
Katakan Bila Tak Suka!
Niki datang diwaktu yang tidak tepat, karena Akbar sedang melakukan sholat isyak di ruangannya, Niki sengaja menunggunya, karena sudah hampir dua pekan Akbar tidak bersikap seperti biasanya.
Assallamualaikum warahmatullah....
"Niki? Sejak kapan kamu disitu?" Tanya Akbar.
"Sejak 4 menit lalu" Jawab Niki.
"Aku boleh masuk?" Tanya Niki.
"Silahkan duduk, ada hal apa yang membawamu kesini?" Tanya Akbar.
"Kenapa jadi kaku gitu sih? Aku cuma mau nanya sama Abang. Kenapa selama dua minggu disini, Abang itu sekarang jadi cuek sama aku. Apa gara-gara aku meluk Abang waktu itu? Kalau iya, aku sangat menyesal, aku minta maaf, tidak seharusnya aku berbuat seperti itu, karena itu sama saja aku melecehkan agama mu kan?" Tanya Niki.
"Aku sudah melupakan hal itu, ada yang lain?" Tanya Akbar dingin.
"Kenapa Abang jadi gini sih? Sebenarnya Abang ini kenapa? Kenapa jadi gini?" Kata Niki seperti anak kecil.
__ADS_1
"Aku gak papa Nik, aku hanya....." Kata Akbar terpurus, ia belum siap harus melukai hati Niki.
"Abang jahat!!" Kata Niki pergi dengan menangis.
Saat Niki berlari dan menangis, tak sengaja menambrak Yasha yang tengah membawakan makanan untuk Akbar.
"Niki, lo nangis? Kenapa?" Tanya Yasha.
Namun Niki tak memperdulikan Yasha, ketika Yasha ingin mengejar Niki, Akbar mencegahnya supaya Niki sendiri dulu.
"Apa yang lo lakuin ke Niki sih Bar. Setiap hari lo bikin nangis anak orang deh. Gue tau gue lebih ganteng dari lo, seenggaknya gue gak pernah bikin anak orang nangis tau" Kata Yasha.
"Tapi gue mohon, lo rahasiain semua ini sampai gue sendiri yang mengatakannya" Sambung Akbar.
"Gue di jodohin di Indonesia" Kata Akbar.
"What? Apaa?" Kata Yasha.
"Kaget nya biasa aja dong! Lha ini kan makanan gue, kenapa lo makan Bambank!!" Kata Akbar.
__ADS_1
"Sory Bar, gue kalau kaget ya gitu hehhe. Lanjut gih, lo di jodohin? Helloow ini bukan jaman kerajaan lagi, yang main jodoh-jodohan Hercules" Kata Yasha.
"Di keluarga gue emang gitu, lo tau lah latar belakang keluarga gue kayak gimana?" Tanya Akbar.
"Iya gue tau, lalu gimana dengan Niki Bar, dia sangat berharap pada lo, lo jangan php in dia gini dong" Kata Yasha.
"Gue pengen banget jujur saa Niki, tapi gue takut menyakiti perasaannya Sha, lo tau kalau gue suka sama Niki, tapi gue masih ragu tentang perasaan gue ke Niki" Kata Akbar.
"Sebenarnya siapa yang lo pilih sih Bar, Jodoh lo yang di Indonesia, apa Niki? Lo harus tegas dong!"Kata Yasha.
"Pusingnya gue disitu Sha, kalau gue mantap di jodohin sama dia, gue takut nyakiti Niki, tapi kalau gue lanjutin perasaan ini ke Niki, gimana kata keluarga gue coba. Pertama gue sama Niki beda keyakinan, lalu gaya hidup Niki? Gue kagum sama dia karena dia bisa menghargai agama gue gitu Bro" Kata Akbar.
"Lo harus jujur sama Niki, gue takut, perasaannya Niki ke lo itu malah jadi semakin dalam, lebih susah lagi nanti lo ngadepinnya" Kata Yasha.
"Lalu gimana seharusnya gue bersikap Bro?"Tanya Akbar.
"Ya jujur lah! Lo ajak kek dia kemana, trus lo ceritain masalah jodoh lo itu, nah nanti reaksi dia gimana, disitu lo bisa ambil sikap. Dah nih makan dulu, keburu dingin" Kata Yasha.
Akbar memikirkan apa yang di katakan Yasha itu adalah ide yang bagus, sebelum perasaan Niki terhadapnya semakin dalam, Akbar harus bertindak, karena bgaimanpun juga, pada akhirnya Akbar memilih Fatim untuk menjadikan pendamping hidupnya.
__ADS_1