The Heaven

The Heaven
BABAK KETIGA


__ADS_3

"Siapa bilang aku tidak bisa? Baiklah. Akan ku perlihatkan kemampuan dari seekor monster Buaya Darat yang yang sesungguhnya."


"Hoo ... menarik! Coba perlihatkan buktinya padaku" ucap Shota tersenyum.


Monster Buaya Darat sedikit ragu dan terdiam sejenak ketika mendengar perkataan dari Shota. Ia bahkan menjadi sangat bimbang dan ragu tentang apa yang harus dilakukan oleh dirinya.


"Hmm ... kenapa kau diam? Apakah semua yang kamu katakan tadi hanyalah sebuah kebohongan belaka? Haa ... sudahlah! Aku mengerti. Aku mengerti bahwa dirimu memanglah bukan Buaya Darat yang terkenal kuat itu, melainkan monster cicak terbang yang berpura-pura menjadi Buaya Darat." ucap Shota dengan tujuan untuk memanas-manasi monster Buaya Darat.

__ADS_1


Monster Buaya Darat semakin terprovokasi dan hatinya semakin memanas seketika mendengar perkataan dari Shota yang terdengar begitu meremehkan dan tak percaya dengan apa yang diucapkan oleh monster Buaya Darat. Shota terus saja memanas-manasi monster Buaya Darat dengan tujuan agar dapat memanfaatkan dirinya untuk menyerang teman-temannya sendiri.


Awalanya semuanya begitu berantakan dan terlihat seperti rencana Shota untuk memanfaatkan monster Buaya Darat akan gagal; Namun, selang beberapa menit, secara tiba-tiba monster Buaya Darat langsung meraung dengan sangat keras dikarenakan kesal dengan perkataan Shota.


"Argghhhh!!!! Baiklah, akan ku perlihatkan kemampuan sesungguhnya dari seekor monster Buaya darat yang sesungguhnya. Perhatikan dengan seksama" teriak monster Buaya darat dengan ekpresi wajah kesal dan marah sembari terdiam Sejenak.


Shota semakin memanas-manasi dan melontarkan berbagai macam kosa kata yang menghina dan meremehkan kemampuan dari monster Buaya Darat. Sementara itu monster Buaya Darat yang terus-menerus mendengar ejekan dari Shota langsung menjadi sangat kesal, uratnya mulai terlihat dikepalanya, yang menandakan jika monster Buaya Darat saat ini tengah kesal dan marah.

__ADS_1


Shota yang melihat kalau monster Buaya Darat saat ini tengah marah dan semakin kenal, terus-menerus melontarkan berbagai macam kosa kata yang merendahkan agar monster Buaya Darat menyerang temannya sendiri. Waktu terus berjalan dan hingga saat ini monster Buaya Darat masih merasa bimbang dan ragu, tetapi setelah mendengar perkataan Shota, ia secara tiba-tiba langsung menjadi sangat kesal dan marah lalu tanpa pandang bulu langsung menyerang apa pun yang ada disekitarnya.


"Wow keren! Hebat! Wow, monster Buaya Darat memang beda. Keren!" sorak Shota dengan penuh semangat yang melihat kebodohan dari monster Buaya Darat.


Shota terus menyoraki monster Buaya Darat dengan penuh semangat dan memuji-muji monster Buaya Darat agar ia semakin semangat untuk menyerang teman-temannya. Semua monster bawahan Buaya Darat langsung menjadi sangat panik dan ketakutan ketika melihat bahwa ketua mereka kini tengah mencoba untuk membunuh mereka semua.


Sementara semua monster itu tengah merasa sangat ketakutan dan panik, Shota dengan santainya duduk dan melihat semua yang terjadi sembari menunggu waktu untuk babak ketiga berakhir. Alasan kenapa Shota lebih memilih mengulur waktu dari pada harus berhadapan dengan kawanan monster itu, padahal dirinya bisa dengan mudah menghadapi mereka semua; Adalah karena Shota sangat tak ingin ada yang melihat kemampuan aslinya sebelum melawan Ryu dan juga saat ini semua familiar miliknya telah menghilang karena kehabisan waktu penggunaan.

__ADS_1


Saat ini semua pemain tengah sibuk bertarung melawan monster Buaya Darat dengan cara dan strategi masing-masing. Ada beberapa daftar nama yang saat ini telah berhasil mengalahkan monster Buaya Darat dan telah menyelesaikan babak ketiga, diantaranya adalah Ryu, Tsukuyomi dan Yui.


__ADS_2