Suamiku Calon Mertuaku

Suamiku Calon Mertuaku
Kagum


__ADS_3

Selamat membaca!


Selesai dengan aktivitasnya di bathroom, Dyra dan Darren secara bersamaan, terlihat sedang menuruni anak tangga. Darren sudah sangat tampan mengenakan stelan jas yang dipadu padankan dengan kemeja berwarna merah maroon juga dasi hitam yang melingkar di kerahnya. Sementara Dyra seperti biasa, hanya mengenakan pakaian sehari-harinya saja. Namun walau begitu, tetap saja wajah cantiknya masih terlihat manis untuk dipandang oleh Darren.


Kini keduanya sudah tiba di lantai bawah, disambut oleh Anna dan Owen yang sudah berdiri menunggu keduanya.


"Selamat pagi, Tuan Darren dan Nyonya Dyra. Silahkan makanannya sudah disiapkan oleh para chef." Anna dengan setengah membungkuk sebagai gestur hormatnya kepada kedua majikannya.


"Pagi Anna. Pagi Owen," sapa Dyra dengan ramah.


"Oh ya Owen, apa kau sudah katakan pada Anna untuk berkemas?" tanya Darren sembari mengangkat kedua alisnya.


"Sudah Tuan, nanti setelah mengantar Anda ke kantor, saya akan pergi mengantar Anna," jawab Owen memberitahu rencananya.


"Bukankah hari ini Willy sudah kembali bekerja. Jadi biar saya pergi ke kantor bersamanya, kau pergilah bersama Anna!" titah Darren.


"Maaf Tuan, Willy masih izin dan belum bisa kembali bekerja. Tadi pagi dia memberi kabar bahwa Ibunya masih dirawat di rumah sakit."


Willy adalah sopir pribadi yang sudah bekerja selama 5 tahun di rumah kediaman Darren, dan selama dua Minggu ini Owen jadi harus merangkap untuk melakukan pekerjaan yang ditinggalkan olehnya.


"Oh begitu. Berikan dia uang tambahan untuk biaya rumah sakit Ibunya dan keperluan selama dia tidak bekerja!" titah Darren menaruh empati dengan keadaan Willy saat ini.

__ADS_1


"Baik Tuan, kalau begitu saya dan Anna permisi dulu. Silahkan Tuan, makanannya sudah disiapkan oleh kedua chef di ruang makan." tutu Owen kembali.


"Iya saya tahu, kau sudah mengatakannya tadi." Owen dan Anna pun berlalu bersamaan.


Mendengar perkataan suaminya, membuat decak kagum di hati Dyra semakin membumbung tinggi, ia benar-benar bangga memiliki suami yang sangat memerhatikan kehidupan para pekerjanya.


"Aku bangga padamu, Hubby." Dyra mengusap lengan suaminya dengan lembut, sambil terus melangkah mengikuti Darren, menuju ruang makan.


"Jadi kamu tidak marah aku melakukan itu?" tanya Darren menatap lekat wajah Dyra sambil menghentikan langkah kakinya sejenak.


"Tidak dong, untuk apa aku marah? Lagipula semua itu adalah uangmu dan niatmu sangatlah mulia, jika kamu berbagi kepada para pekerjamu, terlebih saat ini Willy sangat membutuhkannya." Dyra mengulas senyuman di wajahnya, kemudian kembali melangkahkan kaki, meninggalkan Darren yang masih termangu dengan rasa kagumnya.


"Inilah perbedaanmu dengan Bella. Aku benar-benar tidak salah mencintaimu, kamu memang wanita yang berhati mulia," batin Darren menatap Dyra yang kini sudah melangkah terlebih dulu.


Kedua chef itu pun langsung berlalu untuk memberikan waktu kepada majikannya, menikmati menu sarapan pagi yang telah mereka masak.


"Oh ya Hubby, besok aku sudah mulai mengajar. Masa cutiku telah habis."


"Baiklah, tapi kamu jangan lupa untuk ajukan cuti kembali dua Minggu ke depan. Ingat kita akan pergi honeymoon ke Paris."


Seketika sebuah senyuman terbit di wajah Dyra. Ia begitu bahagia membayangkan, bahwa dirinya akan pergi ke kota yang selama ini selalu diimpikannya.

__ADS_1


"Terima kasih ya, Hubby. Aku bahagia, akhirnya impian untuk bisa datang ke Paris akan menjadi kenyataan."


Darren meraih tangan Dyra dan memberi kecupan singkat pada punggung tangan istrinya, membuat raut wajah Dyra seketika bersemu merah dengan perlakukan yang romantis dari Darren.


"Terima kasih Hubby, atas semua hal indah yang telah kamu berikan dalam hidupku."


"Itu sudah tugasku sayang, aku mencintaimu. Jadi aku akan membuatmu bahagia selama aku masih bernapas."


Keduanya saling melempar senyuman pada wajahnya. Setelah itu mereka kembali melanjutkan aktivitasnya lagi, untuk menikmati menu sarapan pagi yang telah tersaji di atas meja.


🌸🌸🌸


Bersambung✍️


Berikan komentar kalian ya?


Jangan lupa vote dan vote, jika kalian suka dengan karya ini.


Terima kasih banyak.


Mampir juga ke karyaku yang ini ya :

__ADS_1



__ADS_2