Secret Baby Girl

Secret Baby Girl
Tolong Jaga Maura


__ADS_3

°°°~Happy Reading~°°°


"Mommy..."


Lengkingan suara itu terdengar tak asing di telinga Hanna, membuat perempuan itu sontak menoleh menatap asal suara.


Dan benar saja, betapa ia tersentak saat ia mendapati sang putri kini datang menemuinya, air mata itu pun tak lagi dapat di bendung, semua luruh bersama dengan isak tangis yang terdengar lirih dari bibirnya yang kelu.


" Maura.... "


Rintihnya, tak tahu lagi bagaimana perasaannya saat itu, betapa kerinduan itu begitu menyiksa nya, mengoyak hatinya yang terlanjur hancur tanpa bisa di satukan.


Hingga tanpa disadari, gadis kecil itu memilih berlari mendekat ke arahnya, berlari kencang tanpa menoleh kiri kanan, hingga saat mobil box itu datang ke arahnya dengan kecepatan tinggi, membuat Hanna seketika itu tersentak.


"MAURA..."


Brakkk...


Seketika itu David tersentak, nafasnya tercekat, jantungnya berdebar kencang, panggilan telepon yang masih tersambung itu ia abaikan begitu saja. Apa... Apa yang sebenarnya terjadi, kenapa suara itu seolah telah terjadi kecelakaan?


Dengan perasaan tak karuan David membalik badannya, manik matanya sudah berair, ketakutan itu begitu membuncah dada, membuat laki-laki arogan itu berubah menjadi sosok yang begitu lemah.


Hingga akhirnya, air mata itu luruh seketika saat didapatinya sosok itu tengah terkapar tak berdaya, tergelak di tengah jalan dengan tubuh bersimbah darah.


Hanna...

__ADS_1


Maura...


David sontak berlari ke arah kerumunan, sudah tidak dapat di jabarkan lagi bagaimana perasaannya saat itu, dunia seolah hancur, waktu seolah terhenti di detik itu, menyiksanya dengan begitu kejam dengan penyesalan yang tiada berujung.


"Minggir..."


Sentakan itu bercampur tangis dan amarah, di dekatinya sepasang ibu dan anak yang saling merengkuh erat itu dengan tubuh gemetar.


"Maura..." Suaranya tersendat, tangannya yang gemetar itu mengulur mengusap wajah sang putri yang sudah terpejam.


"To-long... Selamatkan... Putriku... " Dengan bola mata terpejam perempuan itu masih memikirkan keselamatan sang buah hati, betapa kasih sayang itu membuat Hanna menempatkan keselamatan sang putri di atas nyawanya sekalipun.


David mengulur mengambil Maura dari dekapan Hanna, tak ada luka serius yang dialami Maura, hanya beberapa luka kecil akibat goresan aspal jalanan.


David menyerahkan Maura dalam dekapan sang bodyguard, laki-laki itu kemudian beralih menatap pada Hanna, perempuan itu masih setengah sadar, lukanya cukup serius, darah merah segar itu tak henti mengalir membasahi kerudung yang di kenakan nya.


"Hanna..."


"To-long... Maura... " Pintanya setengah berbisik, dengan bola mata yang masih setia terpejam, air mata itu luruh membasahi wajah cantiknya yang sudah memucat.


"Kumohon, buka matamu Hanna. Tetaplah sadar... " David membawa Hanna dalam dekapannya, rasa sesal seketika menyelusup dalam dada, tidak harusnya seperti ini, ini salah, ini bukan rencananya, kenapa ini terjadi tanpa keinginannya.


"To-long... Jaga Maura..."


Hingga kesadaran itu benar-benar lenyap dari raganya, Hanna tak sadarkan diri dalam dekapan laki-laki yang selama ini telah menghancurkan kehidupan sederhananya.

__ADS_1


"Ha-Hanna... Ku mohon bangunlah. Kau mendengarkanku, hmmm..." Nafasnya tercekat, sudah tak tau lagi bagaimana perasaannya saat itu, ketakutan, amarah, penyesalan, semua memenuhi hatinya yang telah terkoyak.


🍁🍁🍁


Kaki jenjang itu tak henti bergerak kesana-kemari, di depan ruangan operasi itu, David tampak hancur, hatinya terpukul, bagaimanapun ini terjadi karena kesalahannya, kelalaiannya. Bagaimana jika perempuan itu...


Ahhh...


David meninju dinding rumah sakit dengan amarah yang begitu membuncah, kenapa ia begitu bodoh, kenapa ia masih tak mendengarkan isi hatinya, hanya memikirkan ego yang membumbung tinggi tanpa menilik hati nuraninya.


"Bagaimana putriku?" Tanya David pada sang asisten, Erick.


"Tidak ada luka serius tuan, hanya luka kecil akibat goresan..." Papar sang asisten, membuat David sedikit bernafas lega.


"Kenapa mereka lama sekali hah, apa yang mereka lakukan di dalam, bagaimana keadaannya, apa dia baik-baik saja..." Rutuk David tak sabar, sudah 2 jam ia menunggu, namun operasi itu masih belum menunjukkan tanda-tanda akan selesai.


🍁🍁🍁


Annyeong Chingu


Jangan lupa like nya yah


Happy Reading


Saranghaja 💕💕💕

__ADS_1


__ADS_2