍁


Annyeong Chingu


Double up nih


Hadiah mana hadiah😂


Canda chingu

__ADS_1


Happy Reading


Saranghaja 💕💕💕


__ADS_2