Secret Baby Girl

Secret Baby Girl
Penggusuran


__ADS_3

°°°~Happy Reading~°°°


"Tadi kamu sama nenek sihir itu ngobrolin apa, Yang?" tanya David sembari menyuapi istrinya dengan semangkuk bubur buatan chef di rumahnya.


Hanna mengernyit tak paham, "nenek sihir siapa mas?"


Membuat David sontak berdecak. "Ck. nenek sihir itu loh Yang, si Nurma... ."


Hanna sontak membeliak, bisa-bisanya suaminya itu menyematkan nama itu untuk mantan tetangganya dulu.


"Astaghfirullah mas, mas ngga boleh gitu ih... ."


"Habisnya jahat sih, Yang." geram David masih tak bisa move on atas kejadian beberapa waktu silam lalu.


"Iya. Tapi ngga boleh gitu juga, mas... ."


"Iya iya, sekarang jawab pertanyaannya mas dulu, tadi ngobrolin apa kalian? Kamu di ancam-mengancam lagi sama dia?" tebak David yang langsung mendapat gelengan kepala dari Hanna.


"Ngga mas, bu Nurma tadi cuma minta maaf sama Hanna soal yang dulu-dulu. Katanya dia nyesel dulu udah ngusir Hanna dan nyakitin Hanna."


"Masih punya muka dia?!"


Membuat Hanna sontak mendelik, umpatan David jelas membuktikan betapa besar rasa benci suaminya pada perempuan yang dulu pernah menyakitinya.


"Mas... ."


"Iya iya, terus?" seru David tak sabar sembari terus menyuapi istrinya.


"Terus dia cerita kalau suaminya sekarang dipenjara karena korupsi. Anaknya juga lagi sakit. Kasihan mas, sekarang bu Nurma tidak seperti yang dulu, sekarang aja rumahnya ngontrak," tutur Hanna penuh prihatin.


Dulu, ia pernah melalui semua kesengsaraan itu. Dan jujur, itu berat. Semua tak akan pernah bisa dilalui tanpa keberadaan sang putri di sisinya. Putrinya lah kekuatannya. Hanya karena putrinya ia bisa bertahan hidup dengan secercah harapan.


David memilih tak mengomentari, namun bibirnya jelas menampilkan smirk iblis.

__ADS_1


"Tapi yang buat Hanna bingung, kata bu Nurma semua rumah warga sudah di gusur mas, pagi setelah warga pada ngusir Hanna. Padahal, waktu Hanna masih di sana tidak ada desas-desus kalau daerah itu mau di gusur dan di jadikan taman bermain."


David masih diam membisu, membuat Hanna sontak kebingungan, biasanya suaminya itu sangat cerewet mengomentari ceritanya.


" Mas kenapa diem aja?"


"Ngga apa-apa, Yang..."


"Ini makan lagi." Sembari memberikan suapan terakhir ke dalam mulut Hanna.


Hanna dengan cepat melahapnya, nafsu makannya benar-benar meningkat di kehamilan kedua ini, berbeda dengan kehamilan pertamanya yang selalu membuatnya muntah bahkan tak nafsu makan.


"Mas aneh." Sahut Hanna tiba-tiba.


David mengernyit. "Aneh gimana?"


"Ya aneh."


"Waktu Hanna cerita tentang rumah warga yang di gusur, mas jadi aneh." ucap Hanna mengeluarkan isi kepalanya.


"Mas jadi diem aja."


"Memang mas harus gimana?"


"Ya ngomong apa gitu."


"Dengar sayang. Mereka memang pantas mendapatkan hukuman yang setimpal. Puas?"


"Mas jadi makin aneh," seru Hanna bergidik ngeri akan raut wajah yang di tampilkan suaminya kali ini.


"Ya ampun... Aneh gimana sih sayang..." Laki-laki itu mulai frustasi saat istrinya itu tak henti bermain tebak-tebakan dengannya.


"Muka mas jadi makin serem," seru Hanna tanpa filter. Beruntung perempuan itu memiliki tempat spesial di hati seorang David, jika tidak, habis Hanna di tangan David.

__ADS_1


"Kan muka mas emang gini sayang..." Benar-benar perempuan sulit untuk di mengerti, hampir-hampir David mengeluarkan makian, beruntung mulutnya masih bisa di kondisikan.


"Ngga. Beda!"


"Mas ada nyembunyiin sesuatu ya sama Hanna?" tebak Hanna.


"Emang mas nyembunyiin apa sama kamu sayang. Kamu kan tau luar dalamnya mas seperti apa... ."


Membuat Hanna sontak mendelik, "Ihhh... serius!"


"Ya terus kamu maunya gimana sayang?"


"Mas jujur sama Hanna, mas nyembunyiin apa dari Hanna. Kalau mas ngga jujur, awas aja kalau sampai ketahuan." ancam Hanna tak main-main.


Membuat David sontak di buat ketar-ketir.


"Tapi janji nggak boleh marah sama mas ya sayang..." pinta David mengamankan diri.


"Ya tergantung."


"Ya udah, kalau gitu mas ngga jadi cerita rahasianya mas... ."


"Ih... kok gitu... ."


"Makannya janji dulu, ngga boleh marah... ."


"Iya, janji deh. Insyaallah... ."


"Sebenarnya-- mas yang gusur rumah warga."


🍁🍁🍁


Annyeong Chingu

__ADS_1


Happy Reading


Saranghaja 💕💕💕


__ADS_2