Suamiku Calon Mertuaku

Suamiku Calon Mertuaku
Hampir Celaka


__ADS_3

Boleh minta vote kalian kan sahabat, yuk jangan ragu langsung di vote sebanyak-banyaknya dan jangan lupa like setiap episodenya.


Selamat membaca!


Darren sudah masuk ke dalam mobil dengan tergesa, diikuti oleh Owen yang telah duduk di samping kursi kemudi. Saat ini ia masih tak percaya atas apa yang telah Owen katakan tentang Bella.


Ada rasa penasaran dan kesedihan yang mendalam di dalam hati Darren saat ini. Di satu sisi ada kebahagiaan tersendiri ketika mengetahui bahwa Bella masih hidup. Namun, di sisi lain ada perasaan cemas dalam hati dan pikiran tentang kehadiran Bella saat ini akan mempengaruhi kebahagiaannya dengan Dyra yang saat ini baru saja ia rasakan. Terlebih Dyra tengah mengandung buah hatinya.


"Cepat Will, kita harus segera sampai ke rumah sakit!" titah Darren yang tak biasanya memerintahkan kepada sopirnya itu untuk memacu kecepatan mobil.


Mobil yang dikendarai oleh Will pun kini sudah melaju dengan kecepatan sedang meninggalkan pelataran rumah.


Tak lama setelah itu, Dyra keluar dari dalam rumah dengan setengah berlari menuju mobilnya yang memang terparkir tak jauh dari halaman rumah. Ia hanya mengenakan pakaian seadanya tanpa sempat menggantinya.


"Jika memang benar Nyonya Bella masih hidup, apa posisiku dalam hati suamiku akan tergantikan?" batin Dyra begitu terhenyak, saat ia hendak menuruni anak tangga, langkahnya seketika terhenti sewaktu mendengar percakapan yang terjadi antara Darren dan Owen.

__ADS_1


Dyra saat ini sudah duduk di kursi kemudi, dengan napas yang terengah-engah. Tanpa membuang waktu ia langsung menyalakan mesin mobil dan menginjak pedal dengan dalam, hingga membuat laju mobil bergerak cepat meninggalkan pelataran rumah kediaman Darren.


"Aku harus mengikuti mobil yang dikendarai oleh Will, karena aku tidak tahu kemana tujuan mereka," ucap Dyra terus menatap ke arah depan dan fokus dengan kedua mata yang menajam memperhatikan kondisi jalan.


"Ya Tuhan, setelah kebahagiaan itu sudah aku rasakan. Kenapa semua ini harus aku alami? Sebenarnya apa yang terjadi? Apa mungkin Nyonya Bella yang sudah tiada 4 tahun silam bisa kembali hidup?" Segudang pertanyaan berputar di kepala Dyra yang saat ini benar-benar kalut dengan perasaannya.


Mobil yang dikendarai oleh Dyra melaju semakin cepat, hingga berhasil mengejar ketertinggalannya dengan mobil yang dikendarai oleh Will. Namun, saat jarak kedua mobil mulai merapat, Dyra langsung mengurangi kecepatan mobil dan memposisikannya di belakang sebuah mobil, agar keberadaannya tidak terlihat oleh Will maupun Owen.


"Hampir saja aku ketahuan. Aku tidak boleh terlalu dekat dengan mereka," ucap Dyra yang semakin fokus mengamati arah mobil yang dikendarai oleh Will.


Will membuat laju mobil berbelok tiba-tiba ke arah sebelah kiri, hingga membuat Dyra yang tidak siap karena terhalang mobil lain, tak berhasil berbelok ke arah kiri. Mobil yang dikendarai oleh Dyra malah terus melaju lurus.


Kini laju mobil sudah kembali ke arah perempatan jalan, dimana seharusnya tadi Dyra berbelok ke arah kiri. Dyra dengan cepat kembali menginjak dalam pedal mobilnya, hingga di depannya kini terpampang traffic light yang tadi dilewatinya. Saat ini traffic light sudah menunjukkan warna kuning, yang seharusnya menjadi tanda, agar mobil yang Dyra kendarai harus bersiap untuk berhenti. Namun, bukan malah menginjak pedal rem mobilnya, tapi Dyra dengan berani menambah kecepatan mobilnya untuk berbelok ke arah kanan tanpa menghiraukan traffic light yang saat ini sudah berubah menjadi warna merah.


Mobil Dyra melaju cepat melewati perempatan jalan. Namun, tiba-tiba sebuah truk besar yang melaju dari arah berlawanan, berada di hadapan mobil Dyra, membuat wanita cantik itu terkesiap dengan kedua mata yang sudah membulat sempurna.

__ADS_1


Dyra membanting kemudinya dengan gerakan yang cepat, untuk menghindari truk tersebut. Hingga akhirnya karena kelihaiannya, mobilnya pun dapat menghindari truk tersebut dan kembali berada di jalurnya.


"Ya Tuhan, untung aku berhasil lolos," ucap Dyra dengan napas yang tercekat, sekujur tubuhnya seakan melemah, setelah melewati apa yang tadi hampir menimpanya. Ia tak membayangkan bila seandainya mobilnya sampai menabrak truk tersebut.


Dyra berusaha menepikan rasa takutnya dengan kembali mengamati ke arah jalan yang saat ini dilaluinya. Hingga di kejauhan, ia dapat melihat mobil yang dikendarai oleh Will baru saja masuk ke sebuah rumah sakit di ujung jalan. Namun, saat ini Dyra harus terjebak dengan kemacetan yang tak mampu untuk dihindarinya. Mobil yang Dyra kendarai pun berhenti mengikuti kendaraan lain yang juga berhenti di depannya.


"Aduh, pakai macet segala lagi, tapi yang penting aku sudah tahu kemana tujuan mereka!" ucap Dyra dengan perasaan yang lebih lega dari sebelumnya, karena usahanya untuk membuntuti mobil yang dikendarai oleh Will, membuahkan hasil.


🌸🌸🌸


Bersambung ✍️


Berikan komentar kalian.


Terima kasih banyak ya atas dukungan kalian.

__ADS_1


Mampir juga ke novel saya yang lainnya :



__ADS_2