Suara Hati

Suara Hati
Bab.19


__ADS_3

Aisyah Lagi Yang Kena.


Setelah perkenalan antara Tim Dokter, satu hari berjalan mulus, tak ada kendala selama Aisyah bertugas di Jepang. Aisyah yang lulusan Universitas Kedokteran di Korea pun tak mendapat hambatan disana. Karena beberapa temannya di Korea juga ada yang berasal dari Jepang, bahasa di sana pun juga Aisyah sedikit demi sedikit telah menguasainnya.


"Jadi gadis ini kakakmu Bar? Cantik juga, kenalin ke gue dong!" Kata Yasha.


"Kenalan aja sendiri" Kata Akbar.


"Dia beneran lulusan Korea ya?" Tanya Yasha.


"Iya lah" Kata Akbar.


"Emm Bang, Kakak mau mampir ke supermarket lagi, Abang kalau mau pulang ya duluan aja gak papa kok" Kata Aisyah.


"Bener nih?" Tanya Akbar.


"Iya lah, bukan pertama kali ini juga kan Kakak kesini" Kata Aisyah.


"Ya udah deh. Abang duluan ya, Assallamualaikum" Salam Akbar.


"Waalaikum sallam" Jawab Aisyah.


Ketika Aisyah sibuk membeli sesuatu di supermarket, Niki menghampirinya dan menyiapkan banyak pertanyaan kepada Aisyah. Dengan raut wajahnya yang kesal, ia meneriaki Aisyah.

__ADS_1


"Tunggu!! Aku bisa bicara denganmu sebentar?" Kata Niki menggunakan bahasa Inggris.


"Boleh, tapi sebentar aku ingin menyelesaikan belanjaku dulu, bisa?" Kata Aisyah menggunakan bahasa Jepang.


"Aku tunggu di luar!" Kata Niki langsung keluar.


"Siapa dia?Kenapa mau bicara denganku? Hahaha Fans ku, Astaghfirullah hal'adzim" Kata Aisyah.


Di luar Niki sangat kesal, mengira jika Aisyah itu Fatim pinter berbahasa Jepang. Sore itu juga Niki ingin mengatakan tentang perasaannya kepada Aisyah yang di sangakanya Fatim. Ia akan mengatakan bahwa dirinya menyukai Akbar, dan ingin menyuruh Aisyah menjauhinya.


"Permisi! Tadi katanya ada yang ingin kamu bicarakan. Ada apa ya?" Tanya Aisyah ramah.


"Jauhi Akbar!" Kata Niki.


"Hallo, kamu dengar kan? Kamu Fatim kan? Gadis yang di jodohkan dengen Akbar? Akbar itu sukanya sama aku bukan sama kamu!" Kata Niki.


"Maaf, maksud kamu apa ya?" Tanya Aisyah bingung.


"Tiga hari lagi kita akan ketemu lagi disini, kamu harus datang, aku ingin mengatakan semuanya kepadamu! Permisi!" Kata Niki pergi.


"Astaghfirullah hal'adzim, aneh banget deh ah" Kata Aisyah heran.


Aisyah berjalan pulang sambil memikirkan apa yang dikatan gadis tak dikenalnya itu. Namun ia menyebut nama Akbar, Aisyah mengira jika gadis itu kenalannya Akbar.

__ADS_1


Tapi kenapa menyuruhnya harus menjauhi Akbar, Aisyah mulai mecurigainya, ia yakin bahwa gadis yang tadi adalah gadis yang di sukai oleh adik rasa Abangnya itu.


Ketika di tengah jalan, Aisyah lagi-lagi di hadang oleh dua gadis seusianya. Dan menyakanya kalau Aisyah adalah Fatim lagi.


"Hey!! Kau Fatim bukan?" Tanya Jesicca.


"Lagi-lagi salah faham, karena begitu aku iyain aja dari pada mereka malu" Kata Aisyah dalam hati.


"Maaf ada apa ya?" Tanya Aisyah.


"Tolong jauhi Akbar, dia itu laki-laki yang di cintai oleh sahabat kami Niki!! Kau jangan main ambil saja laki orang, jangan mentang-mentang ada perjodohan, jadi kau seenaknya mengambil hak milik orang lain" Kata Oshi.


"Haih, komplotannya Inem tadi. Ada yang gak beres ini dengan Akbar" Batin Aisyah.


"Maaf kakak-kakak yang cantik, tapi perjodohan itu telah disetujui dengan Akbar sendiri" Kata Aisyah.


"Maka kau harus batalkan" Kata Jesicca.


"Tapi saya tidak berwenang untuk itu, maaf ya Kakak-kakak, aku harus pulang. Abang sedang menungguku, permisi!"Kata Aisyah.


"Hey Fatim, cepat atau lambat, Akbar akan kembali ke pelukan Niki. Asal kau tau, mereka saling mencintai. Kau tega memisahkan dua insan yang saling mencintai? Kejam!!" Kata Oshi.


"Saling mencintai gundulmu!! Akbar mana boleh pacaran" Batin Aisyah.

__ADS_1


Jesicaa dan Oshi pergi begitu saja, Aisyah semakin gemas dengan perilaku adiknya itu. Bisa-bisa nya jatuh cinta dan memberi anak orang perhatian palsu. Sampai rumah nanti, Aisyah akan mengurus Akbar agar tegas dengan seorang perempuan.


__ADS_2