
Selamat membaca!
Saat keduanya semakin larut dalam air mata kebahagiaan, tiba-tiba bunyi bel yang berasal dari depan pintu terdengar dan langsung membuat Ansel bangkit dari posisinya yang saat ini masih bersimpuh di hadapan Irene.
"Itu pasti Lucas," gumam Ansel yang menyadari bahwa gado-gado yang dipesannya telah tiba.
"Kenapa sayang?" tanya Irene dengan kedua alis yang saling bertaut.
"Enggak apa-apa sayang, sebentar ya aku lihat dulu siapa yang datang." Ansel pun bergegas melangkahkan kakinya ke arah depan pintu, sebelum Irene menjawab apa yang telah dikatakannya.
"Semoga itu benar-benar Lucas," gumam Ansel yang sejak tadi sudah sangat menunggu kedatangan Lucas.
Sementara itu, Irene hanya menatap dengan rasa heran tanpa beranjak dari posisinya. Setelah Ansel mulai hilang dari pandangannya, kini Irene melangkahkan kakinya kembali ke meja makan.
"Ya Tuhan, gimana ini? Semua makanan itu tidak ada yang bisa aku makan, terus aku harus makan apa ya? Apa aku sebaiknya menghubungi Nisa untuk memintanya membuatkan gado-gado itu untukku." Irene menjadi begitu cemas karena saat ini ia merasa sangat lapar. Namun, sepertinya anak di dalam kandungannya sangat menolak untuk memakan makanan yang di luar keinginannya.
__ADS_1
Tak berapa lama kemudian, Ansel kembali datang menghampiri Irene dengan membawa sebuah kotak yang berisi sebuah makanan yang masih ia rahasiakan isinya dari sang istri.
"Sayang, itu apa yang kamu bawa?" tanya Irene dengan keningnya yang berkerut dalam.
Ansel masih terdiam penuh misteri. Pria itu pun kini sudah duduk tepat di samping istrinya yang masih memandanginya dengan penuh selidik.
"Apa sih itu sayang? Kamu buat aku penasaran saja deh!" geram Irene yang mulai mengerucutkan bibirnya hingga membuat Ansel menjadi gemas kepadanya.
"Sabar ya sayang, sekarang kamu pejamkan mata kamu dulu!" titah Ansel yang membuat Irene semakin penasaran. Walaupun pada awalnya ia menolak. Namun, Ansel tetap bersikekeh untuk tak memberitahu isi kotak itu sebelum istrinya menutup kedua matanya.
"Nah, sekarang kamu sudah bisa buka mata kamu!" titah Ansel yang sudah membuka penutup kotak tersebut.
Kedua mata wanita itu seketika membeliak karena ternyata gado-gado yang diinginkannya sejak tadi, kini sudah ada di hadapannya.
"Ya Tuhan, ini 'kan gado-gado." Irene begitu tak percaya dengan apa yang dilihatnya. Bahkan wanita itu, beberapa kali terlihat mengusap kedua matanya untuk memastikan apa yang tengah dilihatnya saat ini, bukanlah sebuah mimpi belaka.
__ADS_1
"Iya sayang, inilah alasan aku tadi mandi sampai membawa ponselku. Bukan karena ada wanita lain yang aku hubungi, jadi tadi itu, aku meminta bantuan kepada Lucas untuk mencarikan gado-gado untukmu dan aku bersyukur karena aku meminta bantuan kepada orang yang tepat. Lucas berhasil menemukan makanan itu di sebuah restoran, yang memang menyediakan makanan khas se-Asia Tenggara di dalamnya," ungkap Ansel menceritakan semua yang dilakukannya.
"Kamu kenapa enggak bilang? Pakai sembunyi-sembunyi begitu!" Pukul Irene dengan pelan yang mengarah pada dada bidang Ansel.
"Maaf ya sayang. Aku hanya ingin memberikan kejutan padamu, agar kamu tahu satu hal bahwa apapun yang kamu inginkan, aku pasti akan berusaha untuk mewujudkannya!" Ansel mengatakan itu semua dengan penuh kesungguhannya saat ini tatapan matanya tak teralihkan dan terus menatap wajah sang istri yang mulai mengulas senyum manis di paras cantiknya.
"Ya sudah, sekarang kamu makan ya sayang! Makan yang banyak, pokoknya harus dihabiskan!" titah Ansel sambil mengusap lembut sebelah pipi Irene yang sudah dipenuhi dengan kebahagiaan.
"Iya sayang, terima kasih ya. Sekarang aku makan dulu, kasihan anak kita sudah protes terus dari tadi. Nak, yuk kita makan yang banyak!" Irene mengelus sejenak perutnya sebelumnya ia mulai memakan gado-gado itu dengan lahap. Tak ada sedikit pun rasa mual yang ia rasakan, sangat jauh berbeda dengan yang sebelumnya ketika ia memakan makanan lainnya.
"Semoga aku dapat membuat kebahagiaan itu terus terlihat di wajahmu," batin Ansel yang kini dapat tersenyum puas karena kejutan yang ia berikan telah berhasil membuat istrinya bahagia.
...🌺🌺🌺...
Bersambung✍️
__ADS_1