Secret Baby Girl

Secret Baby Girl
Kamu Perempuan Bukan Sih...


__ADS_3

°°°~Happy Reading~°°°


"Tapi tadi..." Kalimat Hanna menggantung.


"Apa?"


"Seharusnya mas tidak perlu membeli tas itu juga, itu sangat mahal mas... Kita bisa meminta maaf dengan pemiliknya, Hanna tadi tidak sengaja menyentuhnya karena tidak tahu kalau tas itu tidak boleh di pegang..." Cicitnya tak berani menatap pada mata elang sang suami.


Membuat David seketika menarik nafas frustasi, "astaga..."


"Kau tahu Hanna? Mereka melarangmu menyentuh tas-tas itu hanya karena mereka mengira kamu bukan siapa-siapa Hanna, padahal kamu istriku, istri David Emmanuel, pemilik gedung itu. Jadi mereka tidak berhak melarangmu, mengerti?"


Membuat Hanna seketika itu membelalakkan matanya, "jadi, mall itu milik mas?"


"Sekarang kau baru tau sekaya apa aku, hmmm..." Sahut David menyombongkan diri.


Hanna menghela nafas dalam.


"Tapi tetap saja 900 juta bukan uang yang sedikit mas. Gara-gara Hanna, mas jadi mengeluarkan uang sebanyak itu..."


"Tapi kau menyukainya kan?"


Membuat Hanna sontak mendongak menatap pada mata tajam sang suami.


"Kau menyukainya kan?"


Hanna mengangguk, "tidak..."


"Lihat, bahkan kepalamu lebih jujur daripada mulutmu, Hanna..."

__ADS_1


Membuat Hanna seketika mencebik, bibirnya mengerucut sebal, ia ketahuan berbohong. Tas itu memang bagus di manik indahnya.


"Sudah, jangan pikirkan masalah tas itu lagi. Aku membelikannya untukmu, anggap saja hadiah pernikahan..."


"Tapi tetap saja mahal mas, sayang uangnya..."


Membuat David semakin frustasi, biasanya perempuan kebanyakan akan sangat bahagia jika dibelikan barang-barang branded, sedang istrinya ini malah ngambek tidak karuan, benar-benar membingungkan.


"Kamu perempuan bukan sih..." Sungut David tak habis pikir.


"Kalau Hanna bukan perempuan, bagaimana Hanna bisa melahirkan anak mas..."


Krik krik...


Seketika Hanna bungkam, perempuan itu merasa telah salah bicara, wajahnya memanas, kedua pipinya memerah oleh rasa malu yang teramat tak tertahankan.


Sedang David, laki-laki itu menelan ludah kasar, wajahnya tampak pias, rahangnya mengeras, entah apa yang tengah dipikirkan laki-laki berparas rupawan itu.


🍁🍁🍁


Hanna perlahan terbangun dari tidurnya, menyingkirkan tangan sang putri yang masih membelit tubuhnya, perempuan itupun mengambil wudhu dan memakai mukenah nya.


Hanna tak langsung menjalankan ritual ibadahnya, perempuan itu berbelok menghampiri sang suami yang masih terlelap dalam tidurnya.


"Mas... Bangun..." Hanna sedikit mengguncang lengan kekar itu, namun tak ada reaksi sedikitpun dari sang suami yang terlihat begitu nyenyak akan tidur lelapnya.


"Mas, bangun... Sholat subuh dulu..." Ucapnya sekali lagi, membuat sang empu akhirnya terusik dan mulai menggeliat.


"Ahhh, Hanna... Biarkan aku tidur sedikit lagi. Kau menggangguku semalaman..."

__ADS_1


Membuat Hanna mengernyit.


Hah... Mengganggu? Perasaan semalam mereka tidur cepat karena hari ini si kecil Maura akan mulai belajar di sekolah barunya. Bagaimana bisa dia mengganggu sang suami bahkan dalam keadaan tidur sekalipun?


"Mas jangan mengada-ada, Hanna tidak sekalipun mengganggu mas..."


"Kau menggangguku Hanna, bahkan aku baru tidur satu jam yang lalu. Akhhh, sial, kepalaku pusing sekali..." David membalik badannya membelakangi sang istri, membuat Hanna semakin jengkel saja, suaminya itu memang banyak alasan kalau di ajak sholat subuh, dan mengantuk selalu saja menjadi alasan utama.


"Ya sudah, kalau mas ngga bangun-bangun, Hanna tinggal sholatnya. Jangan salahkan Hanna kalau nanti Allah murka sama mas..." Ancam Hanna, membuat David seketika bangkit dari ranjangnya, kantuk yang tadi begitu mendera kini seketika lenyap begitu saja.


"Shhht, kenapa kamu hobi sekali menggangguku Hanna..." Decak David mengusap wajahnya frustasi.


"Mengganggu apa sih mas, mas tadi malam mimpi buruk?"


"Mimpi indah, tapi sangat menyiksa"


"Shhht... Sial..."


Laki-laki itupun bangkit dari ranjangnya meninggalkan sang istri yang terlihat kebingungan.


🍁🍁🍁


Annyeong Chingu


Double up for today


Jangan lupa like


Happy Reading

__ADS_1


Saranghaja 💕💕💕


__ADS_2