
Kini giliran Ilham yang mengungkapkan isi hatinya untuk Syakir.
"Assallamualaikum warahmatullahi wabbarokatuh,Barakallahu lakuma wa barak alaikuma untuk Adikku yang kalem ini, aku mau tanya kabar ini, bagaimana dengan pernikahanmu? Untuk sekarang memang Masmu ini tak bisa membantu persiapan pernikahanmu, maafkan Masmu yang sibuk ini. Ketika kalian mengikat janji sehidup semati, aku bahagia bisa menjadi saksi Ijab Qobul kalian. Selamat Syakir, selamat atas segala kebahagiaanmu hari ini dengan pernikahanmu. Mulai sekarang kamu punya sandaran baru, sekarang ikatan baru terjalin, dan membangun rumah tanggamu sendiri. Perasaan baru kemarin aku mengajakmu bermain, mengenalkan dunia ini. Kenangan kecil kita akan selalu aku ingat, Wassallamualaikum warrahmatullahi wabbarokatuh" Kata Ilham.
Ilham dan Syakir memang saudara sepupu, tetapi hubungan mereka juga sangat dekat, bukan hanya dengan Syakir, Ruchan dan Ikhsan selalu mengajarkan akan pentingnya persaudaraan di hati mereka. Hingga mereka masih bisa rukun sampai mereka memiliki keluarga masong-masing. Dan masih saling membantu.
Kini mulailah aksi Akbar yang di tujukan oleh Fatim, Ayah Fatim pun juga turut hadir dalam acara pernikahan itu.
"Assaallamualaikum Warrahmatullahi Wabbarokatuh, sebelumnya maaf saya telah mengganggu acara ini. Tapi dengan segenap hati, saya akan mengatakan sesuatu, yang harus dan perlu perhatian saudara semua." Kata Akbar.
"Aku di sini bukan untuk diriku sendiri. Hanya berharap tergolong dalam naungan sang Baginda Rasul dengan menjalankan sunnah-Nya.
Aku di sini bukanlah untuk diriku sendiri. Melainkan untuk dirimu, yang suatu saat nanti akan menjadi prioritas dalam hidupku setelah Allah dan Baginda Rosul.
__ADS_1
Aku ingin Kau menjadi perhiasan terindahku, yang kelak kan bersama mengarungi titian menuju Surga, menggapai ridho-Nya. Bukan aku tidak ingin memilikimu.
Aku hanya ingin menjagamu hingga halal bagiku menyentuhmu. Dan hari ini, aku ingin mengatakan dengan segenap jiwa dan ragaku di seluruh saudara kita, orang tuaku, dan bahkan kepada Ayahmu Pak Fikry. Dengan nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, Jadilah pendamping hidupku dan menualah bersamaku Fatimah Jodha Jaelani, ku pinang kau dengan bismillahirrohmanirrohim" Kata Akbar panjang kali lebar.
Semua orang tertegun, begitupun dengan Fatim, ia tidak menyangka bahwa kejutan tiga bulan itu adalah bentuk lamaran yang sudah Akbar siapkan untuknya.
"Bagaimana Fatim? Akbar menunggu jawabanmu"
"Darimana Pak Fikri dapat mic itu?" Tanya Akbar dalam hati.
Aisyah dan Leah pun juga terus saja menyenggol-nyenggol Fatim untuk segera memberikan jawaban lamarannya Akbar.
"Bismillahirrohmanirrohim, Ya Abang, Fatim pinangan Abang, namun itu juga harus melalui restu Ayah dan orang tua Abang" Jawab Fatim sangat gugup.
__ADS_1
Semua orang menatap Fikri saat itu, beberapa detik Fikri pun merestui dan menerima pinangan Akbar untuk putri semata wayangnya itu.
"Alhamdulillah hirobbil'alamin"
Semua orang memeberi semangat, dan mengakui keberanian Akbar melamar dan mengungkapkan kata-kata indah di depan umum. Bahkan Sandy dan Ruchan pun bangga dengan keberanian Akbar, dan memeberi dua jempolnya untuknya.
Bukan hanya sampai di situ saja, suasana haru masih akan Syakir tambahkan dengan kata-kata nan indah juga untuk saudara dan orang tuanya.
"Assaallamualikum warrahmatullahi wabbarokatuh, pertama saya ucapkan rasa syukur ini kepada Allah Subhanahu Wata'ala dan Baginda Nabi Muhammad Sollallahualaihiwasalam. Terima kasih atas kehadiran para tamu undangan, terima kasih kepada orang tuaku, sadara-saudaraku dan keluarga besarku yang telah mengantarku menjemput perhisanan surgaku." Kata Syakir.
Syakir juga mengucapkan banyak terima kasih kepada keluarga karena selama hidup di dunia ini, keluarganya memberikan limpahan ilmu dan kasih sayang yang tidak terkira.
Syakir tak lupa juga mengucapkan terima kasih kepada keluarga Ika, karena mereka juga memberikan seorang putri atau wanita yang begitu ia idam-idamkan, solihah dan lemah lembut seperti kriteria dirinya sendiri. (Lemah lembut? Apakah Syakir lemah lembut?).
__ADS_1