
Suamiku Calon Mertuaku "Menua Bersama" akan dilanjutkan di sini ya, tapi kisah Irene dan Ansel akan dipisah.
Perubahan rencana ini terkait sesuatu yang masih belum tercapai pada novel ini, jadi aku putuskan untuk melanjutkannya.
Selamat membaca!
Di dalam mobil, Owen menatap tajam ke arah depan dengan segala pikiran yang terfokus akan sosok wanita yang dilihat oleh Will.
"Jika itu Nyonya Bella, lantas siapa wanita yang berada di rumah sakit dengan Tuan Ansel itu? Apa selama ini Nyonya Bella memiliki seorang kembaran? Tapi anehnya, kenapa Tuan Darren sampai tidak tahu menahu tentang semua ini?" gumam Owen memutar otaknya untuk menemukan sebuah jawaban atas teka-teki yang saat ini sedang dihadapinya.
Owen memacu laju mobilnya semakin cepat. Saat ini tujuannya adalah rumah sakit tempat dimana wanita yang dilihat oleh Will itu berada sana.
๐๐๐
Selesai membersihkan dirinya dan berganti pakaian, Darren langsung keluar dari kamarnya. Pria itu tak ingin membuang waktunya dengan jauh dari istri yang saat ini semakin dicintainya.
Darren menuruni anak tangga dengan langkah kaki yang tergesa. Pandangannya langsung tertuju pada ruang makan dimana sosok Dyra sudah menunggunya di sana.
Setibanya di ruang makan, pria tampan itu mencium kening istrinya dengan lembut sebelum ia duduk di sebelah Dyra.
__ADS_1
"Kita makan dulu ya, Hubby!" seru Dyra yang memberikan waktu pada Darren untuk makan terlebih dahulu, sebelum ia mulai membicarakan Kimmy.
Dyra melayani suaminya dengan sangat baik, menyediakan makanan di atas piring lalu meletakkan piring itu di hadapan Darren.
"Terima kasih ya sayang," ucap Darren dengan senyum yang mengembang di wajahnya.
"Sama-sama Hubby. Semua ini sudah menjadi tugasku, jadi kamu tidak perlu berterima kasih," ucap Dyra menampilkan wajah bahagia.
Keduanya pun saling melempar senyum bahagianya, kemudian mulai menyantap makanan yang tersaji di atas meja makan.
Selesai dengan aktivitas mereka di ruang makan, kini Dyra mengajak Darren untuk kembali di kamar. Ruangan yang memang selalu menjadi tempat favorit untuk Dyra menghabiskan waktunya.
"Apa sayang, katakan saja?" tanya Darren sambil meletakkan kepalanya dipangkuan istrinya itu.
Kini Darren terlihat sedang bermanja-manja dan menempelkan daun telinganya pada perut Dyra. "Aku mau mendengar dulu anak kita lagi apa ya di dalam sana?" ucap Darren yang begitu antusias menyambut kehamilan Dyra.
Dyra membelai pucuk rambut suaminya itu dengan lembut. "Apa kamu bahagia, Hubby?" tanya Dyra melupakan sejenak apa yang sebenarnya ingin ia sampaikan.
"Aku bahagia sayang." Darren mengembangkan senyum bahagia di wajahnya sambil menatap dalam wajah Dyra.
__ADS_1
Beberapa saat pandangan mata mereka saling bertaut. Tiba-tiba kepala Dyra semakin merunduk, hingga bibir merahnya mengecup bibir suaminya itu. Darren terhenyak, namun ia segera membalas ciuman itu dan keduanya saling memagut mesra beberapa saat.
"Aku mencintaimu, Hubby," ucap Dyra sambil melepaskan bibirnya dari sergapan bibir Darren yang seolah tak puas dengan kecupan singkat yang Dyra berikan.
"Aku juga mencintaimu sayang, seumur hidupku, hingga kita menua bersama."
Suasana kala itu begitu romantis, hingga Dyra melupakan hal yang sudah sejak tadi ditahannya, untuk disampaikan kepada Darren. Keduanya kembali memadu kasih dan saling melucuti pakaiannya masing-masing.
๐ธ๐ธ๐ธ
Bersambungโ๏ธ
Maafkan aku sahabat semua untuk tidak bisa menceritakan secara detail hal-hal mengenai adegan 21+ karena masih ada pelapor yang berkeliaran mengintai karya saya.
Buktinya karya Mr. Mafia I Love You pun berhasil mereka laporkan dan hilang sama seperti Partner Ranjang.
Dukung terus karya aku ini ya dengan vote, like dan share ke teman-teman kalian. Terima kasih banyak.
IG : ekapradita_87
__ADS_1
YouTube Channel : Baca Novel (sudah publish di sana Partner Ranjang dan Oh My Jasmine).