Suara Hati

Suara Hati
Bab. 53


__ADS_3

Karena hari sudah di tetapkan, kini para orang tua itu sedang mengobrol tentang masalah kelangsungan kehidupan Syakir dan Zulaikha, sedangkan calon pasangan ini sedang mengobrol berdua bentuk dari ta'aruf, karena setelah sebulan yang akan datang, pernikahan Syakir dan Zulaikha akan di tentukan.


Dimana, dihari itu Kabir akan pulang dan Akbar akan melamar Fatim di depan umum, awalnya Akbar akan memberi kejutan dengan pulang langsung melamar Fatim, namun karena ada acara pernikahan Syakir dan Zulaikha, maka Akbar harus mengubah rencananya itu.


"Kamu tidak mikir-mikir lagi tentang pernikahan ini. Dan langsung terima lamaranku begitu saja?" Tanya Syakir.


"Jodoh itu rahasia Allah. Terus berusaha untuk menjadi yang lebih baik, Insyaallah akan dipertemukan dengan yg baik juga. Ada 3 rahasia besar yang hanya di ketahui oleh sang Maha Kuasa Allah SWT yaitu rezki, maut & jodoh, dan hari ini Allah telah membuka salah 1 rahasianya dalam hidupku, dengan kehadiran Mas Syakir yang melamarku" Jawab Zulaikha.


"Masya Allah, tapi kamu masih muda. Kamu berhak memilih" Kata Syakir.


"Aku percaya dengan janji Allah Mas, Lelaki bilang, zaman sekarang mencari wanita shalihah susah. Wanita bilang, zaman sekarang mencari lelaki shalih susah. Pertanyaannya, kenapa sibuk mencari, bukan menjadi?" Kata Zulaikha.


"Ketika engkau menjaga diri, di saat yang sama, di tempat lain jodohmu pun menjaga diri, hingga nanti bertemu di saat dan cara yang paling berkah." Sambung Zulaikha.

__ADS_1


"Masya Allah, semoga saja niat baik kita menyempurnakan Iman kita, di Ridhai oleh Allah. Amin" Kata Syakir.


"Amin-amin Ya Robbal'alamin. Lalu? Kenapa dengan tiba-tiba Mas Syakir melamar Ika? Apakah ada keterpaksaan?" Tanya Zulaikha.


"Ketika berbicara tentang pernikahan, Allah mengatakan bahwa pasanganmu ibarat pakaian untukmu. Sebuah pakaian bisa jadi pas atau kurang pas. Tapi bagaimanapun juga, pakaian akan menutupi, melindungi dan mempercantik ketidak sempurnaan. Dan aku percaya, bahwa Allah mengirimu untuk melengkapi ketidak sempurnaanku" Kata Syakir.


"Dan aku berharap bisa menjadi imam yang baik yang memimpin mu dengan iman dan ketaqwaan yang sudah aku pelajari dan ku miliki selama ini" Sambung Syakir.


Sementara di sisi lain, akhirnya sejak sekian lama terpisah antara jarak dan waktu. Solihin bisa bertemu dengan Aisyah untuk pertama kalinya lagi, setelah melewati kekecewaan hatinya, Solihin memberanikan diri untuk menyapa Aisyah.


"Waalikum sallam, siapa ya? Kok kenal aku?" Tanya Aisyah.


"Aku kan teman sekolahmu saat di sekolah dasar, kamu ndak ingat? Aku Solihin!" Kata Solihin menunjukkan foto bersama saat SD.

__ADS_1


"Emm maaf aku sedikit lupa. Kalau boleh tau kamu yang mana?" Tanya Aisyah.


"Nih aku yang ini, yang paling bagos dewe" Kata Solihin menunjukan dirinya saat kecil.


"Oh kamu Lihin itu ya, yang suka buat puisi dan surat cinta, terus ada bunga palsu di kasih parfum halal 10 ribuan itu, kadang juga ngasih coklat itu ya? Yang sering ngompol saat aku bentak dan aku pukul? Itu kamu?" Kata Aisyah.


Jlebbbb...


"Kenapa kamu hanya mengenang keburukan ku saja Aisyah, itu pujian atau hinaan. Astaghfirullah" Kata Solihin mengelus-elus dadanya.


"Astaghfirullah hal'adzim, maaf ya. Yang aku ingat itu sih, tapi kamu banyak melakukan kebaikan pada ku kok, tunggu apa ya? Ah iya, waktu itu kau mencucikan tempat bekalku, terima kasih ya" Kata Aisyah.


"Itu aja?" Tanya Solihin syok.

__ADS_1


Aisyah mengangguk-anguk dan merapatkan kedua tangannya, tanda seperti orang meminta maaf. Lebih nyeseknya lagi saat itu Rifky datang menemui mereka.


__ADS_2