Suara Hati

Suara Hati
Bab. 54


__ADS_3

Rifky menghampiri Aisyah dan membawa anak-anak.


"Assallamualaikum Ustad" Salam Rifky.


"Walaikum sallam" Jawab Solihin.


"Sayang, pulang yuk. Airy sama Raihan sudah minta pulang katanya, aku juga udah izin kok" Kata Rifky membelai kepala Aisyah.


"Di fikir aku ini apa? Pancoran selamat datang? Huftt ndak di anggap aku ini" Kesal Solihin dalam hati.


"Ya udah yuk. Assallamualaikum, aku pamit pulang dulu ya, anak-anakku udah ngantuk katanya." Kata Aisyah.


"Waalaikum sallam Aisyah" Jawab Solihin dengan nada lembut.


"Ayo Bro, puoang dulu ya. Assallamulaikum" Salam Rifky menepuk bahu Solihin.


"Waalaikum sallam, gemes banget aku. Padahal luweh bagos aku loh, aku juga kan anaknya Abi. Astaghfirullah, aku ndak boleh sombong astaghfirullah hal'adzim" Kata Solihin menepuk-nepuk bibirnya.


Karena waktu sudah larut, lamaran juga sudah di terima, akhirnya keluarga Syakir berpamitan terlebih dahulu.


Sampai di rumah, Syakir tidak habis-habinya berhenti memikirkan lernikahannya yang tidak lama lagi akan dilaksanakan. Memandangi langit-langit kamar, di ruangan yang redup dan sendiri di kamar itu, membuat ia merindukan sosok Kabir yang sebelumnya tidak pernah jauh darinya.


"Semoga saja kamu pulang tepat di hari pernikahanku Bir. Aku benar-benar rindu saat kita bersama dulu, bercerita banyak hal, dan bermain di kamar ini" Kata Syakir mulai meneteskan air matanya.


"Ya Allah, cengengnya aku. Apa yang aku khawatirkan ini? Kabir akan pulang sebentar lagi, dan pasti akan pulang tepat di hari pernikahanku" Gumam Syakir.


🎶Seluruh kota merupakan tempat bermain yang asyik

__ADS_1


Oh senangnya aku senang sekali


Kalau begini akupun jadi sibuk


Berusaha mengejar-ngejar dia


Matahari menyinari semua perasaan cinta


Tapi mengapa hanya aku yang dimarahi


Di musim panas merupakan hari bermain gembira


Sang gajah terkena flu pilek tiada henti-hentinya


Sang beruang tidur dan tak ada yang berani ganggu dia


"Hahaha lagu yang indah" Kata Syakir menyaksikan video masa kecil saudar-saudaranya.


"Ujung-ujungnya aku juga kan yang disini nunggu kalian?" Kata Syakir.


Di Jepang,


Sejak Akbar kembali ke Jepang, ia tidak lagi mengendarai mobil sendiri, ia lebih senang menggunakan transportasi umum, seperti kereta, taxi atay bus. Agar bisa menikmati suasana Jepang saat pulang lelah dengan pekerjaannya.


"Hari ini aku bisa pulang cepat, ah sudah lama aku tidak melihat pemandangan ini. Suatu saat nanti aku akan lebih banyak menghabiskan waktu disini bersama dengan Fatim. Aku akan melamarnya, tepat di hari pernikahan Syakir dan Zulaikha" Gumam Akbar.


Rindu merupakan perasaan manusiawi yang pasti pernah dirasakan oleh setiap orang. Perasaan rindu bukan hanya ditujukan pada pasangan, tapi bisa juga untuk orangtua, keluarga, maupun sahabat.

__ADS_1


"Allah maha membolak-balikkan keadaan. Mungkin kini kita masih berjauhan, tapi aku yakin Allah juga akan membuat kita berdekatan kelak." Kata Akbar mengukir nama Fatim dengan sebutan Jodha di pohon di dekat taman.


"Untukmu yang jauh di sana, kuharap engkau selalu menjaga hatimu. Seperti aku di sini yang senantiasa menjaga hatiku." Sambung Akbar.


"Hal termanis adalah ketika seseorang menyebut namamu di setiap sepertiga malam. 


Bila menanti itu terlalu berat, bersabarlah dengan segala doa. Sebab jodoh yang baik tak mungkin datang dengan tergesa-gesa. " Kata Oshi yang sedari tadi sudah menatap Akbar dari jauh.


"Oshi? Kamu disini? Dengan siapa?" Tanya Akbar.


"Rumahku tak jauh dari sini, aku suka taman ini. Oh ya, aku menemukan kata-kata itu dari seseorang. Apa itu sepertiga malam? Kenapa harus berdoa de seperiga malam agar terkabul?" Tanya Oshi.


"Sholat tahajud adalah waktu mustajab untuk memohon segala kebaikan dan ampunan kepada Allah. Pada waktu tersebut diyakini segala doa akan dikabulkan termasuk doa bertemu jodoh." Kata Akbar.


"Ah benar, sholat itu bentuk sembahyang umatmu kan? Aku hampir melupakan itu, teman baruku yang mengatakan itu, dia juga seorang muslim." Kata Oshi.


"Lalu, apakah berbeda dengan sembahyang di waktu yang lain sholat itu? Apa namanya?" Tanya Oshi.


"Tahajud" Jawab Akbar.


"Ah iya" Kata Oshi.


" Ada empat kemungkinan doa akan terkabul, yaitu rezeki berlimpah dan berkah  dunia akhirat, membuka pintu jodoh, ketentraman hidup, dan kesehatan tubuh bisa terjaga" Jelas Akbar.


"Wah, sangat menakjubkan. Oh ya, siapa itu Jodha?" Tanya Oshi.


Mengapa Oshi bertanya akan hal itu? Apakah dia memiliki hubungan khusus dengan seorang muslim juga? Oshi berbeda dari Jesicca, ia sangat pandai dalam berteman, sifatnya yang dewasa membuat dirinya menjadi lebih sensitif dengan yang namanya pilihan. 

__ADS_1


__ADS_2