Suamiku Calon Mertuaku

Suamiku Calon Mertuaku
Ngidam


__ADS_3

Selamat membaca!


Darren masih bimbang untuk menceritakan kepergian Irene pada Dyra. Ia tak mau bila nantinya Dyra akan terbebani atas apa yang disampaikannya dan itu bisa mempengaruhi janin yang ada di kandungannya.


"Lebih baik aku tidak menceritakan hal ini kepada Dyra, semua ini demi menjaga pikirannya agar tetap tenang," batin Darren memutuskan, setelah ia mempertimbangkan segala sesuatunya dengan sangat matang.


Pria berwajah tampan itu kini mulai masuk ke dalam kamar, kedua matanya langsung tertuju pada sosok istrinya yang sedang berada di atas ranjang. Dyra pun menyambut kedatangan Darren dengan penuh senyum di wajahnya.


"Hubby, kenapa lama sekali mengantar Dokternya? Kemarilah aku tidak ingin jauh darimu!" Dyra menampilkan raut manjanya dengan bibir yang mengerucut.


"Iya sayang maaf ya, tadi ada beberapa hal yang aku bicarakan terlebih dulu dengan Evran," jawab Darren sembari merebahkan tubuhnya di samping Dyra dan langsung memberi sebuah pelukan hangat.


Darren mengusap pucuk rambut Dyra dan mengecupnya dengan lembut. "Gimana keadaan kamu? Apakah kamu baik-baik saja?" tanya Darren memasang raut cemas pada wajahnya.


Dyra tersenyum manja dan balik mencium pipi suaminya itu. "Aku sudah sehat Hubby, kamu tidak perlu cemas ya, hanya saja aku bosan."


"Bosan kenapa?" tanya Darren sambil mengusap pucuk rambut istrinya dengan lembut.

__ADS_1


"Aku bosan, jika hanya berbaring di atas ranjang. Bisakah kamu mengajakku pergi ke mall? Aku ingin menonton film favoritku."


Darren bersedekap seolah menolak tawaran yang Dyra katakan, membuat raut wajah wanita itu kini berubah masam.


"Apa ini bawaan bayi? Aneh, tidak biasanya kamu ingin pergi ke mall dan menonton film di bioskop."


"Kalau memang kamu tidak mau, ya sudah tidak apa-apa. Aku tidur saja." Dyra membalikkan tubuhnya untuk membelakangi Darren.


"Pasti kalau aku marah begini, Hubby akan segera merayuku," batin Dyra penuh percaya diri dengan senyuman yang terbit di wajahnya.


Setelah lama menunggu, Darren tak kunjung melakukan apa yang Dyra harapkan. Pria itu malah beranjak dari ranjang dan melangkah ke arah walk in closet.


Saat Dyra hendak memejamkan kedua matanya, tiba-tiba suara deheman terdengar dan seketika membuat Dyra langsung memutar tubuhnya dengan cepat.


"Ayo sayang, katanya mau nonton. Aku sudah pesankan tiketnya untuk siang ini."


Perkataan Darren mengejutkan Dyra, hingga wanita itu langsung beranjak dan duduk di tepi ranjang. Ia memandangi penampilan suaminya yang sudah terlihat tampan, dengan pakaian yang dikenakannya. Tidak ada jas, kemeja atau juga dasi kantornya. Darren saat ini terlihat lebih casual dengan jeans yang ia kenakan.

__ADS_1


"Oke Hubby, kamu benar-benar sangat mengejutkan aku." Dyra mulai bangkit dari posisi duduknya dan mendekat kehadapan Darren. Wanita yang saat ini tampak bahagia itu, mengalungkan kedua tangannya pada leher suaminya.


"Kamu itu memang selalu penuh dengan kejutan, sejak dulu bahkan sampai sekarang ini semua kejutanmu, selalu berhasil membuatku senyam-senyum sendiri saat membayangkannya." Dyra pun memberi ciuman tepat pada bibir Darren, keduanya beberapa saat saling memagut mesra.


"Terima kasih, Hubby, karena kamu selalu membuat aku bahagia dan mau menuruti segala keinginanku," ucap Dyra setelah melepas pagutannya.


Darren pun mendekatkan wajahnya, hingga membuat kedua batang hidung mereka saling beradu mesra. "Apapun keinginanmu selama aku masih bernapas, aku pasti akan mengabulkannya."


Perkataan Darren bagaikan sihir yang langsung melelehkan hati Dyra, hingga raut wajah wanita itu kini tampak berseri-seri penuh kebahagiaan. Ia merasa bersyukur atas segala perhatian dan segenap cinta yang Darren berikan padanya.


"Maafkan aku sayang, aku tidak bisa menceritakan padamu tentang kepergian Irene, karena aku ingin selalu melihat kebahagiaan di wajahmu. Jadi biar aku saja yang mengurus semua masalah ini dan aku janji akan menemukan Irene secepatnya," batin Darren masih terus menatap dalam wajah istrinya yang masih tampak begitu bahagia.


🌸🌸🌸


Bersambung✍️


Berikan komentar kalian ya.

__ADS_1


Terima kasih banyak.


__ADS_2