
°°°~Happy Reading~°°°
"Mommy, Ashi mau bobok shini shama Molla, boleh?" ucap Arshi tiba-tiba, membuat Anelis sontak mengernyit bingung.
"Bobok di sini? Kan Arshi besok harus sekolah, Sayang..." sahut Anelis memberi pengertian. Bukan takut putrinya akan kesiangan, tapi takut jika putrinya itu malah akan semakin menyusahkan.
"Molla minta Ashi teumani shini myh. Molla mashih tatut shama nenek shihill kata na... Tatut nanti nenek shihill na tiba-tiba datang tellush tullik Molla gimana... ."
Membuat Hanna sontak tertegun, tak tahu akan rencana kedua bocah kecil itu.
"Sayang, benar seperti itu?"
Yang di tanya hanya menunduk, Maura takut jika sang mommy sampai marah karena telah lancang meminta sahabatnya menginap.
"Tidak apa-apa. Mommy hanya bertanya sayang. Mommy tidak marah kok sama Maura..." Membawa Maura dalam rengkuhannya. Hanna khawatir jika putrinya itu akan kembali terisak.
"Gimana Han, putriku boleh menginap disini? Sepertinya mereka sudah merencanakannya tadi..." tanya Anelis meminta pendapat.
"Tidak apa An. Justru aku yang seharusnya minta ijin ke kamu karena membuat Arshi menginap di sini menemani putriku..." ucap Hanna sungkan.
"Tidak apa Han, malah justru ini bagus. Bisa membuat mereka semakin akrab nantinya, hahaha... ."
"Jadi bolleh kan myh?" tanya Arshi tak sabar.
"Iya, boleh. Tapi mommy harus tidur di rumah. Adek ngga bisa di tinggal. Arshi berani tidur di sini sendiri?"
"Sama Asha eundak apa-apa..."
Membuat Arsha seketika itu mendelik. Bisa-bisanya ia terseret pada urusan perbestian itu.
Berada disana sebentar saja membuatnya bosan luar biasa, apalagi jika sampai semalaman suntuk.
__ADS_1
Aishhh, sial.
"Asha mau ya... Kashihan Molla tau Asha, Molla mashih tatut kallau shendillian. Kata na tatut nenek shihill na datang tiba-tiba. Ashi hallus dagain beshti na Ashi, nanti kalau beshti na Ashi di tullik nenek shihill, Asha mau tanggung dawab?"
Arsha mendesah kesal. Ia tidak bisa mengelak, menolak pun akan percuma. Membuatnya mengangguk dengan sedikit tak rela.
"Yeayyy, Asha danteng deh. Mau Ashi shun?" tawar Arshi, membuat Arsha sontak menjauhkan tubuhnya. Khawatir jika kembarannya itu benar-benar menciumnya di depan umum.
"Stop Arshi!" ancamnya pada jarak aman.
"Ashi kan tuma mau tellimakashih shama Asha..." ucap Arshi dengan wajah bingung.
"Tidak. Terimakasih." tolaknya, tak ingin mendapatkan ciuman selain dari sang mommy tercinta.
"Tapi Ashi kan anak baik dan tomell hallush tellimakashih, Asha... ."
"Tidak! Kalau kamu tetap maksa, Arsha ngga jadi tidur di sini!"
Membuat Arshi seketika itu mendengus kesal.
"Asha eundak engli-engli, Ashi?" tanya Maura begitu tau jika Arsha juga akan ikut menginap. Padahal rencananya hanya mereka berdua yang akan menginap bersama. Apa nanti mereka juga harus tidur bertiga dengan Arsha.
Mendadak Maura jadi ngeri sendiri jika harus di suruh tidur bersama dengan cowok super dingin itu.
"No no no Molla. Nanti kalau Asha engli-engli nanti Ashi ditak, ahahaha... ."
*ditak : jitak.
"Tellush nanti kita tidull beultiga?" tanya Maura menyampaikan apa yang sedari tadi di takutkannya.
"No girl..." sentak David dengan lantangnya.
__ADS_1
Tak dapat di bayangkan lagi bagaimana perasaannya saat ini, jantungnya berdebar hebat. Bagaimana bisa putri paling berharganya itu bermalam dengan bocah tengil yang selama ini di musuhinya?
Tidak.
Tidak bisa.
Ia tidak rela.
Sekalipun mereka masih kecil, ia tetap tak rela jika harus membiarkan putri kecilnya itu berdekatan dengan bocah tengil yang sungguh menyebalkan.
"Daddy..."
"Kalian tidur berdua saja. Perempuan tidak boleh tidur bersama dengan laki-laki..." ucap David beralasan.
Membuat Maura sontak bernafas lega. Akhirnya ia bisa terbebas dari laki-laki super dingin itu.
"Tellush nanti Asha tidull shama shiapa? Shama daddy?"
"NOOO!!!" Jelas David menolak, bagaimana bisa ia di gabungkan dengan musuh bebuyutannya. Bukannya tidur pulas, mereka malah akan sibuk berdebat dan menyerukan genderang perang.
"Nanti dia bisa tidur di sebelah kamar kalian. Kamu jangan khawatir, girl. Kamu aman. Ada Daddy."
🍁🍁🍁
Annyeong Chingu
Double update untuk kalian nih
Mau nambah lagi?
Ehehehe
__ADS_1
Happy reading
Saranghaja 💕💕💕