Suara Hati

Suara Hati
Bab. 18


__ADS_3

Salah Faham.


"Oh ya, kenapa Kak Ais sama Kak Rifky tiba-tiba datang kesini?" Tanya Akbar.


"Iya nih! Mendadak juga, mana bersama Fatim dan anak-anak juga" Kata Sandy.


"Aisyah ada event kesinin Om, besok dan selama dua minggu Aisyah kerja di rumah sakit Abang dong yey" Kata Aisyah.


"Dan kenapa kita ajak Fatim sama anak-anak. Pertama, ini cuma dua minggu, anak-anak bisa ikut. Kedua, Fatim sementara jadi baby sitternya sikembar deh. Sambil menyelam minum air hehehe"Kata Rifky menggerakkan alisnya naik turun dengan manatap Aisyah.


"Ada kah? Kok Abang gak tau tentang itu?" Tanya Akbar.


"Kamu perwakilan Indonesia kak?" Tanya Sandy.


"Ada lima Dokter lagi, dan spesialisnya berbeda-beda Om, Alhamdulillah Aisyah ikut, dan lebih senengnya satu Rumah Sakit dengan kalian deh" Kata Aisyah.


Mentari sang surya pagi sangat terik. Setelah sarapan, semuanya bersiap untuk melakukan aktivitasnya masing-masing. Karena Sandy shift malam, ia sedang menemani Rifky mencari kedai yang cocok untuk membuka bisnisnya, sedangkan Akbar dan Aisyah berangkat bersama.

__ADS_1


Ketika hendak masuk rumah sakit, Niki dan Oshi melihat Akbar bersama dengan Aisyah. Selama Akbar tinggal di Jepang, Niki tak pernah tahu siapa keluarga lain di keluarga Akbar, karena Akbar tak pernah menceritakan tentang keluarganya.


Niki mengira kalau Aisyah itu adalah Fatim, gadis yang telah di jodohkan dengan Akbar. Dan ia berusaha membuat Fatim membenci Akbar, supaya Akbar bisa kembali dalam pelukan Niki.


"Aku akan jadi Joker mulai dari sekarang" Kata Niki.


"Maksud kamu apa Nik? Dan siapa gadis yang sedang bersama Akbar, sepertinya mereka sangat akrab?"Tanya Oshi.


"Mungkin itu yang di jodohkan dengan Akbar, lihat bagaimana aku akan mengurusnya" Kata Niki mengepalkan tangannya


"Kamu yakin dia orangnya?" Tanya Oshi.


"Tapi sepertinya dia juga memekai jas Dokter deh" Kata Oshi.


"Tapi Akbar tidak mengatakan profesi gadis itu Oshi"Kata Niki.


"Dor!!!!!" Kata Yasha mengagetkan Oshi dan Niki.

__ADS_1


Oshi dan Niki sangat terkejut, karena tiba-tiba Yasha di belakangnya. Niki pun bertanya tentang gadis yang bersama Akbar pagi itu.


"Wah dia cantik ya, aku sih gak tau di siapa? Tapi sepertinya dia ikut event di rumah sakit ini. Ada perwakilan lima Dokter unggul dari setiap negara gitu" Kata Yasha.


"Tugasmu harus mengetahui siapa gadis itu, dan kau harus laporan kepadaku. Awas saja jika gadis itu yang bernama Fatim"Kata Niki kesal.


"Lalu, siapa Fatim itu? Maksudnya seperti apa Fatim itu, kenapa harus di jodohkan dengan Akbar?" Tanya Oshi bingung.


"Aku sendiri juga tidak tau, eh Niki! Kau sudah tau kalau Akbar dijodohkan?" Tanya Yasha.


"Iya, kami bertengkar hebat semalam. Tega-teganya Akbar bilang kalau aku ini hanya mainannya saja. Wanita macam apa aku ini" Kesal Niki.


"Lalu apa lagi yang dikatakan Akbar?" Tanya Yasha.


"Dia bilang kalau dia menyukaiku. Tapi dia tetap memilih gadis itu sebagai pendampingnya, dan aku yakin jika gadis yang bersamanya tadi adalah gadis yang dijodohkan dengannya" Kata Niki.


"Aku akan merebut, apa yang seharusnya menjadi milikku" Sambung Niki.

__ADS_1


"Jangan seperti itulah Nik, kamu harus terima kenyataan jika Akbar telah memilih gadis lain untuknya" Kata Oshi menyadarkan Niki.


Niki yang sedang kesalpun pergi meninggalkan Oshi dan Yasha. Niki telah dibutakan rasa cinta yang bertepuk sebelah tangan selama hampir tujuh tahun itu. Rasa cinta nya kini telah menjadi benci, rasa sayangnya tak lagi melembutkan hatinya lagi.


__ADS_2