
°°°~Happy Reading~°°°
"Sayang..."
Cemas David, apa godaannya itu begitu keterlaluan sampai istrinya kini menangis hingga sesenggukan? Tak biasanya istrinya itu sampai menangis hanya karena ia goda seperti biasa.
"Hiks..." Isak Hanna, perempuan itu benar-benar jengkel dengan suaminya yang terus saja menggodanya habis-habisan.
"Maafkan mas sayang, mas tidak bermaksud membuat istri mas yang cantik ini menangis. Don't cry again honey..." Sesal David, direngkuhnya tubuh sang istri yang kini bergetar menahan tangis.
"Mas tidak boleh seperti itu lagi..." Sungut Hanna terisak-isak.
"Iya..." Timpal David pasrah, tangannya kini mengulur mengusap air mata yang tak henti jatuh membasahi wajah cantik sang istri yang entah mengapa gampang sekali merajuk akhir-akhir ini.
"Hanna ngga suka kalau mas suka umbar-umbar kemesraan kaya tadi, pokoknya Hanna ngga mau mas ulangi itu lagi..." Perempuan itu masih saja asik mengomel.
"Iya sayang..." Seperti biasa, David selalu di buat tak berdaya saat istrinya itu sedang uring-uringan seperti saat ini.
"Kalau mas gitu lagi, nanti Hanna ngga mau kesini lagi pokoknya..."
Lama-lama omelan Hanna terdengar semakin menggemaskan di telinganya, membuat David ingin sekali mencium bibir yang begitu menggod* imannya itu, namun sebisa mungkin laki-laki itu menahannya sekuat tenaga. Ia tak mau ambil resiko jika perempuan sensitif itu akan kembali mengomelinya habis-habisan.
__ADS_1
"Iya sayang..."
Hanna tak lagi bersuara, inilah kesempatan bagi David untuk mengambil hati istri cantiknya.
"Sudah?"
Hanna mengangguk sembari melengos menghindari tatapan teduh suaminya, mengomel ternyata menguras banyak tenaga. Capek juga rupanya.
"Sekarang gantian mas..."
"Lihat mas..." Laki-laki itu merangkum wajah sang istri agar mau menatap ke arahnya. Membuat Hanna hanya bisa menurut meski masih dengan memanyunkan bibirnya. Rupanya perempuan itu masih saja kesal atas aksi suami posesif nya.
"Maafkan mas karena sikap mas tadi sudah kelewatan sayang, mas benar-benar tidak bermaksud membuat istri mas jadi menangis seperti ini. Dan kamu harus tau, mas sayang sama kamu sayang, jadi jangan marah-marah lagi sama mas, mas ngga akan kuat kalau istri mas sendiri nyuekin mas seperti tadi..."
"Hanna juga sayang sama mas, mas ngga boleh ninggalin Hanna sama Maura ya mas... Kalau mas ninggalin Hanna, nanti bagaimana dengan Hanna, pokoknya Hanna ngga mau hidup tanpa mas..."
Perempuan itu kembali terisak, membuat David menyunggingkan senyumnya, istrinya itu begitu perasa hingga kini kembali terisak hanya dengan kalimatnya yang tak seberapa.
"Mas janji tidak akan meninggalkan kamu dan Maura sayang. Kita akan hidup bersama selamanya, mas akan setia hanya kepadamu, istriku..."
David yang sudah terbuai akan sikap manis istrinya itupun tak ingin kehilangan kesempatan berharga nya, di kecupnya bibir piece itu dalam-dalam. Hangat dan nyaman, membuat laki-laki itu semakin terbuai.
__ADS_1
Di angkatnya tubuh Hanna kedalam gendongannya tanpa melepaskan tautannya, membuat Hanna sontak melingkarkan tangannya di leher sang suami yang masih asik mencumb*nya.
Hingga akhirnya mereka tiba di sebuah pintu rahasia, David membukanya dengan siku tangannya, dan tampaklah sebuah kamar mewah lengkap dengan fasilitas hotel berbintang dengan ranjang besar di tengah-tengahnya.
David melepaskan tautannya, laki-laki itupun meletakkan tubuh Hanna di atas kasur king size nya, melepaskan dasi yang melilit di lehernya, laki-laki itupun kembali melabuhkan satu kecupan di bibir piech istri tercintanya.
"Mas..." Belum sempat Hanna menyelesaikan kalimatnya, laki-laki itu sudah membungkam mulutnya.
"Shhht, kamu hanya perlu diam sayang, biar mas yang bekerja keras..."
"Tapi mas..." Kalimatnya kembali dibungkam suaminya dengan ciuman yang memabukkan, hingga apa yang harus terjadi pun kini terjadi dengan kuasa Sang Maha Pencipta.
🍁🍁🍁
Annyeong Chingu
Molla masih di kekepin othor ya
Biar mommy sama daddynya bisa mesra-mesraan dulu, xixixi
Happy Reading
__ADS_1
Saranghaja 💕💕💕