Secret Baby Girl

Secret Baby Girl
Karma


__ADS_3

°°°~Happy Reading~°°°


Denting sendok saling beradu, menciptakan suara mengalun di tengah ritual makan malam kala itu. Tak ada percakapan yang tercipta, hanya sesekali terdengar celotehan Maura yang tampak ceria seperti biasa.


David menatap sang istri penuh luka, tak di sangka kejadian semalam membuat sang istri murka. Perempuan itu marah besar, Hanna bahkan tak segan mengacuhkan juga mendiamkannya tanpa kata.


"Mommy, nanti kallau Molla ajak Ashi tidull shini lagi, bolleh kan myh?" tanya Maura di sela makan malamnya.


"Boleh dong sayang... ."


"Ashik ashik ashik... Molla sheunang sheukalli kallau Ashi tidull shini. Jadi lamai. Molla jadi ada teuman na kallau main-main. Biasha na Molla shepian tuma main shama mommy ajah... ."


Suasana kembali hening, sampai akhirnya mereka memilih mengakhiri makan malam itu tanpa kata.


Hanna memutuskan kembali ke kamar bersama sang putri tercinta. Mereka akan tidur bersama.


Karena kejadian kemarin malam, Maura kini merengek tak ingin tidur sendirian. Gadis kecil itu ingin tidur bersama daddy juga mommy nya. Ia tak ingin tidur sendiri dan kembali terkunci seperti malam sebelumnya.


Sedang David, laki-laki itu memilih menepi ke ruang kerjanya. Pekerjaannya menumpuk, banyak berkas-berkas yang harus segera ia kaji lalu di tandatangani.


"Rick, kamu kirimkan berkas-berkas yang perlu saya tandatangani." pinta David melalui sambungan telepon.


Di sebrang sana Erick tampak mengernyit, waktu telah menunjukkan pukul 8 malam, biasanya bos nya itu enggan bekerja hingga larut malam, urusan keluarga lebih penting, katanya.


"Rick, kau mendengarku?" sentak David setengah menahan kesal.


"Ah... iya tuan. Akan segera saya kirimkan berkasnya melalui e-mail."


Sambungan telepon tertutup, David segera mengecek email nya dan mulai bergelut dengan pekerjaannya.


Tak terasa waktu telah menunjukkan waktu tengah malam. David meregangkan tubuhnya.

__ADS_1


Ahhh... rasanya melelahkan sekali.


Setelah menikah dengan Hanna, baru kali ini ia kembali kerja lembur hingga larut malam.


Laki-laki itu memilih beranjak, lalu melangkahkan kakinya menuju kamar pribadinya dimana istri dan putrinya mungkin telah terlelap nyenyak.


Di bukanya pintu itu dengan perlahan, terlihat Hanna dan sang putri tercinta tengah meringkuk di bawah selimut tebalnya.


David mendekat. Manik matanya menatap kosong pada sang istri yang terlelap nyenyak. Diusapnya surai rambut itu penuh kelembutan. Tak dapat dipungkiri, David merasa hampa, didiamkan sang istri sehari saja sukses membuatnya tersiksa.


Apa ini karma akibat ulah bodohnya?


Cup... .


"Good night honey... ."


Setelah melabuhkan satu kecupan di kening sang istri, David memilih keluar dari ruang kamarnya.


Ia tak ingin egois. Hanna butuh ruang, ia tak akan memaksa jika istrinya itu memang ingin sendiri.


Selepas kepergian David, Hanna perlahan membuka kelopak matanya.


"Maafin Hanna mas, sekali ini saja, Hanna ingin membuat mas mengerti... ."


🍁🍁🍁


Pagi mulai menyingsing, hari ini David memutuskan kembali bekerja setelah berhari-hari memilih absen karena harus menjaga sang putri yang tengah dilanda sakit.


Setelah bermalam di ruang kerjanya, David memutuskan kembali ke kamarnya berniat mandi juga mengganti pakaian.


Tak di sangka, Hanna yang masih mendiamkannya itu rupanya masih menyempatkan diri menyiapkan keperluannya. Perempuan itu tak sepenuhnya lepas tangan, membuat David sedikit lega, setidaknya Hanna tak benar-benar mengabaikannya.

__ADS_1


"Daddy halli ini keulda na hallus sheumangat biall bisha beulliin Molla mainan banak-banak, hihihi..." Seloroh Maura kala mengantar sang daddy di teras rumahnya.


"Yes girl. Kamu minta mainan apa, heummm..." Mengusap pipi chubby sang putri yang semakin bulat menggemaskan.


"Teullshellah Daddy, Molla shuka apa ajah, hihihi... ."


"Baiklah, nanti daddy belikan mainan yang bagus untuk Maura... ."


Cup... .


"Mellsi daddy, hihihi..." sahut Maura menirukan gaya sang daddy saat menerima telepon.


*Mellsi : Mersi / terimakasih (Bahasa Prancis)


"Je vous en prie, my girl... ."


(Tidak masalah, my girl)


David kembali menegakkan tubuhnya, sejenak David membisu, menatap sendu pada sang istri yang masih terlihat acuh.


"Mas berangkat, sayang... ."


Cup... .


🍁🍁🍁


Annyeong Chingu


Kok ngga tega ya lihat daddy kena matah mommy, xixixi


Happy reading

__ADS_1


Saranghaja 💕💕💕


__ADS_2